Konten dari Pengguna

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 130 Kurikulum Merdeka

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 130 Kurikulum Merdeka. Unsplash.com/Maccy
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 130 Kurikulum Merdeka. Unsplash.com/Maccy

Dalam mengevaluasi kemampuan siswa, guru atau pengajar dapat memberikan latihan soal berdasarkan teks bacaan. Selain itu, siswa juga bisa mempelajari kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 9 halaman 130 Kurikulum Merdeka sebagai tambahan evaluasi belajar.

Dikutip dari buku Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas IX, Eva Y. Nukman dkk, 2021, di halaman 130 terdapat poin-poin soal yang perlu dikerjakan berdasarkan teks bacaan sebelumnya yang berjudul “Smong, Kearifan Lokal untuk Mitigasi Bencana”

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 130 Kurikulum Merdeka

Ilustrasi Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 130 Kurikulum Merdeka. Unsplash.com/Husniati Salma

Untuk mendukung proses evaluasi belajar siswa, kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 9 halaman 130 Kurikulum Merdeka dari soal-soal di bawah ini dapat dipahami.

1. Berdasarkan bacaan, apa tujuan Muhammad Riswan menciptakan lagu smong?

Tujuan Muhammad Riswan menciptakan lagu smong adalah melestarikan cerita dan pesan leluhur masyarakat Simeulue agar mudah dipahami dan diingat oleh setiap generasi muda.

Melalui lagu dan puisi, kisah smong diharapkan tetap tersampaikan sebagai pedoman mitigasi bencana tsunami, meskipun saat ini jumlah penutur nafi-nafi semakin berkurang.

2. Bagaimana cara masyarakat Simeulue menjadikan smong sebagai bagian dari hidup sehari-hari?

Masyarakat Simeulue menjadikan smong sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari dengan beberapa cara, yaitu:

  • Menyampaikannya secara turun-temurun melalui cerita (nafi-nafi).

  • Diceritakan kepada anak-anak saat memanen cengkih, setelah mengaji, dan sebagai pengantar tidur.

  • Disampaikan lewat lagu, puisi, seni bertutur, nanga-nanga, dan nandong.

Dengan cara ini, pesan smong tetap melekat dalam kehidupan masyarakat sejak usia dini.

3. Mengapa masyarakat dunia tertarik pada smong sebagai salah satu cara mitigasi bencana? Apakah menurut kalian mereka tidak memiliki kearifan lokal sejenis?

Masyarakat dunia tertarik pada smong karena terbukti efektif untuk menyelamatkan banyak penduduk Simeulue saat tsunami Aceh 2004. Kearifan lokal ini menunjukkan bahwa pengetahuan tradisional dapat menjadi sebuah sistem mitigasi bencana yang sederhana namun sangat ampuh.

Masyarakat dunia sebenarnya juga memiliki kearifan lokal sejenis, akan tetapi tidak semuanya terdokumentasi dan diwariskan sekuat smong. Oleh karena itu, smong menjadi contoh inspiratif bagi dunia dalam mitigasi bencana.

4. Berdasarkan bacaan, apakah nafi dan nanga itu?

Nafi-nafi adalah budaya lokal masyarakat Simeulue, yaitu berupa cerita atau adat tutur yang berisi nasihat dan petuah kehidupan, termasuk kisah smong.

Nanga-nanga adalah seni bertutur atau seni bercerita, yang digunakan sebagai media penyampaian kisah smong selain lagu dan puisi.

5. Menurut kalian, pada masa kini, apakah kearifan lokal semacam smong masih penting diajarkan? Sebutkan alasan kalian.

Ya, kearifan lokal seperti smong sangat penting untuk diajarkan di masa kini, karena mengandung pengetahuan mitigasi bencana yang nyata dan terbukti menyelamatkan nyawa.

Smong juga dapat menumbuhkan kesadaran dan kesiapsiagaan sejak dini, menjaga identitas budaya dan warisan leluhur agar tidak punah, serta dapat melengkapi ilmu pengetahuan modern dengan pendekatan budaya yang mudah dipahami masyarakat.

Dengan memahami kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 9 halaman 130 Kurikulum Merdeka dan soal-soalnya di atas, hasil evaluasi belajar siswa akan semakin meningkat. Siswa juga dapat berlatih mencermati teks dengan seksama dan peningkatan pemahaman lebih dalam. (Win)

Baca juga: Materi Pendidikan Pancasila Kelas 4 Semester 2 sebagai Panduan Belajar Siswa