Kunci Jawaban Sosiologi Kelas 11 Halaman 198 untuk Latihan

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mempelajari sosiologi di kelas 11 dapat membantu siswa memahami berbagai fenomena sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat. Salah satu materi yang bisa dipelajari dari soal serta kunci jawaban Sosiologi kelas 11 halaman 198.
Di bagian ini, siswa diajak memahami tentang interaksi sosial, perubahan sosial, konflik, dan integrasi sosial. Untuk membantu proses belajar tersebut, banyak siswa mencari kunci jawaban sebagai bahan latihan dan evaluasi mandiri di rumah.
Pembahasan Soal dan Kunci Jawaban Sosiologi Kelas 11 Halaman 198
Berikut adalah kunci jawaban Sosiologi kelas 11 halaman 198 yang dilengkapi dengan soal lengkapnya, dikutip dari buku Sosiologi untuk SMA Kelas XI, Joan Hesti Gita Purwasih dkk, 2021, 198.
1. Perhatikan informasi berikut!
Terbatasnya ruang gerak masyarakat ketika awal pandemi Covid-19 menyebabkan masyarakat enggan berbelanja kebutuhan sehari-hari di toko, pasar, dan supermarket. Akibatnya, masyarakat perlu beradaptasi dengan cara hidup baru dalam memenuhi kebutuhan dasar. Model layanan pesan-antar pun makin populer. Pembeli memesan langsung kepada penjual atau menggunakan pihak ketiga melalui aplikasi online. Langkah ini dianggap lebih efektif karena dapat meminimalisasi kontak dengan banyak orang. Kondisi tersebut menuntut penjual dan pembeli berusaha memahami cara baru dalam bertransaksi. Penjual dan pembeli membangun kepercayaan satu sama lain dan menjalankan perannya masing-masing. Cara berbelanja ini terus dilakukan karena memberikan banyak manfaat bagi masyarakat.
Berdasarkan informasi, upaya membangun harmoni sosial dilakukan masyarakat dengan cara ....
A. mengembangkan perekonomian melalui pembangunan sektor usaha baru
B. membuat inovasi saha yang mudah dijangkau menggunakan aplikasi belanja online
C. melakukan adaptasi melalui pemanfaatan teknologi dan membangun kepercayaan
D. menerapkan prinsip kedermawanan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan
E. melakukan aksi sosial untuk membantu kelompok masyarakat yang terdampak pandemi
Jawaban: C
2. Berilah jawaban Benar atau Salah pada masing-masing pernyataan berikut!
Integrasi sosial hanya dibutuhkan ketika masyarakat mengalami konflik.
Inklusi sosial berarti membuka kesempatan luas bagi berbagai pihak untuk berperan serta dalam masyarakat melalui pengembangan potensi dirinya.
Kohesi sosial menurut Emile Durkheim dicirikan dalam dua bentuk, yaitu tidak adanya konflik dan kuatnya ikatan sosial masyarakat.
Jawaban:
Salah
Benar
Benar
3. Cocokkan antara aksi dan jenisnya yang tepat berdasarkan teks berikut!
Aksi:
Alisa mengajak teman-teman di kelasnya mengumpulkan pakaian layak pakai untuk disumbangkan kepada korban bencana alam.
Palang Merah Remaja memberikan layanan kesehatan terhadap para lansia yang membutuhkan perawatan di salah satu panti jompo.
Putri mewakili sekolahnya menghadiri undangan FGD di Balai Kota yang membahas mengenai pengembangan organisasi anti narkoba di sekolah.
Jenis Aksi:
Perawatan sosial
Filantropi sosial
Kampanye sosial
Audiensi publik
Jawaban:
Filantropi sosial
Perawatan sosial
Audiensi publik
4. Perhatikan beberapa pernyataan berikut!
1) Sekelompok anggota organisasi Palang Merah Remaja mengunjungi panti asuhan untuk membantu merawat anak-anak berkebutuhan khusus.
2) Fatur dan Bima menjadi relawan korban gempa untuk melakukan terapi healing bagi anak-anak korban gempa.
3) Peserta didik kelas XI IPS 1 menyelenggarakan pentas seni untuk memperingati hari anak sedunia.
4) Sekolah mengajak peserta didik berpartisipasi dalam acara dialog bersama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga.
5) Bagas dan Fani menjadi panitia dialog publik sebagai perwakilan kelas untuk membahas masalah kesehatan di sekolah.
Contoh aksi perawatan sosial ditunjukkan oleh pernyataan angka ....
A. 1) dan 2)
B. 1) dan 3)
C. 2) dan 4)
D. 3) dan 5)
E. 4) dan 5)
Jawaban: A
Perhatikan kutipan artikel berikut untuk menjawab soal nomor 5-7!
Berdasarkan hasil survei lembaga filantropi dan charity di Inggris, Indonesia berada di peringkat ke-2 sebagai negara yang paling dermawan. Bentuk kultur kedermawanan di Indonesia potensial memberi dampak (impactful) positif seperti sumbangan, zakat, dan wakaf.
Banyak masyarakat Indonesia menyumbangkan sesuatu tetapi dibiarkan saja sehingga tidak menciptakan produktivitas. Filantropi harus dilihat sebagai wujud Individual Social Responsibility jangka panjang.
Bukan hanya sumbangan dana yang diharapkan dari kegiatan filantropi, tetapi sumbangan berupa ide, gagasan, tenaga, dan waktu dari generasi milenial juga sangat dibutuhkan. Gerakan-gerakan kaum muda untuk mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan salah satu contoh tindakan filantropis.
Bentuk lainnya adalah gagasan berupa strategi komunikasi untuk menjalin kemitraan (partnership). Melalui kemitraan, setiap potensi dapat disinergikan.
5. Berdasarkan artikel, mengapa filantropi sosial berupa sumbangan dinilai belum optimal?
Jawaban: Filantropi sosial berupa sumbangan dinilai belum optimal karena banyak sumbangan hanya diberikan begitu saja tanpa dikelola secara produktif dan berkelanjutan sehingga dampaknya kurang maksimal bagi masyarakat.
6. Berilah rekomendasi cara yang dapat dilakukan pemuda agar mampu berperan aktif dalam kegiatan filantropi berkelanjutan sesuai dengan gagasan pada artikel!
Jawaban: Pemuda dapat berperan aktif dalam filantropi berkelanjutan dengan menyumbangkan ide, tenaga, waktu, serta membuat gerakan sosial yang mendukung SDGs. Selain itu, pemuda dapat memanfaatkan media sosial untuk kampanye sosial dan membangun kerja sama dengan berbagai pihak agar kegiatan sosial lebih berdampak.
7. Apakah aksi pada gambar berikut termasuk filantropi sosial yang sesuai dengan gagasan pada artikel?
A. Ya
B. Tidak
Alasannya
Jawaban:
A. Ya
Alasannya:
Karena aksi tersebut menunjukkan kegiatan sosial yang bertujuan membantu masyarakat dan mencerminkan sikap kedermawanan atau filantropi sosial sesuai gagasan pada artikel.
8. Perhatikan gambar berikut!
Berdasarkan gambar, urutan perencanaan penerapan komponen sekolah ramah anak yang tepat adalah ....
A. Pertama, melakukan observasi tentang kebijakan, fasilitas sekolah, serta kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan. Kedua, memetakan kekuatan, peluang, kelemahan, dan ancaman berkaitan dengan sekolah. Ketiga, menyusun rencana kegiatan dalam bentuk jadwal.
B. Pertama, melakukan observasi tentang kebijakan, fasilitas sekolah, serta kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan. Kedua, menyusun rencana kegiatan dalam bentuk jadwal. Ketiga, memetakan kekuatan, peluang, kelemahan, dan ancaman berkaitan dengan sekolah.
C. Pertama, menyusun rencana kegiatan dalam bentuk jadwal. Kedua, melakukan pemetaan kekuatan, peluang, kelemahan, dan ancaman yang dimiliki sekolah. Ketiga, melakukan observasi untuk verifikasi pemetaan yang telah dilakukan.
D. Pertama, melakukan penyusunan rencana kegiatan dalam bentuk jadwal. Kedua, melakukan observasi untuk verifikasi data. Ketiga, melakukan observasi tentang kebijakan, fasilitas sekolah, serta kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan.
E. Pertama, melakukan pemetaan tentang kekuatan, peluang, kelemahan, dan ancaman yang dimiliki sekolah. Kedua, melakukan observasi untuk memverifikasi pemetaan yang telah dilakukan. Ketiga, menyusun rencana kegiatan dalam bentuk jadwal.
Jawaban: E
9. Perhatikan tabel analisis SWOT salah satu kelompok belajar berikut!
Kekuatan (Strength)
Saya dan teman-teman pandai membuat desain dan mampu memanfaatkan teknologi media sosial.
Sebagian besar masyarakat sudah memiliki gawai dan mampu mengakses internet.
Kelemahan (Weakness)
Sampah rumah tangga di sekitar lingkungan sekolah belum dipisahkan dengan baik.
Petugas sampah kesulitan memilah sampah karena tenaga yang terbatas.
Peluang (Opportunity)
Sudah ada tempat sampah yang memadai di sekitar tempat tinggal warga.
Kegiatan sosial seperti PKK selama ini berjalan dengan rutin.
Ancaman (Threat)
Kesibukan sebagian besar warga karena bekerja sebagai pekerja kantoran.
Kurangnya kesadaran pengelolaan sampah rumah tangga.
Rekomendasi aksi sosial yang tepat berdasarkan analisis SWOT tersebut adalah ....
A. menyelenggarakan pelatihan membuat bahan kerajinan dari botol-botol bekas yang bernilai guna tinggi
B. membuat tempat sampah dari barang-barang bekas untuk memisahkan limbah organik dan anorganik
C. membuat video pendek yang disebarkan melalui perkumpulan warga untuk mengedukasi cara pengelolaan sampah rumah tangga
D. Mengadakan kerja bakti yang melibatkan seluruh warga untuk membersihkan lingkungan sekitar
E. mengusulkan kepada perangkat desa atau pejabat terkait agar menambah petugas kebersihan
Jawaban: C
10. Perhatikan garis besar kegiatan aksi sosial berikut!
1) Jadwal pelaksanaan kegiatan.
2) Gambaran mengenai kegiatan aksi sosial.
3) Tujuan dilakukannya aksi sosial.
4) Manfaat yang dapat diperoleh dari aksi sosial.
5) Strategi atau tahapan kegiatan aksi sosial.
6) Kesimpulan hasil kegiatan aksi sosial yang sudah dilaksanakan.
7) Saranperbaikanyangperlu dilakukan dalam aksi sosial selanjutnya.
Kegiatan yang perlu dijelaskan di bagian pendahuluan pada laporan ditunjukkan oleh angka....
A. 1), 2), dan 3)
B. 1), 2), dan 4)
C. 1), 2), dan 5)
D. 2), 3), dan 4)
E. 2), 3), dan 5)
Jawaban: D
Demikian pembahasan tentang kunci jawaban Sosiologi kelas 11 halaman 198 dan soal-soalnya yang dapat dijadikan latihan belajar siswa. Dengan memahami jawaban dan penjelasannya, siswa dapat menghafal materi sambil memahami penerapan konsep sosiologi dalam kehidupan bermasyarakat. (Aya)
Baca juga: 15 Soal Bahasa Jawa Kelas 1 Semester 2 untuk Sumatif Akhir Semester
