Kunci Jawaban Try Out PPG PAI 2025 sebagai Bahan Belajar

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kunci jawaban Try Out PPG PAI 2025 beserta soalnya dapat dijadikan bahan belajar sebelum menghadapi UKMPPG (Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru).
Dikutip dari situs ppg.kemenag.go.id, UKMPPG adalah kegiatan tahap akhir dari rangkaian PPG atau Pendidikan Profesi Guru yang terdiri dari 2 kegiatan, yakni Uji Kinerja atau UKin dan Uji Pengetahuan atau UP.
Kunci Jawaban Try Out PPG PAI 2025
Dikutip dari YouTube Dr. Fauzi Channel, berikut adalah kunci jawaban Try Out PPG PAI 2025 lengkap dengan soalnya:
Seorang guru PAI menyusun pembelajaran tentang pembentukan akhlak karimah.
Ia ingin peserta didik tidak hanya memahami teori akhlak, tetapi juga membiasakan diri dengan perilaku mulia yang mencerminkan keimanan dan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari.
Dari alternatif tujuan pembelajaran berikut, manakah yang paling sesuai dengan ranah sikap?
A. Peserta didik mampu mengidentifikasi dalil Al-Qur’an dan hadis tentang akhlak karimah.
B. Peserta didik terbiasa menampilkan perilaku sopan santun, jujur, dan disiplin baik di sekolah maupun di rumah.
C. Peserta didik mampu menganalisis faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pembentukan akhlak.
D. Peserta didik mampu menjelaskan pentingnya akhlak karimah dalam membangun keharmonisan sosial.
E. Peserta didik mampu menyusun karya tulis ilmiah tentang urgensi akhlak karimah di era digital.
Kunci jawaban: B (karena ranah sikap menekankan habituasi perilaku nyata, bukan pengetahuan atau karya tulis).
Dalam pembelajaran fiqih, guru membahas fenomena pernikahan dini yang banyak terjadi di masyarakat.
Guru ingin mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik, agar mereka mampu menimbang dampak sosial, pendidikan, dan agama.
Dari tujuan berikut, manakah yang paling tepat sesuai ranah pengetahuan?
A. Peserta didik mampu menghafal rukun dan syarat pernikahan.
B. Peserta didik mampu mengidentifikasi hikmah pernikahan dalam Islam.
C. Peserta didik mampu membandingkan pandangan ulama tentang usia minimal pernikahan.
D. Peserta didik mampu merumuskan solusi kritis terhadap permasalahan pernikahan dini dengan merujuk dalil syar’i dan kondisi sosial.
E. Peserta didik mampu mempraktikkan simulasi akad nikah sesuai tuntunan syariat.
Kunci jawaban: D (karena berpikir kritis dalam ranah pengetahuan menuntut analisis masalah nyata berbasis dalil).
Guru mengajarkan materi kriteria hadis shahih. Ia ingin menumbuhkan semangat gotong royong melalui pembelajaran berbasis kelompok.
Peserta didik diarahkan agar tidak hanya tahu teori hadis, tetapi juga bekerja sama dalam praktik menilai kualitas hadis. Dari alternatif berikut, tujuan keterampilan yang paling sesuai adalah…
A. Peserta didik mampu menjelaskan kriteria hadis shahih menurut ulama muhadditsin.
B. Peserta didik mampu mengklasifikasikan hadis shahih, hasan, dan dhaif secara mandiri.
C. Peserta didik mampu membuat kelompok kajian hadis, lalu bersama-sama menyimpulkan kualitas hadis berdasarkan kriteria shahih.
D. Peserta didik mampu menuliskan ringkasan materi shahih dari berbagai sumber.
E. Peserta didik mampu menghafalkan sanad hadis shahih tertentu.
Kunci jawaban Try Out PPG PAI 2025: C (karena ranah keterampilan menuntut kerja kelompok (gotong royong) dalam praktik menilai hadis).
Guru membahas topik takdir manusia dan tradisi lokal. Tujuan pembelajaran yang diinginkan adalah agar peserta didik memiliki sikap penerimaan dan penghargaan terhadap tradisi, selama tidak bertentangan dengan akidah Islam.
Dari pilihan berikut, tujuan yang paling sesuai adalah…
A. Peserta didik menghargai tradisi masyarakat selama tidak bertentangan dengan akidah Islam.
B. Peserta didik mampu menjelaskan perbedaan takdir mubram dan mu’allaq.
C. Peserta didik mampu menuliskan contoh tradisi lokal yang diwariskan masyarakat.
D. Peserta didik mampu membuat peta konsep tentang takdir dalam pandangan Islam.
E. Peserta didik mampu membandingkan pandangan ulama tentang hubungan takdir dan adat.
Kunci jawaban: A (karena ranah sikap menuntut penerimaan nilai dan penghargaan tradisi dengan filter akidah).
Guru mengajarkan materi ayat muhkamat dan mutasyabihat dengan tujuan agar peserta didik mampu berpikir dinamis dan inovatif. Dari beberapa rumusan tujuan berikut, yang paling sesuai adalah…
A. Peserta didik mampu menyebutkan contoh ayat muhkamat dan mutasyabihat.
B. Peserta didik mampu menghafalkan ayat-ayat muhkamat secara urut.
C. Peserta didik mampu menganalisis perbedaan tafsir klasik dan kontemporer mengenai ayat mutasyabihat, lalu menyajikannya dalam bentuk argumentasi kritis.
D. Peserta didik mampu menuliskan ringkasan definisi muhkamat dan mutasyabihat.
E. Peserta didik mampu mengulang kembali dalil tentang ayat mutasyabihat.
Kunci jawaban: C (karena berpikir dinamis-inovatif dicapai melalui analisis tafsir klasik vs kontemporer secara kritis).
Dalam perencanaan pembelajaran PAI, guru menggunakan Problem Based Learning (PBL) untuk materi ayat muhkamat dan mutasyabihat. Tujuan pembelajaran harus sesuai dengan struktur keilmuan tafsir sekaligus karakteristik peserta didik.
Dari pernyataan berikut, manakah yang paling tepat?
A. Peserta didik mampu mengidentifikasi masalah penafsiran penafsiran ayat muhkamat dan mutasyabihat.
B. Peserta didik mampu menghafal definisi ayat muhkamat dan mutasyabihat.
C. Peserta didik mampu menjelaskan sejarah perbedaan ulama dalam menafsirkan ayat muhkamat.
D. Peserta didik mampu membuat peta solusi dari masalah penafsiran ayat muhkamat-mutasyabihat berdasarkan literatur tafsir.
E. Peserta didik mampu menyusun hafalan tafsir ayat muhkamat secara tertib.
Kunci jawaban: D (karena PBL menekankan pemecahan masalah berbasis literatur ilmiah dan solusi sistematis).
Guru melaksanakan pembelajaran hadis dengan Project Based Learning (PjBL). Tujuannya agar peserta didik mampu menganalisis materi hadis sesuai struktur keilmuan dan karakteristik mereka.
Rumusan tujuan pembelajaran yang paling tepat adalah…
A. Peserta didik mampu membuat proyek katalog hadis shahih dan dhaif melalui kerja kelompok.
B. Peserta didik mampu menyebutkan ciri hadis shahih.
C. Peserta didik mampu menghafalkan sanad hadis pilihan.
D. Peserta didik mampu menuliskan makna hadis hasan.
E. Peserta didik mampu membandingkan hadis shahih dengan hadis palsu secara individu.
Kunci jawaban: A (Karena PjBL menuntut proyek nyata berbasis kolaborasi dan produk kajian hadis).
Dalam evaluasi pembelajaran dengan pendekatan Design Based Learning (DBL) pada materi takdir, guru ingin menghubungkan iman kepada takdir dengan iman kepada hari akhir. Dari indikator berikut, mana yang paling sesuai dengan prinsip DBL?
A. Peserta didik mampu menghafalkan ayat tentang takdir dan hari akhir.
B. Peserta didik mampu menjelaskan keterkaitan takdir dengan iman kepada hari akhir dalam bentuk desain media presentasi digital.
C. Peserta didik mampu menyebutkan contoh-contoh takdir.
D. Peserta didik mampu membandingkan pandangan ulama tentang takdir.
E. Peserta didik mampu membuat peta konsep takdir.
Kunci jawaban: B (karena DBL menekankan desain produk atau media yang merepresentasikan keterkaitan konsep).
Guru menyusun perencanaan materi ajar tentang akhlak karimah dengan pendekatan TPACK. Alur materi ajar yang dirancang harus mendukung pembentukan karakter bangsa secara logis dan sistematis. Dari alternatif berikut, manakah yang paling sesuai?
A. Definisi akhlak → Dalil Al-Qur’an → Contoh perilaku → Simulasi praktik → Refleksi.
B. Hafalan ayat → Penyampaian ceramah → Ulangan tertulis → Penilaian.
C. Pengertian akhlak → Membuat mindmap → Penugasan makalah → Ujian akhir.
D. Dalil hadis → Perbedaan ulama → Diskusi kelompok → Presentasi.
E. Menyebutkan akhlak → Menyusun portofolio → Evaluasi.
Kunci jawaban: A (karena TPACK memadukan konten, pedagogi, dan teknologi dengan alur berpikir reflektif).
Dalam pembelajaran fiqih kontemporer dengan Discovery Learning (DL), guru ingin menekankan proses penemuan hukum. Alur pelaksanaan tujuan pembelajaran yang sesuai adalah…
A. Observasi fenomena → Identifikasi masalah → Diskusi → Penarikan kesimpulan → Presentasi solusi.
B. Ceramah guru → Hafalan dalil → Ulangan.
C. Penjelasan materi → Latihan Soal → Ujian.
D. Hafalan definisi → Ceramah → Penugasan makalah.
E. Tugas individu → Evaluasi akhir.
Kunci jawaban: A (karena DL menekankan siklus penemuan: observasi-identifikasi-diskusi-kesimpulan-presentasi).
Kunci jawaban Try Out PPG PAI 2025 juga dapat dijadikan referensi latihan agar dapat lolos dalam PPG PAI tahun 2025 ini. (Mey)
Baca juga: 10 Contoh Soal Dinamika Gerak Lengkap dengan Jawabannya
