Konten dari Pengguna

Macam-Macam Generasi dan Karakteristiknya, dari Boomers hingga Generasi Z

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi macam-macam generasi. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi macam-macam generasi. Foto: Unsplash

Terdapat macam-macam generasi, mulai dari Boomers, X, Millenial, hingga Generasi Z. Penggolongan generasi ini ditentukan oleh tahun lahir.

Setiap generasi pun memiliki karakteristik yang berbeda. Hal ini disebabkan karena masing-masing manusia tumbuh dan mengalami peristiwa sejarah yang berbeda dalam kurun waktu kehidupan mereka.

Dalam buku Pengantar Sosiologi karya Prof. Dr. Kamanto Sunarto (2005) dijelaskan bahwa proses sosialisasi yang berbeda akan menghasilkan karakteristik dan sikap yang berbeda pula.

Di bawah ini akan dijelaskan karakteristik macam-macam generasi, mulai dari Generasi Pre-Boomer, Baby Boomers, X, Milenial, Z, hingga Alpha yang dikelompokkan berdasarkan pada tahun kelahiran.

Macam-Macam Generasi dan Karakteristiknya

Ilustrasi macam-macam generasi. Foto: Unsplash

Perbedaan generasi menandakan perbedaan karakter, sikap, pemikiran, hingga proses interaksi. Dirangkum dari buku Generation Gap(less): Seni Menjalin Relasi Antargenerasi karya Erwin Parengkuan dan Becky Tumewu (2020) dan Millennial Teachers for Gen Z karya Asrul Right dan Farida (2022), di bawah ini penjelasannya masing-masing generasi:

1. Generasi Pre-Boomer atau Silent Generation

  • Lahir sebelum tahun 1945.

  • Istilah Silent Generation pertama kali dipopulerkan oleh Majalah Time pada tahun 1951.

  • Terpengaruh oleh Perang Dunia I dan II beserta trauma dan akibat buruk dari perang.

  • Terbiasa dengan gaya hidup yang lebih sederhana.

  • Menghargai stabilitas dan security atau keamanan, terutama di bidang ekonomi dan politik pasca perang.

  • Menghormati otoritas, hierarki sosial, dan nilai-nilai konservatif.

2. Baby Boomers:

  • Lahir antara tahun 1946 sampai 1964.

  • Nama Baby Boomers dipilih karena jumlah kelahiran dalam kurun waktu 20 tahun tersebut meningkat pesat setelah Perang Dunia II.

  • Membentuk gerakan sosial yang membela hak masyarakat sipil dan gerakan perdamaian, didorong oleh semangat perubahan.

  • Terlibat dalam revolusi budaya pop.

3. Generasi X

  • Lahir antara tahun 1965 sampai 1980.

  • Pertama kali terpapar dengan teknologi komputer dan video game.

  • Berperan penting bagi perkembangan teknologi dan internet.

Baca juga: Refleksi Budaya Populer: Menyoroti Film Generasi Z

4. Generasi Milenial (Millennials)

Ilustrasi macam-macam generasi. Foto: Unsplash
  • Lahir antara tahun 1981 sampai 1996.

  • Tumbuh dengan perkembangan teknologi, termasuk internet dan komunikasi seluler. Bahkan, banyak yang menghabiskan masa sekolahnya dengan internet.

  • Generasi milenial dihadapkan dengan ketidakpastian ekonomi, terutama akibat krisis moneter tahun 1998 saat kecil.

5. Generasi Z

  • Lahir antara tahun 1997 sampai 2012.

  • Tumbuh di era teknologi yang sudah maju dan terhubung dengan dunia digital sejak kecil.

  • Mempunyai akses pada informasi dengan mudah, tetapi di sisi lain, semakin rentan dengan dampak negatif teknologi.

  • Disebut digital natives.

  • Peduli pada isu inklusivitas seperti kesetaraan ras, gender, hingga perubahan iklim.

6. Generasi Alpha

  • Lahir mulai tahun 2013 sampai 2025 mendatang.

  • Tumbuh dalam lingkungan yang lebih terhubung secara digital dan teknologi yang jauh lebih canggih dari generasi sebelumnya.

  • Diperkirakan akan menjadi generasi yang sangat berpengaruh dalam mengubah cara manusia bekerja, belajar, dan berinteraksi.

  • Menghabiskan sebagian masa kecil di era pandemi Covid 19.

  • Diperkirakan akan lebih akrab dengan Artificial Intelligence (AI).

(TAR)

Baca juga: 5 Manfaat AI bagi Manusia