Refleksi Budaya Populer: Menyoroti Film Generasi Z

Menyediakan berbagai informasi seputar Generasi Z.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pengetahuan Umum tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Film telah lama menjadi cerminan kehidupan sosial dan budaya, termasuk untuk Generasi Z. Dari film Young Adult (YA) hingga film independen dan karya kreasi sendiri di platform seperti YouTube, Generasi Z telah menciptakan identitas unik mereka melalui lensa film.
Gen Z telah menggunakan medium ini tidak hanya sebagai alat konsumsi, tetapi juga sebagai cara untuk berkomunikasi dan mengekspresikan diri. Artikel ini akan menelusuri bagaimana film telah mempengaruhi dan mencerminkan identitas Generasi Z.
Peran Media dalam Membentuk Identitas Gen Z
Film dan media memainkan peran penting dalam membentuk dan mencerminkan identitas Generasi Z. Ini dibahas dalam buku Youth Culture and Net Culture: Online Social Practices.
Elza Dunkels, Gun-Marie Frånberg, dan Camilla Hällgren dalam buku tersebut menjelaskan bagaimana Gen Z menggunakan film dan media lainnya untuk membentuk dan memahami identitas mereka sendiri.
Baca Juga: Membedah Bahasa Generasi Z: dari Meme hingga Slanguage
Pengaruh Film YA (Young Adult) pada Generasi Z
Film YA memegang peranan penting dalam kehidupan Gen Z. Dalam Genre, Reception, and Adaptation in the 'Twilight' Series, Anne Morey berpendapat bahwa film YA populer seperti seri 'Twilight' dan 'The Hunger Games' memberi pengaruh signifikan terhadap pembentukan nilai dan norma Gen Z.
Generasi Z dan Film Independen
Gen Z juga terkenal dengan penikmatan mereka terhadap film independen. Menurut American Independent Cinema: Rites of Passage and the Crisis Image oleh Anna Backman Rogers, Gen Z cenderung menghargai film-film yang menawarkan narasi alternatif dan perspektif yang berbeda dari film-film arus utama.
Baca Juga: Mengenal Sifat Dominan Generasi Z, dari Otentisitas hingga Menghargai Perbedaan
Generasi Z sebagai Kreator Konten Film
Lebih jauh lagi, Generasi Z tidak hanya sebagai penonton, tetapi juga sebagai kreator film. YouTube: Online Video and Participatory Culture oleh Jean Burgess dan Joshua Green mencatat bagaimana Gen Z memanfaatkan platform seperti YouTube untuk membuat dan berbagi film mereka sendiri.
Film dan media secara keseluruhan memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan Generasi Z. Mereka tidak hanya menggunakan media ini sebagai cara untuk memahami dunia, tetapi juga sebagai alat untuk mengekspresikan diri dan berinteraksi dengan orang lain.
Baca Juga: Gen Z: Fashion sebagai Medium Ekspresi Diri
