Konten dari Pengguna

Makna Hadiah dan Sedekah dalam Islam

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi allah memberikan perintah untuk saling berbagi di antaranya melalui hadiah dan sedekah. jelaskan makna hadiah dan sedekah. Sumber: Unsplash/freestocks
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi allah memberikan perintah untuk saling berbagi di antaranya melalui hadiah dan sedekah. jelaskan makna hadiah dan sedekah. Sumber: Unsplash/freestocks

Dalam ajaran Islam, Allah memberikan perintah untuk saling berbagi melalui hadiah dan sedekah. Jelaskan makna hadiah dan sedekah tersebut.

Berbagi bukan hanya memberikan sebagian harta, tetapi juga bentuk dari kasih sayang, kepedulian, dan rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah.

Inilah Penjelasan Makna Hadiah dan Sedekah

Ilustrasi allah memberikan perintah untuk saling berbagi di antaranya melalui hadiah dan sedekah. jelaskan makna hadiah dan sedekah. Sumber: Unsplash/Wijdan Mq

Melalui perintah berbagai dalam Islam, manusia diajak untuk tidak hidup dalam keserakahan, tetapi menjadi makhluk sosial yang saling menolong.

Allah memberikan perintah untuk saling berbagi di antaranya melalui hadiah dan sedekah.

Jelaskan makna hadiah dan sedekah, dimana keduanya memiliki makna dan tujuan yang mulia kehidupan sehari-hari.

1. Hadiah

Dikutip dari Buku Panduan Muslim Sehari-hari dari Lahir Sampai Mati Sesuai Qur’an dan Hadits, Dr. KH. M. Hamdan Rasyid dkk, (2016: 380), hadiah adalah suatu pemberian yang diterima oleh seseorang dari orang, pihak, atau instansi tertentu sebagai bentuk penghargaan (reward) kepadanya.

Hadiah bisa berupa uang atau barang tertentu, yang tentunya memiliki nilai jika dikonversi dalam bentuk uang.

Dalam Islam, hadiah adalah bentuk kebaikan yang dapat meningkatkan rasa persaudaraan dan kecintaan sesama manusia.

Hadiah dapat diberikan kepada siapa saja tanpa syarat tertentu, bukan hanya kepada orang miskin maupun orang yang membutuhkan.

Memberikan hadiah kepada orang lain dapat memperat hubungan dan menumbuhkan rasa cinta. Sebagaimana hadis Rasulullah saw, berikut ini.

“Barang siapa yang diberi hadiah hendaknya ia membalasnya dengan sesuatu yang lebih baik darinya, jika ia tidak memiliki sesuatu untuk membalasnya maka hendaknya ia mendoakan orang yang memberi hadiah.” (HR. Abu Daud)

2. Sedekah

Sedangkan, sedekah adalah memberikan yang dilakukan dengan niat tulus karena Allah Swt, tanpa mengharapkan imbalan dari penerimanya. Sedekah memiliki arti yang lebih luas daripada hadiah.

Sedekah adalah pemberian yang dilakukan seseorang kepada orang lain dengan tujuan mencari ridha Allah Swt, dan membantu sesama yang membutuhkan.

Sedekah tidak hanya berupa harta atau uang, tetapi juga bisa berupa senyum, tenaga, ilmu, atau bantuan dalam bentuk apapun.

Dalam Al-Qur’an, Allah Swt berfirman:

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya dijalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 261)

Baik hadiah maupun sedekah merupakan perintah Allah Swt untuk saling berbagi dan menebarkan kebaikan di dunia. (NOV)

Baca juga: Pengertian Wakaf, Hukum, Jenis-Jenis, Rukun, dan Syaratnya