Malam Lailatul Qadar 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa? Ini Penjelasannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Malam Lailatul Qadar 2026 jatuh pada tanggal berapa? menjadi pertanyaan penting setiap memasuki sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.
Umat Islam meyakini malam tersebut memiliki keutamaan yang lebih baik daripada seribu bulan.
Pencarian waktunya dilakukan dengan memperhatikan petunjuk hadis serta perhitungan kalender hijriah.
Malam Lailatul Qadar 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa?
Malam Lailatul Qadar 2026 jatuh pada tanggal berapa? Dikutip dari islamic-relief.org.uk, malam Lailatul Qadar 2026 diperkirakan bertepatan dengan malam 27 Ramadan yang jatuh pada Senin malam, 16 Maret 2026.
Keyakinan umum menyebut malam ke-27 sebagai waktu yang paling mungkin, meskipun kepastian mutlak hanya diketahui oleh Allah.
Lailatul Qadar dikenal sebagai Night of Power atau Night of Decree. Malam ini diyakini sebagai waktu pertama kali Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad saw.
Penjelasan tentang kemuliaannya terdapat dalam Surah Al-Qadr ayat 1–5 yang menegaskan bahwa malam tersebut lebih baik daripada seribu bulan, serta dipenuhi turunnya malaikat dengan izin Allah membawa ketetapan setiap urusan.
Walaupun malam ke-27 sering disebut paling kuat kemungkinannya, para ulama hadis menganjurkan pencarian dilakukan pada seluruh sepuluh malam terakhir Ramadan.
Nabi Muhammad menganjurkan untuk mencarinya pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir. Riwayat sahih dari Imam Bukhari dan Muslim menegaskan anjuran tersebut sebagai pedoman utama.
Berdasarkan perkiraan kalender Ramadan 2026, malam-malam ganjil pada sepuluh hari terakhir jatuh pada tanggal berikut:
Malam 21 Ramadan: Selasa malam, 10 Maret 2026
Malam 23 Ramadan: Kamis malam, 12 Maret 2026
Malam 25 Ramadan: Sabtu malam, 14 Maret 2026
Malam 27 Ramadan: Senin malam, 16 Maret 2026
Malam 29 Ramadan: Rabu malam, 18 Maret 2026
Rentang tanggal tersebut menjadi fokus utama dalam meningkatkan ibadah seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, dan memperbanyak doa.
Tradisi i’tikaf di masjid juga dilakukan sebagian umat Islam untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah pada periode tersebut.
Alasan malam ini disebut sebagai Night of Power berkaitan dengan besarnya nilai spiritual yang terkandung di dalamnya.
Dalam Surah Ad-Dukhan ayat 1–5 disebutkan bahwa pada malam yang diberkahi itu ditetapkan segala urusan dengan penuh hikmah.
Makna kekuasaan di sini bukan dalam arti dominasi manusia, melainkan ketetapan ilahi yang mengatur perjalanan hidup makhluk-Nya.
Terdapat pula tanda-tanda yang disebut dalam hadis sahih sebagai isyarat kemungkinan terjadinya Lailatul Qadar.
Salah satu tanda paling dikenal adalah matahari terbit pada pagi harinya tanpa sinar yang menyilaukan, tampak redup seperti cakram tembaga.
Riwayat dari Ubay bin Ka’ab dalam hadis Muslim menjelaskan ciri tersebut. Tanda lain adalah suasana malam yang terasa tenang, tidak terlalu panas maupun dingin, sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Abbas.
Namun, tanda-tanda itu baru dapat dikenali setelah malam berlalu, sehingga fokus utama tetap pada peningkatan ibadah secara konsisten sepanjang sepuluh malam terakhir.
Ketidakpastian tanggal pasti mengandung hikmah agar kesungguhan ibadah tidak hanya terpusat pada satu malam saja.
Malam Lailatul Qadar 2026 jatuh pada tanggal berapa secara umum diperkirakan bertepatan dengan malam 27 Ramadan yakni 16 Maret 2026 malam, meskipun pencarian dianjurkan pada seluruh malam ganjil terakhir.
Kesungguhan ibadah selama sepuluh malam terakhir menjadi kunci untuk meraih keutamaan malam yang nilainya melampaui seribu bulan. (Suci)
Baca Juga: 5 Doa Lailatul Qadar Lengkap dan Mustajab untuk Mendapatkan Keberkahan
