Konten dari Pengguna

Memahami Sejarah Kerajaan Islam di Indonesia

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 6 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kerajaan Islam di Indonesia. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kerajaan Islam di Indonesia. Foto: Unsplash.com

Sejarah kerajaan Islam di Indonesia adalah salah satu materi yang dipelajari pada mata pelajaran Sejarah atau Ilmu Pengetahuan Sosial. Materi ini secara khusus membahas perkembangan kerajaan Islam di Indonesia.

Seperti yang diketahui, kehadiran kerajaan Islam di Indonesia berpengaruh besar pada proses penyebaran agama Islam. Kerajaan Islam di Indonesia sendiri mulai berkembang pada abad ke-13.

Lantas, bagaimana sejarah perkembangan kerajaan Islam di Indonesia? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Bagaimana Proses Munculnya Kerajaan Islam di Indonesia?

Dikutip dari buku Pasti Bisa Sejarah Indonesia untuk SMA/MA Kelas X karya Tim Ganesha Operation, agama Islam mulai masuk ke nusantara sejak abad ke-6. Agama ini berkembang di Indonesia akibat adanya interaksi masyarakat nusantara dengan para pedagang dari Arab hingga akhirnya kerajaan Islam banyak bermunculan.

Kenapa kerajaan Islam banyak bermunculan di Indonesia? Berkembangnya agama Islam di nusantara secara tidak langsung mempengaruhi berbagai macam aspek mulai dari sosial hingga politik. Oleh sebab itu, kerajaan Islam pun mulai bermunculan di berbagai daerah di nusantara.

Keberadaan kerajaan Islam di Indonesia tentunya memiliki peran tersendiri bagi proses penyebaran Islam di Indonesia. Lalu, bagaimana peran kerajaan Islam dalam penyebaran Islam di Indonesia?

Dalam penyebaran Islam di nusantara, kerajaan Islam memiliki beberapa peran penting, seperti:

  • Menyebarkan agama Islam dengan mengadakan pusat-pusat pembelajaran agama Islam,

  • Mempermudah transaksi perdagangan dengan para pedagang dari kawasan Timur tengah, sehingga mendukung interaksi dengan pedagang Islam,

  • Menciptakan tata kehidupan baru yang lebih sesuai dengan apa yang ada di ajaran Islam,

  • Mengubah budaya upeti yang mana telah banyak digunakan di zaman kerajaan sebelumnya.

Kerajaan Islam Pertama di Indonesia

Kerajaan Islam pertama di Indonesia adalah Kerajaan Perlak. Foto^: Unsplash.com

Menurut Drs. Samiardi, A.M, M.Pd, dalam buku Sejarah Kelas XI SMA, kerajaan pertama di Indonesia yang bercorak Islam adalah kerajaan Perlak. Kesultanan Perlak atau Kerajaan Perlak menurut para ahli sejarah menjadi kerajaan Islam pertama di Indonesia yang berdiri di wilayah Aceh Timur.

Kerajaan Perlak sendiri disebut telah berdiri sejak tahun 840 M hingga akhirnya gugur pada tahun 1292. Hal ini yang membuktikan kerajaan Perlak menjadi kerajaan pertama di daerah nusantara.

Perlak sendiri merupakan daerah yang ditumbuhi banyak kayu atau berasal dari kata Peureulak. Keberadaan kerajaan ini telah termuat dalam beberapa naskah, seperti naskah Tadzkirah Thabat Jumu Sulthan As-Salathin karya Syaikh Syamsul Bahri Abdullah al-Asyi, dan lain-lain.

Di samping itu, kerajaan Demak adalah kerajaan Islam pertama di Jawa. Kerajaan ini berkembang dari sebuah daerah yang bernama Bintoro yang merupakan daerah bawahan dari Majapahit.

Kekuasaan pemerintahannya diberikan kepada Raden Patah, salah seorang keturunan Raja Brawijaya V (Raja Majapahit) dan ibunya menganut Islam.

Daftar Kerajaan Islam di Indonesia

Ilustrasi kerajaan Islam di Indonesia. Foto: Unsplash.com

Setelah adanya perkembangan agama Islam di Indonesia, kerajaan Islam pun mulai banyak bermunculan. Berikut ini daftar kerajaan Islam di Indonesia yang dikutip dari buku Sejarah Indonesia Kelas X karya Mariana M.Pd.

1. Kerajaan Perlak (840-1292)

Kerajaan Perlak dalam Seminar Sejarah Islam di Medan tahun 1963 ditetapkan sebagai kerajaan Islam pertama di Indonesia. Kerajaan ini bahkan disebut sebagai kerajaan Islam paling tua di wilayah Asia Tenggara.

Kerajaan Perlak terletak pada wilayah Aceh Timur. Disebut sebagai Kerajaan Perlak sebab pada saat itu, daerah di Aceh Timur tersebut merupakan daerah penghasil kayu perlak yang mana merupakan kayu yang bagus dan kayu terbaik terutama untuk bahan pembuatan kapal.

Adapun raja pertama kerajaan Perlak adalah Raja Abdul Aziz Syah, kemudian setelah Raja Abdul Aziz syah wafat digantikan oleh Sultan Alaidin Saiyid Maulana Abdrahim Syah. Lalu, akhirnya berganti kekuasaan sebanyak 18 kali hingga akhirnya pada tahun 1292 kerajaan tersebut runtuh.

2. Kerajaan Ternate dan Tidore (1257)

Kerajaan Ternate dan Tidore terletak di sebelah barat Pulau Halmahera (Maluku Utara). Wilayah kekuasaan kedua kerajaan ini meliputi Kepulauan Maluku dan sebagian Papua.

Di Kepulauan Maluku sendiri banyak terdapat Kerajaan kecil, di antaranya Kerajaan Ternate sebagai pemimpin uli lima, yaitu lima bersaudara yang wilayahnya mencakup Pulau Ternate, Obi, Bacan, dan Ambon. Kemudian terdapat Kerajaan Tidore, yakni salah satu kerajaan besar di pulau tersebut.

Kehidupan ekonomi Kerajaan Ternate dan Tidore menitikberatkan pada kegiatan perdagangan sebagai sumber pendapatan pekerjaan. Secara ekonomi, Maluku dikenal sebagai penghasil rempah-rempah seperti cengkih dan pala. Kedua komoditas itu merupakan barang dagangan yang diperlukan oleh bangsa Eropa.

3. Kerajaan Samudera Pasai (1267-1521)

Kerajaan Samdera Pasai adalah salah satu kerajaan tertua dalam sejarah perkembangan Islam di Nusantara. Kerajaan ini terletak di pantai utara Aceh, tepatnya pada muara Sungai Psangan (Pasai).

Kerajaan Samudra Pasai dibangun oleh Marah Silu. Dia berhasil mempersatukan Samudra dan Pasai. Marah silu memeluk agama Islam berkat pertemuannya dengan Syekh Ismail, seorang utusan Syarif Makkah dan kemudian dinobatkan menjadi sultan dengan gelar Sultan Malik As Saleh.

Kerajaan Samudra Pasai mengalami kemunduran setelah mendapat serangan dari Majapahit yang ingin menyatukan Nusantara. Setelah Majapahit meyakini adanya hubungan antara Samudra Pasai dengan Kesultanan Delhi di India, pada tahun 1349 Samudra Pasai diserang dan mengalami kehancuran.

4. Kerajaan Gowa dan Tallo (1300-1945)

Kerajaan Gowa dan Tallo merupakan dua Kerajaan yang terletak di Sulawesi Selatan dan saling berhubungan baik. Kedua Kerajaan tersebut kemudian lebih dikenal dengan Kerajaan Makasar.

Ada beberapa Raja yang memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan kerajaan Gowa dan Tallo, yakni Sultan Alaudin, Sultan Hasanuddin, dan Raja Mapasomba.

5. Kesultanan Malaka (1405-1511)

Kerajaan Malaka merupakan pusat perdagangan dan penyebaran Islam di Asia Tenggara, ketika Kerajaan Malaka mengalami masa kejayaan. Letak Kerajaan Malaka sangat strategis, yaitu berada di Semenanjung Malaya dengan ibu kotanya di Malaka.

Letak dari kerajaan tersebut sangat strategis, sehingga berpengaruh besar terhadap perkembangan kehidupan pemerintahan, kehidupan ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat.

Raja pertama sekaligus pendiri Kerajaan Malaka adalah Iskandar Syah hingga akhirnya memperoleh masa kejayaannya. Kerajaan ini kemudian menjadi semakin lemah sejak di bawah pimpinan Sultan Mahmud Syah.

6. Kerajaan Demak (1478-1554)

Kerajaan Demak merupakan kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa. Pada awal munculnya, Kerajaan Demak mendapat bantuan dari bupati pesisir pantai utara Jawa bagian tengah dah timur yang telah menganut Islam.

Raja pertama dan pendiri Kerajaan Demak adalah Raden Patah (1500-1518). Pada masa pemerintahannya, Raden Patah berhasil memperluas daerah kekuasaan dan membangun Masjid Agung Demak.

7. Kerajaan Islam Banten (1526-1813)

Kerajaan Banten merupakan salah satu kerajaan Islam di Jawa yang terletak di wilayah Banten, di ujung barat Pulau Jawa. Setelah Fatahillah berhasil merebut Sunda Kelapa pada tahun 1527, daerah Banten dikembangkan sebagai pusat perdagangan dan persebaran agama Islam.

Raja pertama (pendiri) Kerajaan Banten adalah Hasanuddin, putra dari Fatahillah. Pada masa pemerintahannya, penyiaran agama islam dan perdagangan di Banten berkembang pesat.

Kerajaan ini menjadi salah satu kerajaan Islam yang berjaya pada masanya hingga akhirnya kerajaan Banten harus runtuh karena berhasil direbut oleh kolonial Belanda (VOC).

(SAI)

Frequently Asked Question Section

Apa kerajaan Islam pertama di Indonesia?
chevron-down

Kesultanan Perlak atau Kerajaan Perlak menurut para ahli sejarah menjadi kerajaan Islam pertama di Indonesia yang berdiri di wilayah Aceh Timur.

Bagaimana proses munculnya kerajaan Islam di Indonesia?
chevron-down

Agama Islam mulai masuk ke nusantara sejak abad ke-6. Agama ini berkembang di Indonesia akibat adanya interaksi masyarakat nusantara dengan para pedagang dari Arab hingga akhirnya kerajaan Islam banyak bermunculan.

Di manakah kerajaan Islam yang pertama kali di Indonesia?
chevron-down

Kerajaan Perlak menurut para ahli sejarah menjadi kerajaan Islam pertama di Indonesia yang berdiri di wilayah Aceh Timur.