Mengapa Sunnah Nabi Menjadi Sumber Hukum Setelah Al-Qur’an? Ini Penjelasannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengapa sunnah nabi menjadi sumber hukum setelah Al-Qur’an menjadi materi penting dalam pelajaran agama Islam.
Nabi Muhammad saw memiliki peran besar dalam menjelaskan dan menerapkan hukum-hukum yang terdapat dalam Al-Qur’an kepada umat manusia.
Melalui penjelasan ini, umat Islam dapat memahami bahwa sunnah Nabi saw menjadi pedoman penting setelah Al-Qur’an dalam menjalankan kehidupan sehari-hari sesuai ajaran Islam.
Mengapa Sunnah Nabi Menjadi Sumber Hukum Setelah Al-Qur’an Bagi Umat Islam?
Mengapa sunnah nabi menjadi sumber hukum setelah Al-Qur’an? Pertanyaan tersebut muncul dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam karena berkaitan langsung dengan sumber hukum dalam Islam.
Al-Qur’an merupakan sumber hukum utama bagi umat Islam, sedangkan sunnah Nabi menjadi sumber hukum kedua setelah Al-Qur’an.
Dalam ajaran Islam, Nabi Muhammad saw memiliki kedudukan penting sebagai rasul yang menerima wahyu dari Allah Swt sekaligus menyampaikan, menjelaskan, dan menerapkan isi Al-Qur’an kepada umat manusia.
Oleh sebab itu, memahami peran Rasulullah saw sangat penting agar umat Islam dapat menjalankan syariat dengan benar. Nabi Muhammad saw memiliki fungsi sebagai mubayyin atau penjelas isi Al-Qur’an.
Banyak ayat Al-Qur’an yang masih bersifat umum sehingga membutuhkan penjelasan lebih rinci melalui perkataan, perbuatan, maupun ketetapan Nabi Muhammad saw yang dikenal sebagai sunnah atau hadis.
Contohnya adalah perintah salat dalam Al-Qur’an yang tidak dijelaskan secara rinci mengenai jumlah rakaat, tata cara, maupun waktu pelaksanaannya.
Penjelasan lengkap mengenai tata cara salat kemudian dijelaskan melalui sunnah Nabi Muhammad saw. Hal yang sama juga berlaku pada zakat, puasa, haji, dan berbagai hukum lainnya.
Sunnah Nabi menjadi sumber hukum setelah Al-Qur’an karena sunnah merupakan penjelasan langsung dari Rasulullah saw yang mendapat petunjuk dari Allah Swt.
Dalam beberapa kondisi, sunnah juga berfungsi memperkuat hukum yang sudah ada dalam Al-Qur’an, memberikan rincian hukum, bahkan menetapkan hukum baru yang tidak dijelaskan secara tegas dalam Al-Qur’an selama tidak bertentangan dengan wahyu Allah.
Selain itu, umat Islam diperintahkan untuk menaati Rasulullah saw sebagaimana menaati Allah Swt. Hal ini menunjukkan bahwa sunnah memiliki kedudukan penting dalam kehidupan umat Islam sebagai pedoman menjalankan syariat secara sempurna.
Dengan memahami kedudukan Nabi Muhammad saw terhadap hukum-hukum yang terdapat dalam Al-Qur’an. Mengapa sunnah nabi menjadi sumber hukum setelah Al-Qur’an, umat Islam dapat mengetahui bahwa sunnah Nabi merupakan penjelas dan pelengkap hukum-hukum dalam Al-Qur’an. (Dista)
Baca Juga: 7 Amalan Sunnah sebelum dan sesudah Sholat Idul Adha
