Konten dari Pengguna

Mengenal Arti Rekonsiliasi dan Syarat-syaratnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi arti rekonsiliasi. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi arti rekonsiliasi. Foto: Unsplash.

Rekonsiliasi adalah istilah yang kerap digunakan saat membahas konflik. Arti rekonsiliasi berkaitan dengan upaya memulihkan hubungan ke keadaan semula.

Konflik merupakan proses sosial yang pasti akan terjadi dalam masyarakat yang dinamis. Kondisi ini terjadi akibat adanya perbedaan antar individu atau kelompok masyarakat.

Dalam buku Sosiologi: Menyelami Fenomena Sosial di Masyarakat yang ditulis Bagja Waluya, konflik dapat diselesaikan melalui beberapa cara, salah satunya rekonsiliasi.

Lantas apa arti rekonsiliasi? Simak informasinya dalam ulasan berikut!

Pengertian Rekonsiliasi

Ilustrasi arti rekonsiliasi. Foto: Unsplash.

Istilah rekonsiliasi berasal dari kata ‘konsiliasi’. Kata ini diambil dari bahasa Yunani ‘katallasso’ yang bermakna menghapus permusuhan atau didamaikan kembali.

Dalam ilmu sosiologi, konsiliasi merupakan usaha mempertemukan keinginan pihak-pihak yang bertikai untuk mencapai kesepakatan. Mengutip Modul Belajar Mandiri Sosiologi terbitan Kemdikbud, konsiliasi dan rekonsiliasi bermakna sama-sama proses penyelesaian konflik.

Bedanya, konsiliasi berfokus pada penyelesaian konflik yang terjadi saat ini. Sementara rekonsiliasi menyelesaikan konflik di masa lalu sambil memperbaiki hubungan agar lebih harmonis.

Sementara itu, para pakar sosiologi memiliki pandangan yang berbeda-beda dalam memaknai rekonsiliasi. Johan Galtung misalnya yang berpendapat bahwa rekonsiliasi adalah bentuk akomodatif dari beberapa pihak agar saling menghargai satu sama lain.

Galtung menekankan proses rekonsiliasi pada upaya saling memaafkan. Sementara Carol memaknai rekonsiliasi sebagai upaya menyelaraskan atau menyesuaikan ketidakcocokan agar kedua pihak bersatu kembali.

Baca Juga: Pengertian Akomodasi dalam Sosiologi dan Bentuk-bentuknya

Syarat Rekonsiliasi dalam Penyelesaian Konflik

Ilustrasi arti rekonsiliasi. Foto: Pexels.

Dr. I Ketut Yakobus dalam buku Budaya Sintuwu Maroso dan Rekonsiliasi Konflik Poso menulis, suatu tindakan penyelesaian masalah dapat dikatakan rekonsiliasi apabila memenuhi syarat berikut ini.

  1. Adanya pertemuan langsung antara korban dan pelaku atau dua pihak yang yang berselisih.

  2. Pertemuan dilakukan atas keinginan dua pihak yang berselisih, tanpa ada paksaan dari pihak mana pun.

  3. Kedua pihak yang berselisih bersedia menyelesaikan persoalan dan sepakat untuk menjalin hubungan kembali.

  4. Kedua pihak jujur dalam mengungkapkan kebenaran. Dalam arti lain, pihak yang salah mengakui kesalahannya dan minta maaf. Sementara pihak yang benar harus diakui kebenarannya melalui dengar pendapat.

  5. Kedua belah pihak yang berselisih sepakat untuk saling memaafkan kesalahan baik dengan syarat (ganti rugi) atau tanpa syarat.

  6. Kedua belah pihak yang berselisih bersedia tidak mengungkit konflik di masa lalu dan tidak akan berkonflik di masa depan.

  7. Pihak yang menjadi korban merasa dan mengakui ada pemulihan yang diperoleh melalui proses rekonsiliasi.

  8. Kedua pihak bersedia membangun dan mempererat kembali persahabatan untuk masa depan yang lebih baik.

Baca Juga: Mengenal Objek Kajian Sosiologi dan Jenis-Jenisnya

(GLW)

Frequently Asked Question Section

Apa arti kata ‘katallasso’?

chevron-down

Katallasso bermakna menghapus permusuhan atau didamaikan kembali.

Apa beda konsiliasi dan rekonsiliasi?

chevron-down

Konsiliasi adalah upaya penyelesaian konflik yang terjadi saat ini, sedangkan rekonsiliasi penyelesaian konflik di masa lalu.

Apa yang dimaksud dengan konsiliasi?

chevron-down

Konsiliasi merupakan usaha mempertemukan keinginan pihak-pihak yang bertikai untuk mencapai kesepakatan.