Konten dari Pengguna

Mengenal Urutan Pandawa Lima dalam Pewayangan Mahabharata

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi urutan Pandawa Lima. Sumber: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi urutan Pandawa Lima. Sumber: Pexels

Pandawa Lima merupakan tokoh wayang lima bersaudara yang terdapat dalam kisah Mahabharata. Urutan Pandawa Lima dari yang tertua hingga termuda adalah informasi yang perlu diketahui bagi para pecinta wayang.

Kelima bersaudara ini merupakan anak dari Pandu Dewanata, seorang Raja di Hastinapura. Meski merupakan satu darah keturunan, Pandawa Lima memiliki karakter yang berbeda.

Urutan Pandawa Lima

Ilustrasi urutan Pandawa Lima. Sumber: Pexels

Lima anak Pandu Sang Raja Hastinapura digambarkan sebagai titisan dewa yang memiliki kekuatan masing-masing. Mengutip laman Pemerintah Kota Surakarta, berikut ini urutan Pandawa Lima dalam perwayangan Mahabharata, mulai dari anak tertua hingga termuda.

1. Yudistira

Yudistira merupakan anak pertama dari pasangan Pandu Dewanata dan Dewi Kunti. Sewaktu kecil, Yudistira dikenal dengan nama Raden Puntadewa.

Sosok Yudistira digambarkan sebagai penjelmaan dari Dewa Yama. Ia diceritakan memerintah Kerajaan Amarta.

Yudistira memiliki karakter yang sangat bijaksana dan hampir tidak pernah berbuat dusta seumur hidupnya. Sebagai anak pertama, Yudistira dikenal memiliki nilai moral yang sangat tinggi dan sosok yang pemaaf.

2. Bima

Anak kedua ini dikenal sebagai sosok yang memiliki banyak nama, yaitu Bratasena, Balawa, Birawa, Dandungwacana, Nagata, Kusumayuda, Kowara, Pandusiwi, Bayusuta, Sena, Wekudara, Wijasena, dan Jagal Abilawa.

Bima digambarkan sebagai jelmaan dari Dewa Bayu yang tinggal di Kadipaten Jodipati di wilayah Indraprastha. Bima adalah sosok yang kuat, bersifat kasar, dan menakutkan di mata musuh, namun ia memiliki hati yang sangat lembut.

Bima memiliki senjata istimewa, yaitu Gada Rujakpala dan Kuku Pancanaka. Sebagai anak kedua, Bima digambarkan sebagai orang yang sangat gagah berani, teguh, kuat, tabah, patuh, dan jujur.

Baca Juga: Perjalanan Pandawa Lima Mendaki Gunung Semeru

3. Arjuna

Arjuna merupakan putra bungsu dari pasangan Prabu Dewanata dan Dewi Kunti. Arjuna juga memiliki nama lain, yaitu Permadi, Janaka, Wibatsuh, Parta, Dananjaya, dan Palguna.

Arjuna merupakan jelmaan Dewa Indra yang memimpin kerajaan di Madukara. Dia digambarkan sebagai sosok ksatria yang cerdik, gemar berkelana, bertapa, dan menuntut ilmu.

Arjuna adalah tokoh pewayangan yang mahir dalam ilmu peperangan. Dia juga memiliki beberapa senjata sakti, yaitu Panah Pasupati, Busur Gandiwa, dan Terompet Dewadatta. Selain berjiwa ksatria, dia juga memiliki iman yang kuat dan gagah.

4. Nakula

Salah satu putra kembar dari pasangan Pandu Dewanata dan Dewi Madrim ini memiliki nama kecil Pinten. Nakula merupakan jelmaan Dewa Kembar Aswin yang merupakan dewa pengobatan.

Nakula digambarkan sebagai sosok yang pandai dalam mengendalikan senjata. Dia merupakan seorang ksatria pedang yang tangguh, jujur, setia, taat pada orang tua, dapat menjaga rahasia, dan suka membalas budi.

Baca Juga: Draupadi yang Menikahi Lima Pandawa karena Sayembaranya

5. Sadewa

Sadewa merupakan kembaran Nakula yang memiliki nama kecil Tangsen. Sadewa diceritakan sebagai jelmaan dari Dewa Kembar Aswin, sama seperti Nakula.

Sadewa digambarkan sebagai sosok yang ahli dalam ilmu astronomi. Dia memiliki karakter yang sama dengan Nakula yaitu rajin, bijaksana, setia, taat pada orang tua, dapat menjaga rahasia, dan suka membalas budi.

Frequently Asked Question Section

Apa itu Pandawa Lima?
chevron-down

Pandawa Lima merupakan tokoh pewayangan lima bersaudara yang terdapat dalam kisah Mahabharata.

Siapa ayah Pandawa Lima?
chevron-down

Pandawa Lima merupakan anak dari Pandu, seorang Raja di Hastinapura.

Siapa nama lain Bima Pandawa Lima?
chevron-down

Bima memiliki nama lain Bratasena, Balawa, Birawa, Dandungwacana, Nagata, Kusumayuda, Kowara, Pandusiwi, Bayusuta, Sena, Wekudara, Wijasena, dan Jagal Abilawa.

(ALS)