Muse Charm dan Informasi Terbaru tentang Perangkat AI Meta

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perangkat AI baru dari Meta bernama Muse Charm mulai diperkenalkan sebagai bagian dari pengembangan teknologi untuk asisten AI pribadi.
Bentuknya dibuat ringkas dan dapat dibawa menggunakan tali seperti aksesori, berbeda dari perangkat AI yang umumnya memiliki bentuk menyerupai ponsel mini.
Produk ini masih dalam tahap pengembangan sehingga sejumlah detail teknis dan ketersediaannya belum diumumkan secara menyeluruh.
Muse Charm, Perangkat untuk Akese ke Artificial Intelligence
Dikutip dari heise.de, Muse Charm merupakan perangkat kecil yang dirancang untuk memberikan akses langsung ke agen AI Muse tanpa bergantung sepenuhnya pada ponsel.
Bentuknya menyerupai layar kecil seukuran jam tangan yang dapat digantung pada lanyard atau dipasang di gantungan kunci. Konsep tersebut membuat perangkat bisa dibawa seperti aksesori dan digunakan ketika diperlukan.
Salah satu bagian yang membuat desainnya berbeda adalah tampilan avatar pada layar.
Muse direpresentasikan melalui maskot mungil berbentuk bulat dengan tampilan seperti karakter berbulu berwarna krem, sehingga kesannya lebih menyerupai Tamagotchi modern daripada perangkat teknologi konvensional.
Nama maskot tersebut juga dapat ditentukan sendiri, sementara Adam Mosseri diketahui memberi nama “Max” pada avatarnya.
Perangkat ini dirancang untuk membawa pengalaman Muse dalam bentuk yang lebih praktis. Meta menyebut sistem suara real-time dan avatar Muse dikemas ke dalam perangkat yang cukup kecil untuk ditempatkan pada gantungan kunci.
Interaksi dapat dilakukan melalui sensor sidik jari di bagian samping sebelum pengguna berbicara dengan agen AI.
Muse memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar menjawab percakapan. Agen AI tersebut disebut dapat membaca email, memesan kelas, menyusun draf dokumen, hingga melakukan pembelian.
Kemampuan tersebut membutuhkan akses ke sejumlah akun pengguna, sehingga persoalan kepercayaan dan izin penggunaan data menjadi bagian penting dari pengalaman menggunakan layanan.
Untuk transaksi, terdapat batasan pada layanan tertentu. Muse belum dapat digunakan untuk melakukan pembelian di Amazon setelah aksesnya diblokir oleh perusahaan tersebut.
Meta tetap mengembangkan kemampuan lintas platform sebagai bagian dari fungsi agen AI yang dapat menjalankan tugas digital.
Dari sisi perangkat keras, spesifikasi lengkapnya belum diumumkan.
Muse Charm disebut memiliki mikrofon, dua kamera, serta koneksi 5G, sedangkan material permukaan dan beberapa komponennya masih dalam tahap finalisasi. Harga produk juga belum ditentukan.
Meta menargetkan perangkat ini siap dikirim pada musim liburan akhir tahun, meski tanggal pasti peluncurannya belum diumumkan.
Jumlah unit yang diproduksi dalam tahap awal juga masih terbatas karena pengembangan produk belum sepenuhnya selesai.
Muse Charm tidak hanya menawarkan bentuk perangkat AI yang ringkas, tetapi juga pendekatan desain yang lebih ramah melalui karakter maskot.
Kehadiran avatar tersebut menjadi bagian dari upaya Meta membuat interaksi dengan agen AI terasa lebih personal dan tidak terlalu kaku. (Suc)
Baca Juga: Meta Muse Glimmer, Model AI Baru yang Menarik Perhatian
