Konten dari Pengguna

Nama Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Siapa nama Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Foto: Unsplash.com/Husniati Salma
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Siapa nama Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Foto: Unsplash.com/Husniati Salma

Pertanyaan tentang siapa nama Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka sering muncul karena posisi tersebut memegang peran penting dalam arah kebijakan pembinaan generasi muda.

Banyak orang ingin memahami figur yang memimpin organisasi kepramukaan nasional ini untuk melihat bagaimana nilai dan visi besar diwujudkan dalam program-program yang dijalankan.

Pemahaman mengenai sosok pemimpin tersebut juga membantu melihat keterkaitan antara perjalanan karier, rekam jejak, serta kontribusinya bagi Gerakan Pramuka Indonesia.

Siapa Nama Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka

Ilustrasi Siapa nama Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Foto: Pixabay.com/Mikewildadventure

Siapa nama Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka? Mengutip situs pramuka.or.id, sosok yang menjabat untuk masa bakti 2023–2028 adalah Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Drs. H. Budi Waseso.

Ia merupakan seorang tokoh yang telah lama dikenal karena kedisiplinan, ketegasan, serta komitmen terhadap pembinaan generasi muda melalui berbagai pengalaman profesional dan kontribusinya di kepolisian maupun organisasi kepramukaan.

Kepemimpinan Budi Waseso di Gerakan Pramuka berakar dari perjalanan karier panjang yang dimulai sejak menempuh pendidikan di Akademi Kepolisian.

Pengalaman bertugas di berbagai satuan membuatnya memiliki karakter yang terlatih dalam penegakan hukum, pengambilan keputusan, serta manajemen organisasi berskala nasional.

Setiap penugasan membentuk keteguhan sikap, termasuk ketika berperan dalam fungsi pengawasan, pembinaan personel, hingga memimpin operasi strategis di beberapa wilayah.

Perjalanan kariernya semakin menonjol ketika dipercaya memimpin Polda Gorontalo, kemudian menduduki posisi Kasespim Lemdiklat Polri, dan akhirnya ditunjuk menjadi Kepala Badan Reserse Kriminal Polri.

Dedikasi yang kuat terhadap pencegahan kriminalitas membuatnya kemudian dipercaya sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional.

Tugas tersebut dijalankan dengan pendekatan tegas, berpihak pada perlindungan generasi muda, dan selaras dengan nilai kepramukaan terkait pembinaan moral.

Peran berikutnya sebagai Direktur Utama Bulog memperluas cakrawala kepemimpinannya dalam bidang ketahanan pangan.

Pengalaman ini menunjukkan kemampuannya mengelola sistem besar yang berhubungan langsung dengan kebutuhan masyarakat luas.

Dalam dunia kepramukaan, keterlibatannya bukan hal baru. Pengalaman masa kecil sebagai Pramuka Siaga dan Penggalang menumbuhkan kecintaan terhadap kegiatan alam, ketangkasan, serta kebersamaan.

Kegiatan-kegiatan seperti berkemah, lomba membidik, dan masak rimba membentuk jati diri yang disiplin.

Ketika dewasa dan berkarier di kepolisian, keterlibatannya dalam Saka Bhayangkara membuatnya semakin menyadari peran Gerakan Pramuka dalam membangun karakter muda yang mandiri dan tangguh.

Pengalamannya membina Pramuka selama bertugas di kepolisian menumbuhkan keyakinan bahwa pendidikan karakter berbasis aktivitas lapangan dapat menekan pengaruh negatif, seperti narkoba dan perilaku menyimpang lainnya.

Keyakinan tersebut menjadi dasar penyusunan berbagai program saat memimpin Gerakan Pramuka, termasuk “Dasa Karya Gerakan Pramuka” yang menekankan pada pengembangan kapasitas, kreativitas, dan semangat kebangsaan.

Sosok Budi Waseso juga dikenal karena kedisiplinan dan keteguhannya dalam memegang prinsip 3K: Komitmen, Konsisten, dan Konsekuen.

Nilai tersebut sering ia tekankan dalam berbagai kesempatan untuk menggambarkan cara pandangnya terhadap setiap pilihan hidup.

Sikap tersebut sejalan dengan tujuan Gerakan Pramuka yang berfokus pada pembentukan karakter, ketangguhan, dan kecakapan generasi muda.

Berikut adalah biodata singkat Budi Waseso yang disusun untuk memberikan gambaran umum mengenai dirinya:

  • Nama: Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Drs. H. Budi Waseso

  • Tempat, Tanggal Lahir: Pati, 19 Februari 1960

  • Pendidikan: Akademi Kepolisian (1984)

  • Jabatan: Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka (2018–2023 dan 2023–2028)

  • Jabatan Lain: Direktur Utama Bulog (2018–2023)

  • Pengalaman Karier: Kepala Bareskrim Polri, Kepala BNN, Kapolda Gorontalo

  • Istri: Retno Setyowati

  • Anak: 3

Perjalanan panjang Budi Waseso menunjukkan dedikasi besar terhadap pembinaan generasi muda melalui pengalaman profesional dan keterlibatan langsung dalam kepramukaan.

Sosok yang menjabat menjawab pertanyaan mengenai siapa nama Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka ini membawa visi kuat untuk penguatan karakter bangsa. (Khoirul)

Baca Juga: Kode Kehormatan Pramuka, Prinsip Utama yang Harus Diketahui Setiap Anggota