Konten dari Pengguna

Naskah Khutbah Jumat 25 September 2026 yang Bisa Jadi Referensi

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi naskah khutbah Jumat 25 September 2026. Foto: Unsplash.com/Rumman Amin
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi naskah khutbah Jumat 25 September 2026. Foto: Unsplash.com/Rumman Amin

Khutbah Jumat menjadi ruang untuk mengingat kembali kedudukan iman dalam kehidupan. Untuk pelaksanaan Jumat hari ini, naskah khutbah Jumat 25 September 2026 dapat disusun dengan mengangkat tema keyakinan dan sikap berserah diri kepada Allah Swt.

Isi khutbah juga dilengkapi doa pada khutbah kedua agar pelaksanaan ibadah Jumat berlangsung dengan tertib dan khusyuk.

Materinya juga memuat ajakan untuk memperkuat ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari.

Naskah Khutbah Jumat 25 September 2026, Hari Ini

Ilustrasi naskah khutbah Jumat 25 September 2026. Foto: Unsplash.com/Harry Narendra S.

Dikutip dari kemenag.go.id, berikut adalah naskah khutbah Jumat 25 September 2026 dengan materi tentang tiga sifat yang perlu dijaga seorang muslim, yaitu yakin, taslim atau berserah diri, serta tadhiyyah atau rela berkorban.

Khutbah I

اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِي أَصْلَحَ الضَّمَائِرَ، وَنَقَّى السَّرَائِرَ، فَهَدَى الْقَلْبَ الْحَائِرَ إِلَى طَرِيْقِ أَوْلِي الْبَصَائِرِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُ اللهِ وَرَسُوْلُهُ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ سَارَ عَلَى هَدْيِهِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ.

Ma'asyiral muslimin rahimakumullah, marilah senantiasa bersyukur kepada Allah Swt. atas nikmat iman dan Islam. Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya tidak akan masuk surga kecuali jiwa yang muslim.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Seorang muslim tidak cukup hanya mengucapkan keimanan. Ada tiga sifat yang perlu dijaga, yakni al-yaqin, at-taslim, dan at-tadhiyyah.

Al-yaqin berarti keyakinan yang teguh kepada Allah Swt., Rasul-Nya, dan agama Islam. Allah Swt. berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 4-5:

وَبِالْآخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ ۝ أُولَئِكَ عَلَى هُدًى مِنْ رَبِّهِمْ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

Artinya, orang-orang yang yakin terhadap kehidupan akhirat berada di atas petunjuk dari Tuhan dan termasuk orang-orang yang beruntung.

Keyakinan dapat dijaga dengan mempercayai wahyu Allah, menerima dalil yang membenarkannya, serta menguatkan kepercayaan terhadap perkara gaib yang disampaikan dalam Al-Qur'an dan hadis.

Sifat kedua adalah at-taslim, yaitu berserah diri kepada ketetapan Allah dan tuntunan Rasul-Nya.

Allah Swt. berfirman dalam QS. Al-Ahzab ayat 36 bahwa seorang mukmin tidak memiliki pilihan lain setelah Allah dan Rasul-Nya menetapkan suatu perkara.

Sikap ini diwujudkan melalui kepatuhan dan kesediaan menjalankan ajaran agama dengan sungguh-sungguh.

Sifat ketiga adalah at-tadhiyyah atau rela berkorban di jalan Allah. Keimanan mendorong kecintaan kepada Allah, sedangkan kecintaan yang tulus membutuhkan pengorbanan.

Nabi Nuh menjadi teladan dalam keteguhan berdakwah, sebagaimana firman Allah dalam QS. Nuh ayat 5, “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menyeru kaumku malam dan siang.”

Semoga Allah Swt. menguatkan keyakinan, menjadikan hati tunduk kepada-Nya, serta memberikan kemampuan untuk berkorban dalam kebaikan.

أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

Khutbah II

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيْرًا كَمَا أَمَرَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. أَمَّا بَعْدُ، عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ، فَاتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ.

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ. اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى، وَنَسْأَلُكَ إِيْمَانًا رَاسِخًا وَيَقِيْنًا صَادِقًا وَرِزْقًا حَلَالًا طَيِّبًا.

اللَّهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلَامَ وَالْمُسْلِمِيْنَ، وَوَحِّدْ صُفُوْفَهُمْ، وَاكْتُبِ السَّلَامَ وَالأَمْنَ لِعِبَادِكَ أَجْمَعِيْنَ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ.

Naskah khutbah Jumat 25 September 2026 tersebut dapat digunakan sebagai bahan khutbah Jumat dengan menyesuaikan pelaksanaannya sesuai ketentuan ibadah Jumat. (Shofia)

Baca Juga: Teks Khutbah Jumat 17 Juli 2026 yang Menyentuh dan Penuh Hikmah