Konten dari Pengguna

Niat Mandi Idul Fitri dan Tata Caranya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mandi Idul Fitri. Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mandi Idul Fitri. Foto: Freepik

Satu di antara amalan sunnah di Hari Raya Idul Fitri adalah mandi sebelum melaksanakan salat Id. Tidak seperti mandi pada umumnya, ada niat mandi Idul Fitri dan tata caranya yang perlu dilakukan dengan tepat.

Mandi salat Idul Fitri ini sebenarnya tidak langsung diperintahkan Allah SWT dalam Alquran, tetapi Rasulullah SAW selalu mencontohkan dalam perbuatannya. Sebagaimana diriwayatkan dalam hadits dari Ibnu Majah RA yang artinya:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَغْتَسِلُ يَوْمَ الْفِطْرِ وَيَوْمَ الأَضْحَى.

Artinya: “Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam biasa mandi pada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha.” (HR. Ibnu Majah).

Mandi Idul Fitri yang dilakukan Rasulullah SAW tersebut akhirnya diikuti oleh para sahabatnya. Ini seperti yang dikisahkan dalam sebuah hadits Ali bin Abi Thalib berikut:

سَأَلَ رَجُلٌ عَلِيًّا رَضِيَ اللهُ عَنْهَ عَنِ الغُسْلِ قَالَ اِغْتَسِلْ كُلًّ يَوْمٍ إِنْ شِئْتَ فَقَالَ لاَ الغُسْل الَّذِي هُوَ الغُسْلُ قَالَ يَوْمَ الجُمُعَةِ وَيَوْمَ عَرَفَةَ وَيَوْمَ النَّحْرِ وَيَوْمَ الفِطْرِ

Artinya: “Seseorang pernah bertanya pada ‘Ali radhiyallahu ‘anhu mengenai mandi sunnah pada hari Jumat, Arofah, Idul Adha dan Idul Fitri. Ali menjawab: Mandilah setiap hari jika kamu mau.

Orang tadi berkata: Bukan. Maksudku, manakah mandi yang dianjurkan? Ali menjawab, "Mandi pada hari Jum'at, hari 'Arofah, hari Idul Adha dan Idul Fitri.” (HR. Al Baihaqi).

Lantas, seperti apa niat mandi Idul Fitri? Bagaimana tata cara melakukannya? Ketahui jawaban selengkapnya dalam uraian artikel di bawah ini.

Ilustrasi membaca doa mandi Idul Fitri. Foto: Freepik

Niat Mandi Idul Fitri untuk Pria

Mengutip buku Bimbingan Praktikum Ibadah oleh Abudin Nata, berikut adalah niat mandi Idul Fitri untuk pria lengkap dengan bahasa Arab, Latin, dan terjemahannya:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِعِيْدِ اْلفِطْرِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla li’idil fithri sunnatan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mandi untuk merayakan Idul Fitri sebagai sunah karena Allah ta’ala.”

Niat Mandi Idul Fitri untuk Wanita

Berikut adalah niat mandi Idul Fitri untuk wanita dengan bahasa Arab, Latin, dan terjemahannya seperti ditulis dalam Buku Induk Fikih Islam Nusantara oleh K.H. Imaduddin Utsman al-Bantanie:

وَيْتُ الْغُسْلَ لِيَوْمِ عِيْدِ الْفِطْرِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla liyaumi 'iidil fithri sunnatan lillaati ta'aala

Artinya: "Sengaja saya mandi pada hari Raya Idul Fitri sunah karena Allah Taala."

Tata Cara Mandi Idul Fitri

Ilustrasi mandi Idul Fitri. Foto: Freepik

Dalam sebuah hadits dari Nafi’ yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari diterangkan bahwa Rasulullah SAW melakukan mandi Idul Fitri ini sebelum melaksanakan shalat dua rakaat pada Hari Raya Idul Fitri. Berikut bunyi haditsnya:

Dari Nafi’ ia berkata: Abdullah bin Umar biasa mandi pada hari Idul Fitri sebelum pergi ke tanah lapang.” (HR. Bukhari).

Ada pun tata cara mandi Idul Fitri hendaknya dilakukan dengan benar sesuai tuntunan Islam. Berikut langkahnya sebagaimana dihimpun dari buku Adab dan Doa Sehari-hari untuk Muslim Sejati oleh Thoriq Aziz Jayana:

  1. Membaca niat mandi Idul Fitri. Inilah yang membedakan mandi Idul Fitri dengan mandi biasa. Niat ini harus ditujukan kepada Allah untuk menyucikan diri dan menghilangkan hadas besar.

  2. Basuh telapak tangan sebanyak tiga kali dengan air yang mengalir. Setelah membaca niat, langkah berikutnya adalah membasuh telapak tangan sebanyak tiga kali dengan air yang mengalir.

  3. Bersihkan semua najis atau kotoran yang masih menempel pada tubuh, terutama pada sela-sela dubur dan kemaluan.

  4. Melakukan wudu. Setelah selesai membersihkan seluruh tubuh dengan air, berwudulah untuk menyucikan tubuh dari najis.

  5. Mengguyur kepala terlebih dahulu. Usai berwudu, langkah selanjutnya adalah mengguyur kepala terlebih dahulu sebanyak tiga kali.

  6. Membasuh rambut. Bersihkan kepala dan rambut dengan cara memasukkan kedua tangan ke air lalu gosokkan ke kepala melalui sela-sela rambut, kemudian bilas sebanyak tiga kali.

  7. Siram seluruh anggota badan. Mulailah menyiram anggota badan dari sebelah kanan terlebih dahulu, baru kemudian menyiram anggota badan sebelah kiri. Masing-masing anggota tubuh harus disiram sebanyak tiga kali.

  8. Menggosok seluruh tubuh. Gosoklah seluruh bagian tubuh dari atas hingga bawah, depan, dan belakang sebanyak tiga kali.

  9. Bilas tubuh. Langkah terakhir, bilaslah seluruh tubuh dengan menggunakan air yang mengalir, di mulai dengan sisi kanan terlebih dahulu, kemudian ke bagian tubuh sisi kiri.

Amalan Lain Sebelum Salat Idul Fitri

Ilustrasi salat Idul Fitri. Foto: Freepik

Selain mandi, ada pula amalan lain yang sebaiknya dilakukan oleh umat Muslim sebelum melaksanakan salat Idul Fitri. Merujuk buku Adab dan Doa Sehari-hari untuk Muslim Sejati karya Thoriq Aziz Jayana, beberapa amalan tersebut di antaranya:

  • Berhias diri dan memakai pakaian terbaik.

  • Memakai wewangian.

  • Makan atau minum sebelum berangkat menuju salat.

  • Melewati jalan berangkat dan pulang yang berbeda.

  • Memperbanyak bertakbir ketika keluar dari rumah. Berikut bacaan takbir untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri yang dimaksud:

اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، لاإِلهَ إلا اللهُ وَاللهُ أَكْبرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّهِ الحَمْدُ.

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرَا وَالحَمْدُ لِلّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. لا إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الكاَفِرُوْنَ.

لاَإِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ، صَدَقَ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَهَزَمَ الأَحْزَابَ وَحْدَهُ. لاإِلهَ إلا اللهُ وَاللهُ أَكْبرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّهِ الحَمْدُ.

Allahu akbar, allahu akbar, allahu akbar, laa ilaaha illallahu wallahu akbar, allahu akbar wa lillahil hamd.

Allahu akbar kabiira, wal hamdu lillahi katsira, wa subhaanallahi bukratan wa ashiilaa. Laa ilaaha illallahu wa laa na’budu illa iyyaahu, mukhlishiina lahud diin, wa lau karihal kaafirun.

Laa ilaaha illahu wahdahu shadaqa wa’dahu, wa nashara ‘abdahu, wa hazamal ahzaaba wahdahu. Laa ilaaha illallahu wallahu akbar, allahu akbar wa lillahil hamd.

Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tiada tuhan selain Allah, Allah Maha Besar, dan milik Allah lah segala pujian.

Allah Maha Besar, segala pujian milik Allah, Maha Suci Allah di waktu pagi dan petang. Tidak ada tuhan selain Allah, tidaklah kami menyembah kecuali kepada-Nya, dengan ikhlas taat pada-Nya, meskipun orang-orang kafir membenci.

Tidak ada tuhan selain Allah semata, Ia memenuhi janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan menghancurkan kelompok (musuh-Nya) sendirian. Tiada tuhan selain Allah, Allah Maha Besar, dan milik Allah lah segala pujian.”

(NDA)

Frequently Asked Question Section

Apa niat mandi Idul Fitri?

chevron-down

Niat mandi Idul Fitri untuk pria: nawaitul ghusla li’idil fithri sunnatan lillahi ta’ala, sedangkan untuk wanita: nawaitul ghusla liyaumi 'iidil fithri sunnatan lillaati ta'aala.

Apakah harus mandi sebelum sholat ied?

chevron-down

Mandi salat Idul Fitri ini sebenarnya tidak langsung diperintahkan Allah SWT dalam Alquran, tetapi Rasulullah SAW selalu mencontohkan dalam perbuatannya.

Apakah ada mandi khusus sebelum sholat ied?

chevron-down

Satu di antara amalan sunnah di Hari Raya Idul Fitri adalah mandi sebelum melaksanakan salat Id. Tidak seperti mandi pada umumnya, ada niat mandi Idul Fitri dan tata caranya yang perlu dilakukan dengan tepat.