Niat Mandi Sebelum Puasa Ramadhan dan Tata Caranya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mandi sebelum puasa Ramadhan bertujuan agar tubuh berada dalam keadaan bersih dan suci saat memasuki waktu ibadah yang penuh keberkahan. Niat mandi sebelum puasa Ramadhan menjadi sebuah informasi yang banyak diotanyakan oleh umat Islam.
Menjelang datangnya bulan Ramadhan, umat Muslim dianjurkan untuk mempersiapkan diri secara lahir dan batin. Salah satu bentuk persiapan tersebut adalah mandi untuk menyucikan diri sebelum menjalankan ibadah puasa.
Niat Mandi Sebelum Puasa Ramadhan
Selain sebagai bentuk kebersihan diri, mandi sebelum puasa juga memiliki nilai spiritual karena menjadi bagian dari kesiapan hati dan niat dalam beribadah. Berikut adalah niat mandi sebelum puasa Ramadhan dan tata caranya berdasarkan situs web stiestekom.ac.id.
Mandi sebelum memasuki bulan puasa sering menjadi bagian dari tradisi menyambut bulan suci Ramadhan. Namun, secara syariat mandi sebelum puasa Ramadhan tidak diwajibkan untuk semua orang.
Mandi sebelum puasa dibedakan menjadi dua kategori utama, yaitu mandi wajib dan mandi sunnah. Mandi wajib harus dilakukan oleh seseorang yang berhadas besar, misalnya setelah hubungan suami istri, haid, atau nifas.
Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa ibadah puasa yang akan dijalankan sah menurut syariat. Mandi sunnah dilakukan untuk menyucikan diri dan meningkatkan kekhusyukan menjelang Ramadhan, khususnya pada malam pertama bulan Ramadhan.
Hukumnya adalah sunnah muakkadah, yakni sangat dianjurkan, bukan wajib. Berikut adalah tata cara mandi sebelum puasa Ramadhan.
Niat mandi wajib dibaca dalam hati saat air pertama menyentuh tubuh, dengan bacaan: nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbari minal janabati fardhan lillahi ta’ala (artinya: “Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar karena Allah Ta’ala”).
Niat mandi sunnah menyambut Ramadhan: nawaitu ada’as sunnati li istiqbali syahri ramadhana lillahi ta’ala (artinya: “Aku niat mengerjakan mandi sunnah untuk menyambut bulan Ramadhan karena Allah Ta’ala”).
Mencuci kedua tangan tiga kali untuk membersihkan kotoran.
Bersihkan area kemaluan dan bagian tubuh lain yang perlu.
Berwudhu seperti wudhu shalat.
Guyurkan air ke kepala sebanyak tiga kali hingga merata ke seluruh rambut dan kulit kepala.
Siram seluruh tubuh dimulai dari sisi kanan terlebih dahulu kemudian kiri.
Pastikan seluruh tubuh terkena air tanpa ada bagian yang kering.
Mandi ini dilakukan di tempat tertutup dengan air yang bersih dan mengalir. Setelah selesai, disunnahkan melaksanakan shalat dua rakaat sebagai bentuk dzikir dan kesiapan batin sebelum memasuki ibadah puasa selama sebulan.
Niat mandi sebelum puasa Ramadhan dan tata cara yang benar dapat membersihkan fisik dan mempersiapkan diri secara spiritual. Hal ini dilakukan agar ibadah di bulan Ramadhan dapat dijalankan lebih khusyuk dan diterima oleh Allah Swt. (Fia)
Baca juga: Apakah Ngomong Kasar Membatalkan Puasa? Simak Jawabannya
