Konten dari Pengguna

Niat Puasa Syaban Sekaligus Qadha Ramadhan dan Hukumnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi niat puasa syaban sekaligus qadha ramadhan. Sumber: Pixabay/jsjcreationsmm
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi niat puasa syaban sekaligus qadha ramadhan. Sumber: Pixabay/jsjcreationsmm

Niat puasa Syaban sekaligus qadha Ramadhan dan hukumnya penting diketahui umat Islam. Hal ini menyangkut keabsahan ibadah dan penggabungan dua jenis puasa dengan tujuan yang berbeda.

Bulan Sya’ban sering disebut sebagai bulan persiapan menuju Ramadan, di mana umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, terutama puasa sunnah.

Inilah Informasi Niat Puasa Syaban Sekaligus Qadha Ramadhan

Ilustrasi niat puasa syaban sekaligus qadha ramadhan. Sumber: Pixabay/freebiespic

Saat akan memasuki bulan Ramadan, umat Islam harus sudah tidak memiliki utang puasa Ramadhan dari tahun sebelumnya. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan yang sering muncul menjelang Ramadan, yaitu tentang niat Puasa Syaban sekaligus Qadha Ramadhan.

Hutang puasa Ramadhan bisa karena sakit, haid, nifas, atau perjalanan jauh.

Dikutip dari laman jatim.nu.or.id, adapun niat Puasa Syaban dan qadha Ramadhan, yaitu:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ وَسُنَّةِ شَهْرِشَعبانَ لِلَّهِ تَعَالَ

Nawaitu shauma gadhin ‘an qadhai fardhi syahri Ramadhan awa sunnati syahri Sya’bana lillahi ta’ala”

Artinya: Saya berniat melakukan puasa besok untuk mengqadha kewajiban puasa di bulan Ramadhan dan sunnah puasa di bulan Rajab karena Allah Ta’ala.

Waktu Qadha Ramadhan

Ilustrasi niat puasa syaban sekaligus qadha ramadhan. Sumber: Pixabay/PrintOnDemandLibra

Untuk puasa wajib seperti qadhan Ramadhan, niat harus diniatkan sejak malam hari hingga sebelum terbit fajar.

Hutang puasa Ramadhan sebaiknya dibayarkan sebelum memasuki bulan Ramadhan berikutnya. Adapun untuk waktu yang disarankan, yaitu:

  • Qadha puasa di bulan Syawal: Selama bukan di hari raya, umat Islam bisa membayar puasa qadhan di bulan Syawal.

    Bahkan, juga diperbolehkan menggabungkan puasa sunnah 6 hari bulan Syawal dengan qadha dan mendapatkan pahala atas keduanya.

  • Qadha puasa di bulan Sya’ban: Sebagian ulama juga menyebutkan batas waktu membayar hutang puasa Ramadhan, yaitu maksimal sebelum pertengahan bulan Sya’ban di tahun berikutnya. Jika dilakukan setelahnya, maka hukumnya makruh.

  • Qadha puasa berbarengan dengan puasa sunnah: Umat Islam bisa membayar hutang puasa Ramadhan tahun sebelumnya bersamaan dengan puasa sunnah, seperti Senin dan Kamis.

Sebenarnya, mengganti puasa qadha dapat dilakukan kapan pun di luar bulan Ramadhan. Tetapi ada hari-hari terlarang untuk berpuasa, termasuk melakukan mengqadha puasa, seperti:

  • 1 Syawal

  • 10 Dhulhijah

  • 11, 12, dan 13 bulan Dzhulhijjah

  • Puasa di hari Jumat. Jika ingin berpuasa di hari ini, disunnahkan berpuasa juga di hari Sabtu dan Kamis di pekan yang sama.

Itulah niat puasa Syaban sekaligus qadha Ramadhan dan hukumnya yang diperbolehkan dalam syariat Islam. (NOV)

Baca juga: Taubat Nasuha di Bulan Ramadhan: Hukum, Keutamaan, dan Doa