Niat Sholat Jamak Takhir dan Tata Cara Pelaksanaannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Niat sholat jamak takhir adalah salah satu langkah yang dilakukan dalam melaksanakan salat jamak takhir. Dengan demikian, bacaan tersebut perlu diketahui oleh umat Islam, terlebih bagi orang yang akan melaksanakannya.
Jamak takhir sendiri merupakan solusi bagi orang yang meninggalkan salat fardu akibat kondisi tertentu. Mengingat pentingnya ibadah salat dalam ajaran Islam, maka seseorang diperintahkan untuk melaksanakan salat jamak, termasuk jamak takhir jika melewatkannya.
Dalam melaksanakan ibadah salat jamak takhir, ada sejumlah hal yang perlu diketahui. Hal-hal tersebut mulai dari bacaan niat hingga tata caranya.
Untuk mengetahui bacaan niat salat jamak takhir dan tata cara pelaksanaannya, simak penjelasan di bawah ini.
Apa Itu Sholat Jamak Takhir?
Salat jamak adalah jenis salat yang menggabungkan dua salat fardu sekaligus tanpa mengurangi jumlah rakaat dari setiap salat tersebut. Secara umum, terdapat dua jenis salat jamak, yakni salat jamak takdim dan jamak takhir.
Dikutip dari buku Anak Rajin Salat yang ditulis oleh Hamidah Jauhary, salat jamak takhir adalah salat yang mengumpulkan dua salat fardu sekaligus dan dikerjakan pada waktu salat yang kedua.
Artinya, jika ingin menjamak salat Zuhur dan Asar secara takhir, maka pelaksanaan salat dilakukan pada salat Asar. Begitupun dengan jamak salat Maghrib dan Isya yang dilaksanakan pada salat Isya.
Hal inilah yang menjadi perbedaan antara jamak takhir dan jamak takdim. Jamak takdim dilaksanakan pada waktu salat pertama, sedangkan jamak takhir dilakukan pada salat terakhir.
Adapun dasar hukum dari kedua salat jamak tersebut adalah hadis yang disanadkan oleh Anas bin Malik yang berbunyi:
"Rasulullah SAW ketika bepergian sebelum matahari condong ke barat, beliau mengakhirkan salat Zuhur di waktu Asar, lalu beliau berhenti dan salat keduanya. Apabila beliau berangkat setelah masuk waktu salat, maka beliau salat dulu lalu memulai perjalanan". (HR. Bukhari dan Muslim).
Dari hadis yang telah disebutkan di atas, dapat dilihat bahwa Nabi Muhammad melaksanakan salat jamak takhir dan jamak takdim agar tidak melewatkan waktu salat.
Syarat Sholat Jamak Takhir
Sebelum mengetahui niat salat jamak takhir, syarat dari pelaksanaan salat jamak sangatlah penting untuk dipahami. Ada dua syarat salat jamak takhir yang harus dipenuhi agar pelaksanaan salat jamak takhir dianggap sah.
Gus Arifin dalam bukunya yang berjudul Sudah Benarkah Salat Kita? menyebutkan bahwa berikut ini adakah syarat-syarat dari pelaksanaan salat jamak takhir.
1. Membaca Niat Jamak Takhir pada Waktu Salat Pertama
Syarat pertama adalah membacakan niat jamak takhir pada waktu salat pertama. Misalnya, ketika masuk waktu zuhur dan tidak berkemungkinan untuk melaksanakan salat pada waktu tersebut, bacalah niat untuk menjamak salat zuhur pada waktu salat asar.
Jika tidak membaca niat ini secara sengaja, akan diharamkan, lalu wajib untuk melakukan qada salat yang pertama pada waktu kedua.
2. Terdapat Halangan
Salat jamak takhir hanya bisa dilakukan apabila terdapat udzur atau halangan yang membuat seseorang tidak dapat melaksanakan salat tepat waktu. Adapun beberapa kondisi yang dapat menjadi penghalang adalah sebagai berikut:
Melaksanakan ibadah di Padang Arafah dan Muzdalifah
Sedang dalam perjalanan jauh atau berpergian
Sedang dilanda marabahaya
Niat Sholat Jamak Takhir
Untuk melaksanakan ibadah salat fardu secara jamak takhir, ada bacaan niat tersendiri. Niat salat jamak takhir juga ditentukan oleh jenis salat yang akan dilaksanakan.
Berikut adalah bacaan niat salat jamak takhir dari masing-masing salat yang dikutip dari buku Buku Kumpulan Doa dan Dzikir Ibadah Umrah karya Umrah Amisya.
Salat Jamak Takhir Zuhur-Asar
أُصَلِّي فَرْضَ الظُّهْرِأربع رَكعَاتٍ مَجْمُوْعًا مع العَصْرِ اَدَاءً للهِ تَعَالى
(Ushollii fardlozh zhuhri arba’a raka’aatin majmuu’an ma’al ashri adaa-an lillaahi ta’aalaa)
Artinya:
"Aku berniat melaksanakan salat fardu Zuhur 4 rakaat yang dijamak dengan Asar, fardu karena Allah Ta’aala.
Setelah itu, dilanjutkan dengan membaca niat salat Asar. Bacaan niat salat Asar sendiri adalah:
اُصَلّى فَرْضَ الْعَصْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
(Ushalli fardhal ‘ashari arba’a raka’aatin mustaqbilal qiblati adaa-an (ma’muuman/imaama) lillahi Ta’aala)
Artinya :
"Aku berniat salat Asar empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’aala"
Salat Jamak Takhir Maghrib-Isya
اُصَلِّى فَرْضَ اْلمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا إِلَى اْلعِشَاءِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
(Ushollii fardhodl maghribi tsalaatsa roka’aatin majmuu’anilal isya’i mustaqbilal qibalati lillaahi ta’aalaa Allahu Akbar.)
Artinya:
"Aku berniat melaksanakan salat Maghrib tiga rakaat digabung ke salat Isya menghadap kiblat karena Allah Ta’aala Allahu Akbar.
Setelah membaca niat jamak Maghrib, langkah berikutnya adalah membaca niat salat Isya seperti biasanya, yakni;
اُصَلِّى فَرْضَ الْعِشَاءِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
(Ushalli fardlol I’syaa-i arba’a rakaa'aataim mustaqbilal qiblati adaa-an (ma’muman/imaama) lillahi ta’aala)
Artinya:
"Aku niat melakukan salat fardu Isya empat rakaat, sambil menghadap kiblat karena Allah ta’ala."
Cara Sholat Jamak Takhir
Tata cara salat jamak takhir disesuaikan dengan salat fardu yang akan dijamak. Berikut ini penjelasan mengenai tata cara salat jamak takhir.
Tata Cara Salat Jamak Takhir Zuhur-Asar
Membaca niat jamak takhir zuhur-asar seperti yang telah disebutkan di atas.
Takbiratul ihram.
Melaksanakan salat zuhur empat rakaat sebagaimana biasanya
Salam dan dilanjutkan membaca niat salat asar seperti biasanya tanpa ada jeda atau pemisah.
Melakukan ibadah salat asar sebanyak empat rakaat hingga salam.
Tata Cara Salat Jamak Maghrib-Asar
Membaca niat jamak takhir maghrib-isya.
Takbiratul ihram.
Melakukan ibadah salat maghrib tiga rakaat sebagaimana biasanya.
Salam dan langsung membaca niat salat isya seperti biasanya tanpa ada jeda atau pemisah.
Melaksanakan ibadah salat isya sebanyak empat rakaat hingga salam.
Berapa Rakaat Sholat Jamak Takhir Maghrib dan Isya di Waktu Isya?
Salat jamak adalah jenis salat yang hanya menggabungkan dua salat fardu tanpa mengurangi jumlah rakaatnya. Oleh sebab itu, salat jamak takhir maghrib dan isya dilakukan sesuai dengan jumlah rakaatnya.
Artinya, salat maghrib tetap dilaksanakan sebanyak tiga rakaat, sedangkan salat isya dilakukan sebanyak empat rakaat.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Bagaimana niat sholat jamak takhir?

Bagaimana niat sholat jamak takhir?
Niat sholat jamar takhir zuhur-ashar berbunyi, ushollii fardlozh zhuhri arba’a raka’aatin majmuu’an ma’al ashri adaa-an lillaahi ta’aalaa.
Bagaimana cara menjamak shalat zuhur dan asar?

Bagaimana cara menjamak shalat zuhur dan asar?
Membaca niat jamak takhir zuhur-asar, takbiratul ihram, melaksanakan salat zuhur empat rakaat sebagaimana biasanya, salam dan dilanjutkan membaca niat salat asar seperti biasanya tanpa ada jeda atau pemisah, melakukan ibadah salat asar sebanyak empat rakaat hingga salam.
Bagaimana cara mengerjakan jamak takhir maghrib dan isya?

Bagaimana cara mengerjakan jamak takhir maghrib dan isya?
Membaca niat jamak takhir maghrib-isya, takbiratul ihram, melakukan ibadah salat maghrib tiga rakaat sebagaimana biasanya, salam dan langsung membaca niat salat isya seperti biasanya tanpa ada jeda atau pemisah, dan melaksanakan ibadah salat isya sebanyak empat rakaat hingga salam.
