Konten dari Pengguna

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga Bahasa Arab dan Latinnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga Bahasa Arab,Foto:Unsplash/Deski Jayantoro
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga Bahasa Arab,Foto:Unsplash/Deski Jayantoro

Niat zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga bahasa Arab banyak dicari menjelang berakhirnya bulan ramadan.

Di tengah kesibukan mempersiapkan hari raya, umat islam berusaha memastikan bahwa kewajiban zakat fitrah telah ditunaikan dengan benar, termasuk memahami bacaan niatnya.

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga Bahasa Arab

Ilustrasi Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga Bahasa Arab,Foto:Unsplash/David Monje

Berikut adalah niat zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga bahasa Arab yang dapat dibaca ketika hendak menunaikan kewajiban tersebut yang dikutip dari situs unesa.ac.id.

Membaca niat menjadi bagian penting dalam setiap ibadah karena menjadi penegas tujuan serta kesungguhan hati dalam menjalankannya.

1. Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri

Kewajiban menunaikan zakat fitrah pada dasarnya melekat pada setiap individu muslim yang memiliki kelebihan kebutuhan pokok, khususnya makanan, pada malam hingga hari raya Idul Fitri.

Hal ini menunjukkan bahwa zakat fitrah bukan hanya sekadar tradisi tahunan, melainkan bentuk tanggung jawab pribadi dalam menyempurnakan ibadah puasa selama bulan ramadan.

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ نَفْسِيْ فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri 'an nafsii fardhan lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri fardu karena Allah Ta'ala."

2. Niat Zakat Fitrah untuk Istri

Seorang suami sebagai kepala rumah tangga atau qawwam memiliki tanggung jawab untuk menanggung kebutuhan nafkah, termasuk kewajiban zakat fitrah bagi istrinya.

Hal ini menjadi bagian dari peran suami dalam memastikan seluruh anggota keluarga dapat menunaikan kewajiban ibadah dengan baik.

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ زَوْجَتِيْ فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri 'an zawjatii fardhan lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku fardu karena Allah Ta'ala."

3. Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-Laki dan Perempuan

Kewajiban menunaikan zakat fitrah bagi anak-anak yang belum balig dan belum memiliki penghasilan sendiri menjadi tanggung jawab ayah sebagai penanggung nafkah dalam keluarga.

Menunjukkan bahwa peran orang tua tidak hanya terbatas pada pemenuhan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memastikan kewajiban ibadah anak-anak terpenuhi dengan baik.

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ وَلَدِيْ ... فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri 'an waladii [sebut nama anak] fardhan lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku ... (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta'ala."

Untuk Anak Perempuan:

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ بِنْتِيْ ... فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri 'an bintii [sebut nama anak] fardhan lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku ... (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta'ala."

4. Niat Zakat Fitrah untuk Seluruh Anggota Keluarga

Bagi seorang kepala keluarga yang ingin mempermudah pelafalan niat saat menunaikan zakat fitrah untuk dirinya sekaligus seluruh anggota keluarga yang menjadi tanggungannya, tersedia lafal niat yang bersifat lebih menyeluruh dan praktis.

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنِّيْ وَعَنْ جَمِيْعِ مَا يَلْزَمُنِيْ نَفَقَاتُهُمْ شَرْعًا فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri 'annii wa 'an jamii'i maa yalzamunii nafaqaatuhum syar'an fardhan lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku secara syariat, fardu karena Allah Ta'ala."

Itulah niat zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga bahasa Arab yang dapat dijadikan pedoman saat menunaikan kewajiban menjelang hari raya Idul Fitri.(shr)

Menjelang Lebaran, tradisi mudik kembali menjadi perjalanan yang penuh makna untuk pulang dan berkumpul bersama keluarga. Melalui semangat #KebaikanBersama, kumparan menghadirkan beragam informasi seputar mudik, dari kondisi rute perjalanan, tips mudik, hingga rekomendasi kuliner khas daerah.

Temukan info selengkapnya di

kum.pr/mudik2026

Baca juga: Link CCTV Tol Mudik Lebaran 2026 Terbaru