Pada Tahap Pengujian Aktif dalam Model Kolb, Individu akan Apa? Simak di Sini

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada tahap pengujian aktif dalam model Kolb, individu akan melakukan apa? Jika sedang mencari jawaban dari pertanyaan ini, tidak perlu khawatir karena pertanyaan tersebut mengacu pada model Experiential Learning.
Nah, apa itu model Experiential Learning? Experiential Learning merupakan metode pembelajaran yang menekankan proses belajar melalui tindakan, pengalaman, penemuan, dan eksplorasi.
Mengutip jurnal Experiential Learning dan Daur Belajar sebagai Metode Belajar Berbasis Pengalaman oleh Anisa Nugrahening Pinasti (2023), David Kolb adalah seorang tokoh yang mengembangkan model Experiential Learning.
Pada Tahap Pengujian Aktif dalam Model Kolb, Individu akan Mencoba Ide
Pada tahap pengujian aktif dalam model Kolb, individu akan mencoba konsep atau ide yang telah dipikirkan dalam situasi nyata.
Pada tahap pengujian aktif (Active Experimentation), individu mulai menerapkan konsep yang telah disusun sebelumnya untuk melihat apakah konsep tersebut dapat berjalan dengan baik dalam praktik.
Tahap ini menjadi momen ketika seseorang tidak lagi hanya memahami teori, tetapi juga mengujinya secara langsung dalam kondisi nyata.
Memahami Tahap Pengujian Aktif dalam Model Kolb
Model Experiential Learning yang dikembangkan oleh David Kolb menjelaskan bahwa proses belajar berlangsung melalui siklus pengalaman yang terus berulang.
Pengetahuan dibangun dari pengalaman, kemudian direfleksikan, diolah menjadi konsep, dan akhirnya diuji melalui praktik. Siklus pembelajaran tersebut terdiri atas empat tahap, yaitu
Concrete Experience (mengalami pengalaman nyata).
Reflective Observation (merenungkan pengalaman).
Abstract Conceptualization (menyusun konsep atau pemikiran berdasarkan hasil refleksi).
Active Experimentation atau pengujian aktif, yaitu menerapkan konsep yang telah dibuat ke dalam situasi nyata.
Apa yang Dilakukan pada Tahap Pengujian Aktif?
Pada tahap ini, individu menguji apakah konsep atau ide yang telah dirumuskan benar-benar dapat diterapkan.
Tujuannya bukan sekadar mencoba, tetapi juga melihat apakah konsep tersebut efektif, masih relevan, atau justru perlu diperbaiki setelah dipraktikkan.
Maka dari itu, pengujian aktif sering dikaitkan dengan pendekatan learning by doing. Melalui praktik secara langsung, individu memperoleh pengalaman baru yang nantinya kembali menjadi bahan refleksi sehingga siklus pembelajaran terus berlanjut.
Contoh Penerapan dalam Pembelajaran
Salah satu contoh sederhana dapat dilihat ketika peserta didik mempelajari konsep komunikasi efektif. Setelah memahami teori, mereka diminta mempraktikkannya melalui presentasi di depan kelas.
Dalam proses tersebut, peserta didik mencoba menerapkan konsep yang telah dipelajari, mengamati respons dari audiens, kemudian mengevaluasi bagian yang masih perlu diperbaiki.
Dengan demikian, pembelajaran tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi berkembang menjadi pengalaman nyata yang membantu meningkatkan kompetensi.
Mengapa Tahap Pengujian Aktif Penting?
Pengujian aktif berperan sebagai penghubung antara teori dan praktik. Tahap ini memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menguji apakah konsep yang telah disusun benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan nyata.
Selain itu, proses ini juga membantu menemukan kekurangan suatu konsep, menghasilkan pengalaman baru sebagai dasar siklus pembelajaran berikutnya, serta melatih keberanian mengambil keputusan berdasarkan pemahaman yang dimiliki.
Melalui tahapan ini, pembelajaran menjadi lebih bermakna karena peserta didik tidak hanya menerima informasi, tetapi juga mengolah, mencoba, dan menyempurnakan konsep berdasarkan hasil praktik.
Itulah pembahasan tentang tahap pengujian aktif dalam model Kolb. Dengan memahami konsep ini, maka akan lebih mudah melihat bahwa proses belajar tidak berhenti pada teori, tetapi juga membutuhkan penerapan secara langsung agar lebih bermakna. (Fikah)
Baca juga: Pokok Pikiran Ki Hadjar Dewantara yang Berkaitan dengan Pendidikan
