Pendapatan Nasional: Pengertian, Manfaat, Rumus, Komponen, dan Faktor-faktornya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kegiatan ekonomi yang dilakukan masyarakat bisa memengaruhi pendapatan nasional suatu negara. Menurut Otoritas Jasa Keuangan, pendapatan nasional merupakan jumlah keseluruhan nilai barang dan jasa yang diterima masyarakat dalam jangka waktu tertentu.
Terdapat tiga pendekatan dalam menghitung pendekatan nasional, yaitu Pendekatan Produksi, Pendekatan Pendapatan, dan Pendekatan Pengeluaran. Agar lebih jelas mari simak uraian berikut mengenai pendapatan nasional.
Pengertian Pendapatan Nasional
Pendapatan nasional adalah alat yang digunakan untuk melihat tingkat perekonomian suatu negara. Secara sederhana, pendapatan nasional adalah seluruh pendapatan yang diterima oleh masyarakat dalam waktu tertentu, biasanya dalam satu tahun.
Pendapatan nasioal dihitung untuk mengetahui gambaran perekonomian yang telah dicapai suatu negara. Adapun manfaat yang diperoleh dalam mempelajari pendapatan nasional adalah sebagai berikut.
Manfaat Pendapatan Nasional
Berikut delapan manfaat mengetahui pendapatan nasional negara:
Mengetahui perkembangan dan kinerja ekonomi suatu negara.
Mengetahui tingkat kemakmuran suatu negara.
Mengukur perubahan perekonomian secara berkala.
Menjadi indikator kualitas hidup masyarakat.
Menjadi indikator perbandingan kualitas standar hidup antar-negara.
Sebagai indikator tingkat pertumbuhan ekonomi dari waktu ke waktu.
Sebagai indikator dan perbandingan pertumbuhan ekonomi serta kekayaan dari suatu negara.
Sebagai indikator perbandingan kinerja antar-negara.
Rumus Pendapatan Nasional
Seperti yang telah dijelaskan sebeumnya, bahwa ada tiga pendekatan untuk mengukur pendapatan nasional, yakni pendekatan produksi, pendekatan pendapatan, dan pendekatan pengeluaran.
Berikut rumusnya masing-masing yang dikutip dari buku Ekonomi untuk SMA dan MA Kelas XI karya Alam S.
Pendekatan Produksi
Pendekatan produksi berisi aktivitas yang menciptakan nilai tambah. Rumus pendapatan nasional dengan pendekatan produksi, yaitu:
Y = (Q1 x P1) + (Q2 x P2) + (Q3 x P3) + (Qn x Pn)….
Keterangan:
Y = Pendapatan Nasional
Q1 = Jenis barang ke-1
P1 = Harga barang ke-1
Qn = Jenis barang ke-n
Pn = Harga barang ke-n
Pendekatan Pendapatan
Pendekatan pendapatan dihitung dengan menjumlahkan seluruh pendapatan yang diterima masyarakat. Sehingga rumus pendapatan nasional menurut pendekatan pendapatan adalah sebagai berikut:
Y = w + r + i + p
Keterangan:
Y = Pendapatan Nasional
r = Pendapatan dari upah, gaji, dan lainnya
w = Pendapatan bersih dari sewa
i = Pendapatan dari bunga
p = Pendapatan dari keuntungan perusahaan dan usaha perorangan
Pendekatan Pengeluaran
Pendekatan pengeluaran didapat dengan menjumlahkan permintaan dari para pelaku ekonomi dalam suatu negara. Rumusnya seperti berikut ini:
Y = C + G + I + (X - M)
Keterangan :
Y = pendapatan nasional
C = consumption (konsumsi rumah tangga)
I = investment (investasi)
G = government expenditure (pengeluaran pemerintah)
X = ekspor
M = impor
Komponen Pendapatan Nasional
Komponen pendapatan nasional bisa diketahui atas dasar pendekatan pendapatan, pendekatan produksi, dan pendekatan pengeluaran.
Komponen pendapatan nasional berdasarkan pendekatan pendapatan terdiri dari:
Bunga neto
Kompensasi pekerja
Keuntungan perusahaan
Pendapatan usaha perorangan
Pendapatan sewa
Komponen pendapatan nasional berdasarkan pendekatan produksi:
Pertanian, perikanan, peternakan, dan kehutanan.
Pertambangan/penggalian.
Industri pengolahan.
Listrik, gas, dan air.
Keuangan, perumahan, dan jasa perusahaan.
Bangunan/konstruksi.
Hotel dan restoran.
Pengangkutan dan komunikasi.
Komponen pendapatan nasional berdasarkan pendekatan pengeluaran:
Konsumsi rumah tangga
Ekspor neto
Investasi
Tabungan
Pengeluaran pemerintah untuk barang dan jasa
Distribusi pendapatan nasional
Distribusi pendapatan nasional adalah tingkat persebaran pendapatan suatu wilayah. Berikut ini merupakan indikator untuk mengetahui tingkat distribusi pendapatan.
Koefisien Gini
Koefisien gini ialah ukuran ketidakmerataan distribusi pendapatan secara menyeluruh yang ditandai dengan angka dari nol (pemerataan sempurna) sampai satu (ketimpangan yang sempurna).
Kriteria Bank Dunia
Di bawah ini merupakan distribusi pendapatan menurut bank dunia:
Ketimpangan tinggi, apabila 40 persen penduduk termiskin menikmati <12 persen pendapatan nasional.
Ketimpangan sedang, bila 40 persen penduduk termiskin menikmati 12 persen sampai 17 persen pendapatan nasional.
Ketimpangan rendah, jika 40 persen penduduk termiskin menikmati >17 persen pendapatan nasional.
Faktor yang Memengaruhi Pendapatan Nasional
Berikut empat faktor yang memengaruhi pendapatan nasional suatu negara:
Konsumsi dan tabungan
Konsumsi adalah jumlah keseluruhan uang untuk memperoleh barang maupun jasa dalam suatu perekonomian. Sedangkan tabungan adalah bagian dari pendapatan yang tidak digunakan untuk konsumsi.
Investasi
Investasi adalah kegiatan menanamkan modal, baik uang atau aset berharga lainnya ke suatu pihak dengan harapan investor mendapat keuntungan dalam beberapa waktu tertentu.
Keuntungan dari investasi tersebut akan dibagikan ke investor sesuai dengan ketentuan antara kedua pihak.
Permintaan dan Penawaran Agregat
Menyadur dari e-Modul Pendapatan Nasional oleh Wahyu Rini Mulyasari, S.Pd, permintaan agregat adalah hubungan antara semua permintaan terhadap barang dan jasa sesuai dengan tingkat harga.
Sementara itu penawaran agregat adalah kaitan antara penawaran barang dan jasa yang ditawarkan perusahaan dengan tingkatan harga tertentu.
Jika terjadi perubahan permintaan atau penawaran agregat, terjadi perubahan pada tingkat harga, tingkat pengangguran, dan tingkat kegiatan ekonomi secara menyeluruh.
Jika permintaan agregat naik, tingkat harga dan pendapatan nasional akan naik, dan akan mengurangi tingkat pengangguran. Sedangkan, jika penawaran agregat turun, tingkat harga naik dan pendapatan nasional turun, sehingga pengangguran akan bertambah.
Pendapatan Nasional Bruto
Pendapatan nasional bruto adalah semua nilai produk, baik barang maupun jasa yang dihasilkan penduduk suatu negara dalam waktu satu tahun.
Pendapatan ini termasuk ke dalam penghasilan warga negara yang tinggal di luar negeri maupun yang tinggal di dalam negeri. Rumus pendapatan nasional bruto adalah sebagai berikut:
PNB = Pendapatan WNI di dalam negeri + Pendapatan WNI di luar negeri.
atau
PNB = GDP +Pendapatan WNI di luar negeri - Pendaptan WNA di dalam negeri
atau
PNB = GDP +Pendapatan NETO atas faktor dari luar negeri
Pendapatan Nasional Neto
Pendapatan nasional neto adalah pendapatan nasional sesuai jumlah balas jasa yang diterima oleh masyarakat sebagai pemilik faktor produksi.
Menurut jurnal berjudul Pendapatan Nasional oleh Agung Andana Yoshanda, rumus pendapatan nasional neto atau disebut Net National Income (NNI) adalah sebagai berikut:
NNI = NNP - Pajak tidak langsung + Subsidi
Berdasarkan rumus tersebut pajak tidak langsung wajib dikurangkan sebab tidak mencerminkan balas jasa terhadap faktor produksi. Pada dasarnya uang pajak diterima oleh penjual atau produsen dalam harga pasar barang yang dijualnya. Namun uang pajak tersebut selanjutnya wajib diserahkan ke pemerintah.
(ZHR)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan pendapatan nasional?

Apa yang dimaksud dengan pendapatan nasional?
Seluruh pendapatan yang diterima oleh masyarakat dalam waktu tertentu, biasanya dalam satu tahun.
Apa manfata mengetahui pendapatan nasional suatu negara?

Apa manfata mengetahui pendapatan nasional suatu negara?
1. Mengetahui perkembangan dan kinerja ekonomi negara. 2. Mengetahui tingkat kemakmuran suatu negara. 3. Mengukur perubahan perekonomian secara berkala. 4. Menjadi indikator kualitas hidup masyarakat.
Apa saja faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan nasional suatu negara?

Apa saja faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan nasional suatu negara?
Konsumsi dan tabungan, Investasi, Penawaran dan Permintaan Agregat.
