Konten dari Pengguna

Penjelasan Ending Salmokji yang Bikin Penonton Bingung dan Penasaran

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Penjelasan Ending Salmokji yang Bikin Penonton Bingung dan Penasaran, Foto: Unsplash/Mason Kimbarovsky
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Penjelasan Ending Salmokji yang Bikin Penonton Bingung dan Penasaran, Foto: Unsplash/Mason Kimbarovsky

Film horor Korea, Salmokji, meninggalkan banyak pertanyaan hingga membuat penonton ramai mencari penjelasan ending Salmokji setelah kredit terakhir muncul di layar.

Nuansa misteri yang terus dipertahankan sampai akhir membuat beberapa adegannya terasa seperti potongan teka-teki yang belum benar-benar selesai.

Penjelasan Ending Salmokji, Film Horor Korea

Ilustrasi FIlm Horor Salmokji Tayang di Bioskop, Foto: Unsplash/Felix Mooneeram

Penjelasan ending Salmokji? Mengutip situs https://www.tonboriday.com, ending film Salmokji pada dasarnya menjelaskan bahwa waduk Salmokji bukan sekadar lokasi angker biasa, melainkan tempat yang seperti memiliki “siklus” tersendiri.

Sejak awal para karakter sebenarnya perlahan sudah terjebak dalam sistem misterius di waduk tersebut.

Ketika kru datang untuk merekam ulang footage yang bermasalah, para kru mulai mengalami berbagai keanehan seperti sinyal GPS yang hilang, jalan yang terasa berputar, hingga muncul sosok-sosok asing di rekaman kamera.

Semua itu menjadi tanda bahwa waduk tersebut perlahan menarik para kru masuk semakin dalam.

Semakin malam, terungkap bahwa roh-roh air di Salmokji tidak menyerang secara langsung, melainkan memancing, meniru wujud manusia, dan membuat korbannya kehilangan arah.

Kehadiran Woo Gyo-sil yang sebelumnya hilang justru memperbesar kecurigaan karena tingkah lakunya terasa aneh dan tidak natural.

Film ini kemudian memperlihatkan bahwa para karakter mulai bertindak di luar logikanya sendiri, seolah ada kekuatan yang memengaruhi pikiran untuk mendekati air.

Di sinilah inti horornya muncul, karena ancaman terbesar bukan hanya hantunya, tetapi bagaimana waduk itu memanipulasi orang-orang yang datang.

Pada bagian akhir, film sengaja tidak memberikan jawaban yang benar-benar pasti. Penjelasan ending Salmokji menunjukkan bahwa para karakter sebenarnya tidak pernah benar-benar punya kendali atas situasi yang dialami.

Setiap usaha untuk keluar, menyelidiki, atau memahami misteri justru membuat para karakter semakin masuk ke dalam lingkaran tersebut.

Han Su-in juga diisyaratkan mempunyai hubungan lebih dalam dengan lokasi itu, walaupun tidak dijelaskan secara gamblang.

Oleh karena itu ending-nya terasa ambigu, sebab Su-in tidak benar-benar digambarkan sebagai “final survivor”, melainkan seperti telah menjadi bagian dari sistem misterius Salmokji itu sendiri.

Ending film ini memang dibuat menggantung dan lebih menonjolkan atmosfer psikologis dibanding penjelasan detail.

Salmokji ingin memperlihatkan bahwa ada tempat-tempat yang seolah tidak akan pernah melepaskan orang yang sudah masuk ke dalamnya.

Adegan penutup juga memberi isyarat bahwa siklus horor tersebut akan terus berulang kepada pendatang baru berikutnya, sehingga membuka kemungkinan cerita lanjutan di masa depan.

Itulah sebabnya banyak penonton merasa ending film Korea horor ini bukan sekadar menakutkan, tetapi juga meninggalkan rasa tidak nyaman dan penuh tanda tanya setelah film selesai. (Fikah)

Baca juga: Salmokji Tayang sampai Kapan di Bioskop? Cari Tahu Informasinya di Sini