Peran Nabi Muhammad sebagai Rasul Memengaruhi Kehidupan Umat Islam

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagaimana peran Nabi Muhammad sebagai Rasul memengaruhi kehidupan umat Islam hingga saat ini menarik untuk diketahui. Dengan mengetahui peran Nabi Muhammad, maka bisa meneladani sikap baik untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dikutip dari situs bkmattaqwa.uma.ac.id, Nabi Muhammad adalah nabi penutup dari para nabi yang ada dan menjadi nabi terakhir dalam Islam. Sosok Rasulullah dikenal memiliki budi pekerti yang luhur, sehingga patut diteladani oleh para umat Islam di dunia.
Bagaimana Peran Nabi Muhammad sebagai Rasul Memengaruhi Kehidupan Umat Islam Hingga Saat Ini
Sebagai sosok panutan bagi umat Islam, Nabi Muhammad memiliki peran penting dalam kehidupan. Lantas, bagaimana peran Nabi Muhammad sebagai Rasul memengaruhi kehidupan umat Islam hingga saat ini? Berikut informasi selengkapnya.
Sesuai informasi dari situs bkmattaqwa.uma.ac.id, salah satu peran Nabi Muhammad adalah menjadi contoh teladan yang patut diikuti oleh umat Islam. Hal ini juga ditegaskan oleh Allah Swt. dalam Al-Qur’an surat Al-Ahzab ayat 21. Ayat tersebut berbunyi:
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَالْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًاۗ
Artinya: “Sungguh telah ada pada (diri) Rasulullah itu adalah suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah.”
Dalam ayat di atas disebutkan bahwa Nabi Muhammad merupakan contoh teladan yang baik dan patut diteladani, terutama sebagai panduan moral dalam berakhlak. Hal ini dikarenakan Rasulullah memiliki sifat, akhlak, dan budi pekerti yang patut dicontoh.
Nabi Muhammad dikenal memiliki akhlak mulia dengan empat sifat wajib, yakni shiddiq (jujur/benar), amanah (dapat dipercaya), tabligh (menyampaikan), dan fathanah (cerdas). Keempat sifat tersebut menggambarkan karakter Rasulullah secara umum dan patut diteladani.
Selain menjadi teladan dalam berakhlak, Rasulullah juga bisa menjadi teladan dalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat. Nabi Muhammad menjadi contoh langsung yang baik sebagai seorang kepala keluarga, pemimpin negara, hingga pendidik yang adil, toleran, dan penuh kasih sayang.
Nabi Muhammad turut berperan sebagai sumber hukum Islam setelah Al-Qur’an. Sebab, segala ucapan, perbuatan, serta ketetapan beliau menjadi sumber hukum kedua setelah Al-Qur’an melalui hadis dan sunahnya yang mengatur berbagai aspek kehidupan hingga kini.
Itu dia bagaimana peran Nabi Muhammad sebagai Rasul memengaruhi kehidupan umat Islam hingga saat ini yang dapat diketahui. Dengan berbagai peran tersebut, Nabi Muhammad menjadi panutan bagi umat Islam dalam menjalani kehidupan. (PRI)
Baca juga: Mengapa Sunnah Nabi Menjadi Sumber Hukum Setelah Al-Qur’an? Ini Penjelasannya
