Konten dari Pengguna

Prediksi BMKG Jakarta Besok 25 Januari 2026

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi prediksi BMKG Jakarta besok, 25 Januari 2026. Foto: Unsplash.com/Affan Fadhlan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi prediksi BMKG Jakarta besok, 25 Januari 2026. Foto: Unsplash.com/Affan Fadhlan

Prediksi BMKG Jakarta besok, 25 Januari 2026 menjadi rujukan penting untuk memahami kecenderungan cuaca harian di wilayah pesisir, perkotaan, dan kepulauan.

Informasi prakiraan cuaca membantu membaca pola suhu, kelembapan, serta potensi hujan yang memengaruhi aktivitas transportasi dan lingkungan kota.

Kondisi meteorologis Jakarta sering menunjukkan variasi antarwilayah administratif meskipun berada dalam satu kesatuan kawasan urban.

Prediksi BMKG Jakarta Besok 25 Januari 2026, Hari Minggu

Ilustrasi prediksi BMKG Jakarta besok, 25 Januari 2026. Foto: Unsplash.com/Iqro Rinaldi

Dikutip dari bmkg.go.id, berikut adalah prediksi BMKG Jakarta besok, 25 Januari 2026 di hari Mingggu, menggambarkan kondisi cuaca berdasarkan pembagian wilayah administratif secara rinci dan terukur.

Wilayah Administrasi Kepulauan Seribu diperkirakan mengalami kondisi berawan sepanjang hari. Suhu udara berada pada kisaran 26 hingga 28 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan relatif tinggi antara 74 sampai 86 persen.

Kondisi ini menunjukkan cuaca cukup stabil tanpa indikasi hujan signifikan, meskipun awan tetap mendominasi langit.

Kota Jakarta Pusat menunjukkan cuaca berawan dengan suhu minimum sekitar 24 derajat Celsius dan maksimum mencapai 29 derajat Celsius.

Kelembapan udara berkisar antara 73 hingga 95 persen, menandakan udara terasa lembap terutama pada pagi dan malam hari. Tidak terdapat indikasi hujan pada wilayah ini berdasarkan data prakiraan.

Kota Jakarta Utara diprakirakan mengalami hujan ringan. Suhu udara berada dalam rentang 24 hingga 28 derajat Celsius dengan kelembapan relatif tinggi antara 75 hingga 92 persen.

Kondisi ini mencerminkan potensi aktivitas hujan bersifat lokal yang dapat muncul secara sporadis.

Kota Jakarta Barat diperkirakan berada dalam kondisi berawan. Suhu minimum tercatat sekitar 23 derajat Celsius dengan suhu maksimum mencapai 29 derajat Celsius.

Tingkat kelembapan berkisar 72 hingga 96 persen, memperlihatkan udara cukup lembap meskipun tanpa indikasi hujan dominan.

Kota Jakarta Selatan juga diprakirakan mengalami cuaca berawan. Suhu udara berkisar antara 23 sampai 30 derajat Celsius dengan kelembapan relatif 70 hingga 96 persen.

Rentang suhu yang cukup lebar menandakan perbedaan kondisi antara pagi, siang, dan malam hari.

Kota Jakarta Timur menunjukkan pola cuaca serupa dengan kondisi berawan. Suhu berada pada kisaran 23 hingga 29 derajat Celsius dan kelembapan udara mencapai 71 hingga 97 persen.

Karakteristik ini mengindikasikan udara lembap dengan potensi awan tebal tanpa hujan signifikan.

Namun, perbedaan kondisi antarwilayah memperlihatkan pengaruh geografis dan kedekatan dengan laut terhadap pembentukan awan dan hujan.

Oleh sebab itu, aktivitas luar ruang tetap perlu mempertimbangkan potensi perubahan cuaca lokal dalam waktu singkat.

Kondisi cuaca yang didominasi awan dan kelembapan tinggi juga berpengaruh pada kenyamanan termal di wilayah perkotaan.

Pola seperti ini umum terjadi pada periode musim hujan ketika intensitas radiasi matahari berkurang dan penguapan berlangsung lebih lambat.

Pemahaman detail mengenai prakiraan tiap wilayah membantu membaca risiko genangan, terutama di area yang sering terdampak hujan ringan berulang.

Informasi suhu dan kelembapan turut memberikan gambaran kualitas udara dan kenyamanan lingkungan harian.

Data di atas menunjukkan variasi cuaca Jakarta yang relatif stabil dengan dominasi awan dan hujan ringan terbatas.

Pemantauan rutin terhadap prediksi BMKG Jakarta besok, 25 Januari 2026 membantu memahami dinamika cuaca perkotaan secara lebih terukur. (Suci)

Baca Juga: Penyebab Cuaca Ekstrem Menurut BMKG yang Perlu Diwaspadai