Puasa Dzulhijjah Apakah Harus 9 Hari? Ini Penjelasannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puasa Dzulhijjah apakah harus 9 hari ditanyakan umat Muslim menjelang Hari Raya Iduladha. Puasa Dzulhijjah merupakan amalan sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan pada tanggal 1 sampai 9 Zulhijjah.
Meski begitu, puasa ini tidak bersifat wajib sehingga tidak harus dilakukan penuh selama sembilan hari berturut-turut. Umat Islam tetap bisa memperoleh keutamaan meskipun hanya menjalankan beberapa hari saja, terutama puasa Arafah pada tanggal 9 Zulhijjah yang memiliki pahala sangat besar.
Karena itu, seseorang dapat menyesuaikan pelaksanaan puasa dengan kemampuan dan kondisi masing-masing tanpa merasa terbebani.
Puasa Dzulhijjah Apakah Harus 9 Hari Mengerjakannya?
Puasa Dzulhijjah apakah harus 9 hari dijelaskan dalam berbagai sumber Islam bahwa hukumnya sunnah sehingga boleh dilakukan tidak penuh. Mengutip dari laman daaruttauhiid.sch.id, puasa sunnah Zulhijjah dilaksanakan pada sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah sebelum Hari Raya Iduladha.
Selain itu, dalam penjelasan yang dimuat detikcom disebutkan bahwa umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah pada awal Zulhijjah, termasuk puasa sunnah. Namun, tidak ada kewajiban untuk melaksanakannya selama sembilan hari penuh.
Sebagian ulama bahkan menjelaskan bahwa seseorang boleh hanya berpuasa pada hari-hari tertentu saja, misalnya puasa Tarwiyah tanggal 8 Zulhijjah atau puasa Arafah tanggal 9 Zulhijjah.
Dalam penjelasan yang dikutip dari Buya Yahya, puasa Arafah menjadi salah satu puasa yang paling utama karena memiliki keutamaan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.
Selain itu, orang yang memiliki utang puasa Ramadan juga diperbolehkan menggabungkan niat qadha dengan puasa sunnah Dzulhijjah.
Hal tersebut menjadi kemudahan bagi umat Muslim agar tetap bisa meraih pahala amalan sunnah sekaligus mengganti kewajiban puasa Ramadan. Yang terpenting adalah menjaga niat ikhlas dan menjalankan ibadah sesuai kemampuan masing-masing.
Puasa Zulhijjah tidak harus dilakukan selama sembilan hari penuh. Umat Islam boleh menjalankan beberapa hari saja sesuai kemampuan, terutama puasa Arafah yang memiliki keutamaan besar.
Meski sunnah, amalan ini tetap menjadi kesempatan untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah Swt menjelang Iduladha.(Arif)
Baca juga: Niat Puasa Dzulhijjah 10 Hari Pertama Arab, Latin, dan Artinya
