Referensi Kultum Ramadhan Singkat 7 Menit beserta Dalilnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Di tengah persiapan ibadah di bulan suci, banyak jamaah dan pelajar mulai mencari kultum Ramadhan singkat 7 menit beserta dalilnya agar memiliki materi ceramah yang padat namun tetap bermakna untuk disampaikan di masjid maupun saat salat Tarawih.
Kultum Ramadan menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang kerap mengisi bulan suci. Ceramah singkat yang dikenal sebagai kuliah tujuh menit ini biasanya disampaikan setelah salat Tarawih, Subuh, maupun Maghrib.
Referensi Materi Kultum Ramadhan Singkat 7 Menit beserta Dalilnya
Kultum Ramadan singkat 7 menit beserta dalilnya bertujuan menyampaikan nasihat, motivasi, atau ajaran Islam yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Meski dikenal sebagai kuliah tujuh menit, durasinya bisa lebih singkat atau sedikit lebih panjang sesuai kebutuhan, dan umumnya disampaikan oleh imam, ustaz, atau pihak yang ditunjuk.
Mengutip situs https://maluku.kemenag.go.id/, Ramadan adalah bulan penuh berkah. Di dalamnya terdapat peristiwa turunnya Al-Qur’an, malam Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan, serta momentum untuk memperbanyak ibadah dan amal saleh.
Kultum: Pentingnya Menjaga Ucapan di Bulan Ramadan
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، وَعَلَى أله وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، أَمَّا بَعْدُ
Segala puji bagi Allah Swt. atas nikmat iman dan Islam yang terus kita rasakan. Semoga shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad saw., beserta keluarga, para sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.
Hadirin yang dirahmati Allah, Ramadan adalah waktu yang tepat untuk melatih pengendalian diri, termasuk dalam berbicara.
Ucapan yang keluar dari lisan bisa membawa kebaikan besar, namun juga dapat menjadi sumber kesalahan jika tidak dijaga. Rasulullah saw. bersabda:
أَسْلَمُ الْمُسْلِمِينَ إِسْلاَمًا مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ
Artinya: “Orang yang paling sempurna keislamannya di antara kaum muslim adalah orang yang menjaga lisan dan tangannya dari menyakiti muslim lainnya.” (HR Ibnu Hibban)
Oleh karena itu, saat berpuasa kita perlu menjauhi perkataan yang tidak bermanfaat seperti menggunjing, memfitnah, atau berbicara kasar.
Gunakan lisan untuk hal-hal yang membawa kebaikan seperti berzikir, membaca Al-Qur’an, dan menyampaikan nasihat yang bermanfaat. Semoga Allah Swt. menuntun kita agar selalu menjaga ucapan dalam setiap keadaan.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Kultum: Makna Kesabaran dalam Ibadah Ramadan
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، وَعَلَى أله وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، أَمَّا بَعْدُ
Puji syukur kita panjatkan kepada Allah Swt. yang masih memberikan kesempatan untuk menjalani bulan Ramadan. Semoga shalawat dan salam selalu tercurahkan kepada Nabi Muhammad saw. sebagai teladan bagi umat manusia.
Hadirin yang dirahmati Allah, puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga mendidik kita untuk bersabar. Allah Swt. berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat ke-153:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱسْتَعِينُوا۟ بِٱلصَّبْرِ وَٱلصَّلَوٰةِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلصَّٰبِرِينَ
Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah: 153)
Selama Ramadan, kesabaran diuji dalam berbagai situasi, mulai dari menahan emosi hingga tetap berbuat baik dalam kondisi sulit.
Puasa menjadi pelindung yang membantu kita mengendalikan diri dari perbuatan dan ucapan yang tidak baik. Mari jadikan Ramadan sebagai sarana melatih kesabaran agar hidup kita dipenuhi keberkahan.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Kultum: Menghidupkan Rasa Syukur di Bulan Ramadan
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، وَعَلَى أله وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، أَمَّا بَعْدُ
Segala puji bagi Allah Swt. atas limpahan nikmat yang tidak terhitung jumlahnya. Semoga shalawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad saw. beserta keluarga dan para sahabat beliau.
Hadirin yang dirahmati Allah, Ramadan mengajarkan kita untuk meningkatkan rasa syukur kepada Allah Swt. Rasa syukur tidak cukup hanya diucapkan, tetapi juga perlu diwujudkan melalui sikap dan tindakan. Allah Swt. berfirman dalam Surah Ibrahim ayat ke-7:
وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ
Artinya: “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim: 7)
Rasa syukur dapat ditunjukkan melalui ucapan, keyakinan dalam hati, serta penggunaan nikmat untuk hal yang diridhai Allah.
Di bulan suci ini, mari kita syukuri kesempatan beribadah, kesehatan, dan rezeki yang masih diberikan. Semoga kita termasuk hamba yang pandai bersyukur dan selalu mendapat tambahan keberkahan dari Allah Swt.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Demikianlah referensi materi kultum Ramadan singkat 7 menit beserta dalilnya yang dapat dijadikan panduan untuk menyampaikan ceramah secara padat, jelas, dan bermakna. (Fikah)
Baca juga: Daftar Materi Kultum 30 Hari Ramadhan 2026 tentang Fadilah Puasa
