Konten dari Pengguna

Rukun Salat Jumat, Syarat Sah, dan Bacaan Niatnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi masjid untuk melaksanakan salat Jumat. Foto: Pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi masjid untuk melaksanakan salat Jumat. Foto: Pixabay.com

Salat Jumat merupakan satu dari beberapa tuntunan syariat yang dikhususkan bagi umat Islam. Untuk mengerjakan perintah tersebut, seseorang perlu mengetahui rukun Salat Jumat, syarat sah, dan aturan lainnya mengenai ibadah tersebut.

Salat Jumat adalah salat dua rakaat pada waktu Zuhur pada hari Jumat. Salat ini dilaksanakan secara berjemaah dan didahului dua khotbah.

Hukum salat Jumat bagi laki-laki adalah fardu’ain artinya ibadah wajib yang harus dilaksanakan. Sedangkan hukum salat Jumat bagi perempuan adalah sunah.

Dalil yang berisi perintah salat Jumat adalah firman Allah dalam surah Al Jumuah ayat 9, yang berbunyi:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا نُوْدِيَ لِلصَّلٰوةِ مِنْ يَّوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا اِلٰى ذِكْرِ اللّٰهِ وَذَرُوا الْبَيْعَۗ ذٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan salat pada hari Jumat, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

Perintah tersebut juga dijelaskan dalam sebuah hadis yang dikutip dari buku Panduan Salat Lengkap karya Ustaz Muhammad Syafril, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang meninggalkan tiga kali salat Jumat karena meremehkan perintah itu, maka Allah akan menutup hati mereka.” (HR. Abu Dawud dan At Tirmidzi)

Berdasarkan ayat Al-Qur'an dan hadis di atas, dapat disimpulkan bahwa meninggalkan salat Jumat termasuk dosa-dosa besar. Untuk itu, umat Islam terutama laki-laki yang harus selalu melaksanakan ibadah tersebut.

Lantas bagaimana syarat- syarat salat Jumat, rukun salat, dan bacaan niatnya? Simak jawabannya di bawah ini.

Syarat Salat Jumat

Ilustrasi umat Islam melaksanakan salat Jumat. Foto: Unsplash.com

Umat Islam umumnya mengenal adanya syarat sah dan syarat wajib salat. Syarat sah adalah syarat yang jika ditinggalkan, akan membuat suatu ibadah menjadi tidak sah. Sedangkan syarat wajib yaitu apabila tidak tersedia salah satu, ibadah tersebut menjadi tidak wajib untuk dikerjakan.

Mengutip dari buku Hukum-Hukum Terkait Ibadah Shalat Jumat oleh Ahmad Sarwat, ada tiga macam syarat salat Jumat, yaitu syarat sah sekaligus syarat wajib, syarat sah saja, dan syarat wajib saja.

Hal-hal yang termasuk syarat sah sekaligus menjadi syarat wajib dalam salat Jumat di antaranya tempat, izin penguasa, dan juga masuk waktu salat. Sedangkan syarat seseorang diwajibkan salat Jumat adalah sebagai berikut:

  • Muslim.

  • Mukalaf atau balig dan berakal.

  • Laki-laki, apabila wanita ingin melaksanakan salat Jumat, ia tidak perlu menunaikan salat Zuhur lagi.

  • Merdeka.

  • Berdomisili tetap (menetap), bukan seorang musafir.

  • Tidak ada uzur, seperti ketiduran atau sakit.

  • Bermukim.

Adapun syarat sahnya salat Jumat antara lain sebagai berikut:

  • Dilaksanakan secara berjemaah, minimal pada rakaat pertama. Seandainya mufarah atau niat berpisah dari imam pada rakaat kedua, dan niat menyempurnakan salat Jumatnya sendiri maka salat Jumatnya tetap dianggap sah.

  • Berdasarkan mazhab Syafii, salat Jumat sah apabila dilaksanakan minimal 40 orang yang memenuhi syarat wajib salat Jumat.

  • Dilaksanakan di area permukiman penduduk. Tempat salat Jumat tidak harus berupa bangunan atau masjid, boleh di lapangan, asalkan masih dalam area permukiman warga.

  • Dilaksanakan pada waktu Zuhur.

  • Tidak ada jemaah ganda. Maksudnya, tidak boleh ada dua jamaah salat Jumat di satu tempat yang sama atau berdekatan. Namun apabila di satu masjid sudah penuh dan tidak lagi dapat menampung jamaah, diperbolehkan membuat jemaah salat Jumat di dekatnya.

  • Dilaksanakan setelah dua khotbah Jumat.

Rukun Khotbah Jumat

Ilustrasi berkhotbah pada waktu salat Jumat. Foto: Freepik.com

Khotbah Jumat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari rangkaian salat Jumat dan termasuk sebagai syarat sah ibadah tersebut. Para ulama berpendapat, salat Jumat tidak sah apabila tidak didahului dengan dua khotbah.

Ahmad Sarwat dalam buku Esiklopedia Fikih Indonesia 3: Shalat menjelaskan, kedudukan dua khotbah Jumat menjadi pengganti dari dua rakaat salat Zuhur.

Pada dasarnya Rasulullah tidak pernah berkhotbah Jumat kecuali khotbah beliau terdiri dari dua khotbah yang diselingi dengan duduk di antara keduanya.

Para ulama berbeda pendapat mengenai rukun khotbah Jumat. Namun, berdasarkan mazhab Syafi’i setidaknya ada lima rukun khotbah Jumat, antara lain sebagai berikut:

1. Mengucapkan hamdalah

Hamdalah adalah berupa lafaz alhamdulillah, innalhamda lillah, ahmadullah, atau lafaz-lafaz yang sejenis. Dasar dari rukun tersebut adalah sabda Rasulullah SAW yang bunyinya, “Semua perkataan yang tidak dimulai dengan hamdalah, maka perkataan itu terputus.” (HR. Abu Daud)

2. Mengucapkan selawat kepada Nabi Muhammad SAW

Selawat kepada Rasulullah bisa dengan menggunakan lafaz sederhana seperti Allahumma sholli ‘ala Muhammad, yang artinya Ya Allah limpahkanlah selawat kepada Nabi Muhammad SAW.

3. Pesan untuk meningkatkan ketakwaan

Pesan ini bisa berupa nasihat atau wasiat yang menjadi rukun inti salat Jumat. Pesan tersebut berisi perintah untuk taat kepada Allah atau menjauhi larangan-larangan dari Allah.

4. Membaca satu ayat Al-Qur'an pada salah satu dari dua khotbah

Sebagian ulama berpendapat, karena khotbah Jumat sebagai pengganti dua rakaat salat Zuhur, maka membaca ayat Al-Qur'an dalam khotbah hukumnya wajib.

5. Berdoa memohon ampunan untuk orang-orang beriman pada khotbah yang kedua

Berdoa atau memohon ampun untuk umat Islam menjadi rukun yang harus disampaikan dalam khotbah Jumat.

Seperti ibadah salat fardu lainnya, salat Jumat juga memiliki beberapa rukun salat yang harus ditaati. Apa saja? Simak penjelasannya berikut ini.

Rukun Salat Jumat

Ilustrasi umat Islam melaksanakan salat Jumat. Foto: Pexels.com

Salat Jumat berbeda dengan salat Zuhur yang memiliki empat rakaat. Selain hanya terdiri dari dua rakaat, rukun salat Jumat sedikit berbeda dengan salat fardu Zuhur karena diawali khotbah Jumat.

Selain itu, rukun salat Jumat yang lain ialah wajib dikerjakan secara berjemaah di waktu Zuhur. Rukun salat Jumat selanjutnya ialah seperti salat-salat pada umumnya.

Dikutip dari buku Dirasah Islamiyah Kelas VII oleh Al Mubdi’u dkk., rukun salat Jumat yang perlu diketahui, yaitu:

  1. Didahului oleh dua khotbah Jumat dengan khatib dalam kondisi berdiri dan duduk di antara dua khotbah

  2. Dilakukan sebanyak dua rakaat secara berjemaah

  3. Membaca niat

  4. Takbiratul ihram

  5. Berdiri jika mampu

  6. Membaca Al-Fatihah di setiap rakaat

  7. Rukuk

  8. Iktidal

  9. Sujud

  10. Duduk di antara dua sujud

  11. Duduk tasyahud akhir dan membaca doanya

  12. Membaca salam

Bacaan Niat Salat Jumat

Ilustrasi umat Islam melaksanakan salat Jumat. Foto: Unsplash.com

Mengutip dari buku Superberkah Shalat Jumat: Menggali dan Meraih Keutamaan di Hari yang Paling Istimewa oleh Firdaus Wajdi dan Lutfi Arif, niat salat merupakan hal yang sangat penting dan esensial. Sebab, hal tersebut menentukan kualitas dan nilai ibadah yang dijalankan.

Bacaan niat salat Jumat boleh dibaca dalam hati atau dilantunkan, yang penting dilakukan sebelum menunaikan salat Jumat. Adapun bacaan niat salat Jumat adalah sebagai berikut:

اُصَلِّيْ فَرْضَ الجُمْعَةِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً مَاْمُوْمًا لِلَّهِ تَعَالَى

Ushalli fardhol jum'ati rak'ataini mustaqbilal qiblati adaa an makmuman lillaahi ta'aala

Artinya: "Saya berniat melaksanakan kewajiban salat Jumat dua raka'at dengan menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta'ala."

Itulah penjelasan lengkap tentang rukun salat Jumat, syarat-syarat, hingga bacaan niatnya. Semoga bermanfaat!

(IPT)

Frequently Asked Question Section

Apa syarat syarat salat Jumat?

chevron-down

Muslim, mukalaf atau balig dan berakal, laki-laki, apabila wanita ingin melaksanakan salat Jumat, ia tidak perlu menunaikan salat Zuhur lagi, merdeka, berdomisili tetap (menetap), bukan seorang musafir, tidak ada uzur, seperti ketiduran atau sakit, dan bermukim.

Berapa rakaat dalam salat Jumat?

chevron-down

Salat Jumat dilaksanakan sebanyak dua rakaat.

Apa niat salat Jumat dan artinya?

chevron-down

Bacaan niat salat Jumat adalah sebagai berikut: اُصَلِّيْ فَرْضَ الجُمْعَةِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً مَاْمُوْمًا لِلَّهِ تَعَالَى Ushalli fardhol jum'ati rak'ataini mustaqbilal qiblati adaa an makmuman lillaahi ta'aala Artinya: "Saya berniat melaksanakan kewajiban salat Jumat dua raka'at dengan menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta'ala."