Konten dari Pengguna

Sampai Kapan Malam Lailatul Qadar 2026? Cari Tahu di Sini

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sampai kapan malam Lailatul Qadar 2026. Foto: Unsplash.com/Aldin Nasrun
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sampai kapan malam Lailatul Qadar 2026. Foto: Unsplash.com/Aldin Nasrun

Sampai kapan malam Lailatul Qadar 2026 menjadi pertanyaan yang sering muncul setiap Ramadan ketika umat Islam memasuki sepuluh hari terakhir bulan suci.

Pencarian malam yang sangat dimuliakan tersebut berkaitan dengan anjuran untuk meningkatkan ibadah pada periode tertentu selama Ramadan berlangsung.

Penjelasan mengenai waktunya tidak dapat dilepaskan dari pemahaman tentang penentuan malam ganjil pada sepuluh hari terakhir dalam kalender hijriah.

Sampai Kapan Malam Lailatul Qadar 2026?

Ilustrasi Sampai kapan malam Lailatul Qadar 2026. Foto: Unsplash.com/Aldin Nasrun

Sampai kapan malam Lailatul Qadar 2026? Dikutip dari kotasemarang.baznas.go.id, malam yang memiliki kemungkinan besar sebagai Lailatul Qadar berlangsung hingga malam ganjil terakhir dalam sepuluh hari terakhir Ramadan, yaitu malam ke-29 Ramadan 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu malam, 18 Maret 2026.

Dalam ajaran Islam, malam Lailatul Qadar memiliki kedudukan yang sangat istimewa. Keutamaan malam tersebut dijelaskan secara langsung dalam Al-Qur’an melalui Surah Al-Qadr ayat 1–5.

Ayat tersebut menyebut bahwa Al-Qur’an diturunkan pada malam Lailatul Qadar dan malam tersebut memiliki nilai yang lebih baik daripada seribu bulan.

Makna “lebih baik daripada seribu bulan” menunjukkan besarnya pahala ibadah yang dilakukan pada malam tersebut.

Seribu bulan setara dengan lebih dari delapan puluh tiga tahun, sehingga satu malam Lailatul Qadar memiliki nilai ibadah yang sangat besar dalam ajaran Islam.

Meskipun memiliki keutamaan yang luar biasa, waktu pasti terjadinya malam Lailatul Qadar tidak pernah disebutkan secara jelas.

Rasulullah saw justru menganjurkan untuk mencarinya pada malam-malam ganjil dalam sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Anjuran tersebut disebutkan dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Aisyah RA.

Berdasarkan penetapan 1 Ramadan 1447 Hijriah yang jatuh pada 19 Februari 2026, malam-malam ganjil yang berpotensi menjadi malam Lailatul Qadar pada tahun tersebut dapat dihitung dari kalender hijriah. Malam ke-21 Ramadan terjadi pada Selasa malam, 10 Maret 2026.

Malam berikutnya adalah malam ke-23 Ramadan yang jatuh pada Kamis malam, 12 Maret 2026. Setelah itu terdapat malam ke-25 Ramadan yang berlangsung pada Sabtu malam, 14 Maret 2026.

Periode selanjutnya adalah malam ke-27 Ramadan yang terjadi pada Senin malam, 16 Maret 2026. Malam ini sering disebut dalam berbagai riwayat sebagai salah satu waktu yang paling banyak diyakini memiliki kemungkinan besar sebagai malam Lailatul Qadar, meskipun tidak ada kepastian mutlak.

Kesempatan terakhir berada pada malam ke-29 Ramadan yang jatuh pada Rabu malam, 18 Maret 2026. Oleh sebab itu, rentang pencarian malam Lailatul Qadar berlangsung sejak malam ke-21 hingga malam ke-29 Ramadan.

Selain penjelasan mengenai waktunya, beberapa hadis juga menyebutkan tanda-tanda yang sering dikaitkan dengan datangnya malam Lailatul Qadar.

Salah satu tanda yang disebut dalam hadis riwayat Muslim berkaitan dengan kondisi matahari pada pagi hari setelah malam tersebut.

Rasulullah saw menjelaskan bahwa matahari terbit pada pagi hari setelah Lailatul Qadar dengan cahaya yang tidak terlalu menyilaukan. Matahari tampak lembut dan tidak memancarkan sinar yang menyengat hingga matahari mulai meninggi di langit.

Sebagian ulama juga menyebut tanda lain yang sering dikaitkan dengan malam tersebut. Suasana malam sering digambarkan terasa lebih tenang dan damai dibandingkan malam lainnya. Udara terasa lebih sejuk dan lingkungan tampak lebih hening.

Namun, tanda-tanda tersebut tidak selalu dapat dirasakan oleh setiap orang. Banyak ulama menekankan bahwa keutamaan malam Lailatul Qadar tidak bergantung pada kemampuan seseorang mengenali tandanya.

Anjuran utama dalam ajaran Islam adalah memperbanyak ibadah sepanjang sepuluh malam terakhir Ramadan. Kegiatan ibadah yang sering dilakukan antara lain salat malam, membaca Al-Qur’an, memperbanyak zikir, serta memanjatkan doa.

Kebiasaan tersebut juga dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW pada sepuluh hari terakhir Ramadan. Pada masa tersebut, beliau meningkatkan intensitas ibadah dan memperbanyak doa.

Pencarian malam Lailatul Qadar dilakukan sepanjang malam-malam ganjil pada sepuluh hari terakhir Ramadan.

Sampai kapan malam Lailatul Qadar 2026 berlangsung dapat dipahami melalui rentang waktu malam ke-21 hingga malam ke-29 Ramadan 1447 Hijriah yang jatuh antara 10 hingga 18 Maret 2026. (Suci)

Baca Juga: Amalan 10 Hari Terakhir Ramadhan Menyongsong Lailatul Qadar