Sejarah Festival Kue Bulan yang Menarik untuk Diketahui

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejarah Festival Kue Bulan menandakan festival ini telah menjadi salah satu peristiwa paling penting dalam budaya Tionghoa.
Dikutip dari situs dogonews.com, festival yang juga dikenal sebagai Festival Pertengahan Musim Gugur ini adalah salah satu perayaan paling tua di Tiongkok.
Festival Kue Bulan jatuh pada tanggal 15 bulan 8 untuk kalender Tionghoa dan selalu bertepatan dengan Bulan Panen, yang merupakan bulan purnama cerah yang menandai puncak dari musim panen. Untuk tahun 2025, festival ini jatuh pada 6 Oktober.
Sejarah Festival Kue Bulan
Dikutip dari situs chinahighlights.com, sejarah Festival Kue Bulan berasal dari tradisi para kaisar Tiongkok menyembah bulan yang dilakukan pada masa Dinasti Zhou (1045-221 SM).
Pada masa itu, kaisar Tiongkok kuno menyembah bulan panen di musim gugur. Hal ini karena para kaisar tersebut percaya bahwa praktik itu akan membawa kepada panen yang berlimpah pada tahun berikutnya.
Sementara itu, tradisi mempersembahkan kurban kepada bulan diketahui awalnya berasal dari pemujaan terhadap dewi bulan.
Dalam sejarah tercatat bahwa para raja mempersembahkan kurban kepada bulan pada musim gugur selama Dinasti Zhou Barat yang berlangsung dari 1045-770 SM.
Istilah ‘Pertengahan Musim Gugur’ yang berasal dari nama lain festival ini pertama kali muncul dalam buku Ritus Zhou. Buku tersebut diketahui ditulis pada Periode Negara-Negara Berperang yang berlangsung dari 475-222 SM.
Namun, Festival Pertengahan Musim Gugur atau Festival Kue Bulan belum ada pada saat itu dan istilah itu hanya berkaitan dengan musim dan waktu.
Dalam sejarah Festival Kue Bulan, pada zaman Dinasti Tang (618-907 M), mengagumi bulan menjadi sebuah tren di kalangan atas.
Sementara para kaisar dan para pejabat akan menyelenggarakan pesta besar, rakyat biasa hanya akan berdoa kepada bulan agar panen yang dihasilkan melimpah.
Warga biasa juga mulai mengagumi bulan bersama-sama pada saat itu, bukan hanya para pejabat dan para pedagang.
Tanggal 15 bulan ke-8 kalender lunar ditetapkan sebagai ‘Festival Pertengahan Musim Gugur’ pada masa Dinasti Song Utara (960-1279 M). Sejak masa itu, persembahan kepada bulan telah menjadi tradisi.
Namun, tradisi memakan kue bulan selama Festival Kue Bulan berasal dari masa Dinasti Yuan yang berlangsung dari 1279-1368 M). Popularitas festival sendiri mencapai puncaknya pada masa Dinasti Ming (1368-1644 M) dan Dinasti Qing (1644-1912 M).
Sejak tahun 2008, Festival Kue Bulan ditetapkan menjadi hari libur umum di mana orang-orang akan pergi jalan-jalan bersama dengan teman atau keluarga.
Sejarah Festival Kue Bulan menunjukkan festival ini kaya akan adat istiadat yang menyertainya. (Mey)
Baca juga: Kapan Festival Kue Bulan 2025 dan Sejarahnya? Cari Tahu di Sini
