Konten dari Pengguna

Sejarah Kerajaan Hindu yang Meninggalkan Prasasti Ciaruteun

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi kerajaan hindu pertama di pulau jawa yang meninggalkan prasasti ciaruteun dengan cap telapak kaki raja purnawarman adalah... a. kutai b. tarumanegara c. mataram kuno d. pajajaran e. majapahit. Unsplash/Ramakrishnan Nataraj
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi kerajaan hindu pertama di pulau jawa yang meninggalkan prasasti ciaruteun dengan cap telapak kaki raja purnawarman adalah... a. kutai b. tarumanegara c. mataram kuno d. pajajaran e. majapahit. Unsplash/Ramakrishnan Nataraj

Kerajaan Hindu pertama di pulau Jawa yang meninggalkan prasasti Ciaruteun dengan cap telapak kaki raja Purnawarman adalah, a. kutai b. tarumanegara c. mataram kuno d. pajajaran e. majapahit.

Pertanyaan tersebut muncul dalam materi sejarah Indonesia yang membahas perkembangan kerajaan Hindu di Nusantara.

Untuk menjawabnya, perlu memahami sejarah Kerajaan yang dikenal sebagai salah satu kerajaan Hindu tertua di Pulau Jawa dan meninggalkan sejumlah prasasti penting sebagai bukti keberadaannya.

Tarumanegara, Kerajaan Hindu yang Meninggalkan Prasasti Ciaruteun

ilustrasi kerajaan hindu pertama di pulau jawa yang meninggalkan prasasti ciaruteun dengan cap telapak kaki raja purnawarman adalah... a. kutai b. tarumanegara c. mataram kuno d. pajajaran e. majapahit. Unsplash/Sandip Kalal

Kerajaan Hindu pertama di pulau Jawa yang meninggalkan prasasti Ciaruteun dengan cap telapak kaki raja Purnawarman adalah: a. kutai b. tarumanegara c. mataram kuno d. pajajaran e. majapahit.

Jawaban yang benar adalah b. Tarumanegara. Kerajaan ini berkembang di Jawa Barat dan mencapai masa kejayaan pada pemerintahan Raja Purnawarman yang dikenal melalui berbagai prasasti peninggalannya.

Berdasarkan informasi student-activity.binus.ac.id, masuknya agama Hindu ke Indonesia membawa pengaruh besar terhadap perkembangan politik, sosial, dan budaya masyarakat. Kutai merupakan kerajaan Hindu tertua di Indonesia yang berdiri di Kalimantan Timur.

Sementara itu, Tarumanegara dikenal sebagai kerajaan Hindu tertua yang berkembang di Pulau Jawa. Kerajaan ini diperkirakan berdiri pada abad ke-4 Masehi dan berpusat di wilayah yang kini menjadi bagian dari Provinsi Jawa Barat.

Prasasti Ciaruteun ditemukan di tepi Sungai Ciaruteun, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Prasasti tersebut ditulis menggunakan aksara Pallawa dan bahasa Sanskerta.

Salah satu ciri khasnya adalah adanya cap telapak kaki yang dipercaya melambangkan kebesaran dan kekuasaan Raja Purnawarman.

Dalam isi prasasti, telapak kaki tersebut bahkan disamakan dengan telapak kaki Dewa Wisnu, yang menunjukkan kuatnya pengaruh agama Hindu di Kerajaan Tarumanegara.

Raja Purnawarman merupakan penguasa paling terkenal dalam sejarah Tarumanegara. Selain dikenal melalui Prasasti Ciaruteun, namanya juga tercatat dalam beberapa prasasti lain seperti Prasasti Tugu, Prasasti Jambu, Prasasti Kebon Kopi, Prasasti Muara Cianten, Prasasti Pasir Awi, dan Prasasti Cidanghiang.

Berbagai peninggalan tersebut menjadi sumber penting untuk mengetahui kehidupan politik dan sosial masyarakat Tarumanegara pada masa itu. Raja Purnawarman juga dikenal karena pembangunan saluran air Gomati dan Candrabhaga.

Berdasarkan catatan dalam Prasasti Tugu, pembangunan saluran tersebut dilakukan untuk mendukung pertanian dan membantu mengendalikan banjir. Tarumanegara juga memiliki peran penting dalam perkembangan agama Hindu di Pulau Jawa.

Sebagian besar bukti sejarah menunjukkan bahwa kerajaan ini menganut Hindu aliran Wisnu. Pengaruh tersebut terlihat dari isi prasasti yang sering mengaitkan Raja Purnawarman dengan Dewa Wisnu sebagai simbol kekuasaan dan pelindung kerajaan.

Kerajaan Hindu pertama di pulau Jawa yang meninggalkan prasasti Ciaruteun dengan cap telapak kaki raja Purnawarman adalah: a. kutai b. tarumanegara c. mataram kuno d. pajajaran e. majapahit.

Jawabannya adalah Tarumanegara. Keberadaan Prasasti Ciaruteun beserta berbagai prasasti lain peninggalan Raja Purnawarman menjadi bukti kuat bahwa Tarumanegara merupakan salah satu kerajaan Hindu terbesar dan paling berpengaruh pada masa awal sejarah Pulau Jawa. (Rahma)

Baca juga: Profil Stadion Azteca, Stadion Bersejarah Piala Dunia