Siapa Pengganti Patrick Kluivert? Cari Tahu di Sini

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Siapa pengganti Patrick Kluivert? Pertanyaan ini kini menjadi sorotan utama para pencinta sepak bola setelah kabar mengejutkan mengenai kepergian sang pelatih dari kursi kepelatihan mencuat ke publik.
Patrick Kluivert, sosok legendaris yang dikenal dengan visi taktis dan pengalaman internasionalnya, telah membawa perubahan signifikan selama masa kepemimpinannya.
Kepergiannya tentu menimbulkan tanda tanya besar yaitu siapa sosok yang akan melanjutkan tongkat estafet dan menjaga stabilitas tim ke depan.
Siapa Pengganti Patrick Kluivert?
Siapa pengganti Patrick Kluivert? Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi dari PSSI mengenai sosok yang akan menduduki kursi pelatih kepala Timnas Indonesia.
Dikutip dari laman amikom.ac.id, mengungkapkan bahwa pertanyaan besar tersebut muncul setelah PSSI secara resmi memutus kerja sama dengan Kluivert pada Kamis, 16 Oktober 2025.
Keputusan ini menandai berakhirnya masa kepemimpinan yang berlangsung kurang dari satu tahun, periode singkat yang sempat membawa harapan tinggi, namun harus ditutup dengan kegagalan mencapai target utama, yaitu lolos ke putaran final Piala Dunia FIFA 2026.
Dalam keterangan resminya, PSSI menyebut pemutusan kontrak dilakukan melalui mekanisme mutual termination setelah evaluasi menyeluruh terhadap performa tim.
Rangkaian hasil negatif menjadi alasan utama di balik langkah ini. Timnas Indonesia menelan dua kekalahan beruntun di putaran keempat kualifikasi 2–3 dari Arab Saudi dan 0–1 dari Irak, yang membuat peluang tampil di ajang bergengsi tersebut tertutup.
Selama 281 hari masa kepemimpinannya, Kluivert mencatat tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan empat kekalahan dari delapan laga.
Evaluasi internal menyimpulkan bahwa performa tersebut belum memenuhi ekspektasi publik maupun target federasi, terutama saat menghadapi tim-tim kuat Asia. Strategi permainan yang diterapkan pun dinilai belum memberikan kestabilan yang diperlukan.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi Patrick Kluivert melalui media sosial resmi.
Ia menegaskan bahwa perpisahan dilakukan secara profesional dan saling menghormati. Pasca pemecatan ini, federasi menargetkan peningkatan peringkat Indonesia ke posisi 100 besar FIFA serta penampilan kompetitif di Piala Asia 2027.
Meski belum ada pengganti resmi, sejumlah nama mulai mencuat dalam bursa calon pelatih. Shin Tae-yong menjadi sosok yang paling sering disebut karena rekam jejaknya dalam membangun fondasi kuat Timnas Indonesia.
Nama pelatih asal Uzbekistan, Timur Kapadze, juga masuk radar, bersama beberapa kandidat lain seperti Luis Milla, Bernardo Tavares, dan Jesus Casas yang memiliki pengalaman cukup luas.
Erick Thohir menyatakan bahwa proses pembahasan internal masih berlangsung dan membutuhkan waktu sebelum keputusan final diumumkan.
Reaksi publik terhadap pemecatan ini cukup beragam. Banyak pendukung menilai langkah tersebut tepat dan mencerminkan standar prestasi yang lebih tinggi.
Seruan untuk membawa kembali Shin Tae-yong menggema di berbagai platform, sementara pengamat sepak bola menilai keputusan ini sebagai langkah logis dalam konteks profesional.
Pemecatan Patrick Kluivert menjadi titik penting bagi masa depan sepak bola nasional. Siapa pun penggantinya nanti, harapan besar tertuju pada kemampuan untuk membawa Timnas Indonesia melangkah lebih jauh di kancah internasional. (DANI)
Baca juga: Apakah Benar Patrick Kluivert Dipecat PSSI? Cek Faktanya di Sini
