Konten dari Pengguna

Siapa yang Mencetak Gol Sundulan di Penyisihan Grup FIFA World Cup 2002?

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi siapa yang mencetak gol sundulan di penyisihan grup FIFA World Cup 2002. Foto: Unsplash.com/My Profit Tutor
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi siapa yang mencetak gol sundulan di penyisihan grup FIFA World Cup 2002. Foto: Unsplash.com/My Profit Tutor

Siapa yang mencetak gol sundulan melawan Italia di penyisihan grup FIFA World Cup 2002 menjadi pertanyaan yang kerap muncul dalam pembahasan sejarah pertandingan penting turnamen tersebut.

Momen gol sundulan sering kali menjadi penentu dalam laga besar, terutama ketika pertandingan berlangsung ketat dan melibatkan tim dengan kekuatan seimbang.

Peristiwa yang terjadi dalam Piala Dunia 2002 menyimpan banyak detail menarik terkait jalannya pertandingan serta kontribusi pemain dalam menentukan hasil akhir.

Siapa yang Mencetak Gol Sundulan di Penyisihan Grup FIFA World Cup 2002, Korea Selatan vs Italia

Ilustrasi siapa yang mencetak gol sundulan di penyisihan grup FIFA World Cup 2002. Foto: Unsplash.com/Jeffrey F Lin

Siapa yang mencetak gol sundulan melawan Italia di penyisihan grup FIFA World Cup 2002? Dikutip dari fifa.com, gol sundulan tersebut tidak terjadi di fase grup, melainkan di babak 16 besar dan dicetak oleh Christian Vieri serta Ahn Jung-hwan dalam pertandingan yang sama.

Laga antara Korea Selatan dan Italia berlangsung di Daejeon World Cup Stadium dengan intensitas tinggi sejak awal pertandingan.

Italia yang diperkuat sejumlah pemain bintang langsung mencoba mengendalikan permainan melalui penguasaan bola dan serangan terarah ke lini pertahanan lawan.

Gol pertama dalam pertandingan ini tercipta pada menit ke-18 melalui sundulan Christian Vieri. Umpan sepak pojok dari Francesco Totti mengarah ke tiang dekat dan disambut dengan lompatan yang tepat waktu.

Vieri berhasil mengungguli penjagaan lawan dan mengarahkan bola ke gawang tanpa mampu dihalau kiper Korea Selatan.

Keunggulan tersebut sempat memberikan kontrol permainan bagi Italia. Struktur pertahanan yang solid serta pengalaman pemain membuat Italia terlihat mampu menjaga keunggulan hingga waktu normal berakhir.

Namun, tekanan dari Korea Selatan perlahan meningkat seiring berjalannya pertandingan. Menjelang akhir waktu normal, Korea Selatan berhasil menyamakan kedudukan melalui Seol Ki-hyeon pada menit ke-88.

Gol tersebut tercipta akibat kesalahan dalam mengantisipasi bola di lini belakang Italia, sehingga memberikan ruang bagi penyelesaian akhir yang efektif.

Pertandingan kemudian berlanjut ke babak perpanjangan waktu dengan sistem golden goal. Dalam situasi ini, satu gol saja langsung menentukan pemenang pertandingan tanpa harus menyelesaikan seluruh durasi tambahan waktu.

Momen penentuan terjadi pada menit ke-117 ketika Ahn Jung-hwan mencetak gol sundulan. Umpan silang dari sisi kiri berhasil dimanfaatkan dengan baik melalui lompatan tinggi yang mengungguli Paolo Maldini.

Sundulan tersebut mengarah ke sudut gawang dan tidak dapat dijangkau oleh Gianluigi Buffon.

Gol ini tidak hanya memastikan kemenangan Korea Selatan, tetapi juga mengakhiri perjalanan Italia di turnamen tersebut.

Selain itu, sundulan Ahn menjadi salah satu contoh paling dikenal dari penerapan aturan golden goal dalam sejarah Piala Dunia.

Perlu dipahami bahwa tidak ada catatan gol sundulan melawan Italia pada fase penyisihan grup dalam sumber yang tersedia.

Italia sendiri menjalani fase grup dengan hasil berbeda, termasuk kemenangan atas Ekuador, kekalahan dari Kroasia, dan hasil imbang melawan Meksiko.

Kekeliruan sering muncul karena pertandingan melawan Korea Selatan memiliki dampak besar dan lebih diingat dibandingkan laga fase grup.

Oleh sebab itu, detail mengenai waktu dan fase pertandingan perlu diperhatikan agar tidak terjadi kesalahan pemahaman.

Siapa yang mencetak gol sundulan di penyisihan grup FIFA World Cup 2002 pada akhirnya merujuk pada dua nama penting dalam laga babak gugur tersebut.

Pemahaman konteks pertandingan membantu membedakan antara fase grup dan fase knockout dalam mencatat peristiwa bersejarah di Piala Dunia. (Suci)

Baca Juga: Apa Kemenangan Pertama Meksiko dalam Laga FIFA World Cup? Ini Jawabannya