Siapakah Nama Rekan Gajah Mada yang Menjadi Panglima Angkatan Laut? Cek di Sini

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Siapakah nama rekan Gajah Mada yang menjadi panglima angkatan laut? Pertanyaan ini mengarah pada salah satu tokoh militer Kerajaan Majapahit yang memiliki peran penting dalam menjaga kekuatan laut kerajaan.
Sosok tersebut dikenal sebagai pemimpin armada yang mendukung kebijakan perluasan wilayah Majapahit pada masa kejayaan kerajaan.
Perannya menjadi bagian dari perkembangan kekuatan maritim Nusantara pada abad ke-14.
Siapakah Nama Rekan Gajah Mada yang Menjadi Panglima Angkatan Laut Kerajaan Majapahit?
Siapakah nama rekan Gajah Mada yang menjadi panglima angkatan laut? Dikutip dari buku JEJAK PERADABAN KERAJAAN HINDU JAWA 1042-1527 M, Prasetya R. (2021:224), tokoh yang dimaksud adalah Mpu Nala, seorang pejabat militer Majapahit yang dikenal dengan jabatan Senopati Sarwajala.
Jabatan tersebut menunjukkan tugasnya sebagai pemimpin pasukan laut kerajaan atau panglima angkatan laut pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk dengan dukungan Mahapatih Gajah Mada.
Sebagai pemimpin armada, Mpu Nala bertanggung jawab terhadap kekuatan laut Majapahit. Ia memiliki peran dalam mengatur kapal perang, menjaga keamanan jalur pelayaran, serta mendukung berbagai kegiatan ekspedisi kerajaan.
Pada masa itu, laut menjadi jalur penting untuk memperluas pengaruh politik, perdagangan, dan hubungan antardaerah.
Hubungan antara Mpu Nala dan Gajah Mada menjadi salah satu faktor yang mendukung kejayaan Majapahit. Gajah Mada dikenal sebagai tokoh yang memiliki cita-cita menyatukan berbagai wilayah Nusantara melalui Sumpah Palapa.
Sementara itu, Mpu Nala berperan memastikan kekuatan armada laut mampu menunjang berbagai misi kerajaan tersebut.
Kemampuan Mpu Nala dalam bidang kemaritiman membuatnya dipercaya mengelola armada besar Majapahit. Dalam berbagai kisah sejarah, ia disebut memiliki pengetahuan mengenai pembuatan kapal dan strategi peperangan laut.
Armada yang dipimpin oleh Mpu Nala menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga pengaruh Majapahit di wilayah kepulauan.
Selain dikenal sebagai panglima laut, Mpu Nala juga dikaitkan dengan pengembangan kapal-kapal besar kerajaan.
Beberapa catatan menyebut dirinya menemukan bahan kayu yang memiliki kualitas baik untuk digunakan dalam pembuatan kapal. Kapal-kapal tersebut kemudian mendukung pelayaran jarak jauh dan kegiatan militer Majapahit.
Setelah masa kepemimpinan Gajah Mada berakhir, Mpu Nala tetap dipercaya oleh kerajaan. Ia disebut mendapatkan jabatan sebagai Rakryan Tumenggung Nala.
Kedudukan tersebut menunjukkan bahwa dirinya bukan hanya memiliki kemampuan dalam bidang kelautan, tetapi juga dipercaya dalam urusan pemerintahan.
Kekuatan maritim Majapahit pada masa itu juga didukung oleh teknologi persenjataan. Salah satunya adalah cetbang, yaitu senjata api tradisional yang digunakan dalam peperangan. Senjata tersebut dipasang pada kapal-kapal perang untuk meningkatkan kemampuan armada dalam menghadapi musuh di laut.
Nama Mpu Nala tercatat dalam sejumlah sumber sejarah dan karya sastra Jawa kuno. Beberapa catatan menyebut dirinya sebagai tokoh yang berjasa dalam memperkuat pertahanan serta memperluas pengaruh Majapahit. Gelar Wiramandalika juga dikaitkan dengan penghargaan atas jasanya kepada kerajaan.
Keberhasilan Majapahit membangun kekuatan maritim tidak hanya berasal dari kebijakan politik Gajah Mada, tetapi juga dari kemampuan para pemimpin militernya seperti Mpu Nala. Keduanya memiliki peran berbeda, tetapi saling mendukung dalam menjaga kejayaan kerajaan.
Mpu Nala kemudian dikenang sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah maritim Indonesia. Kepemimpinannya sebagai panglima angkatan laut menjadi bukti bahwa Majapahit memiliki perhatian besar terhadap kekuatan laut sebagai bagian dari pertahanan dan perluasan wilayah.
Siapakah nama rekan Gajah Mada yang menjadi panglima angkatan laut? Sosok tersebut adalah Mpu Nala, tokoh yang dipercaya memimpin armada laut Majapahit dan memiliki kontribusi besar dalam memperkuat kejayaan kerajaan di bidang kemaritiman. (Shofia)
Baca Juga: Nama Putera dari Ratu Inggris yang Berpulang pada 8 September 2022
