Skema Piala Dunia 2026 Apakah Berbeda dari Edisi Sebelumnya? Ini Penjelasannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Skema Piala Dunia 2026 menjadi perhatian besar para penggemar sepak bola karena turnamen kali ini menghadirkan format yang berbeda dibanding edisi-edisi sebelumnya.
FIFA telah menetapkan perubahan struktur kompetisi yang membuat jumlah peserta dan pertandingan meningkat, sehingga banyak pihak mulai membahas bagaimana perjalanan tim menuju babak gugur akan berlangsung.
Apakah Skema Piala Dunia 2026 Berbeda dari Edisi Sebelumnya?
Apakah benar skema Piala Dunia 2026 berbeda dari edisi sebelumnya? Mengutip situs https://rri.co.id, ya, benar. Piala Dunia 2026 akan menggunakan format yang berbeda dibandingkan edisi-edisi sebelumnya.
FIFA resmi menambah jumlah peserta dari 32 tim menjadi 48 tim, menjadikannya sebagai Piala Dunia terbesar sepanjang sejarah. Selain bertambahnya jumlah peserta, sistem kompetisi juga mengalami perubahan.
Jika sebelumnya fase grup hanya terdiri dari 8 grup berisi masing-masing 4 tim, pada Piala Dunia 2026 akan ada 12 grup yang masing-masing dihuni 4 tim.
Dalam format terbaru, dua tim teratas dari setiap grup akan langsung lolos ke babak gugur. Selain itu, delapan tim peringkat ketiga terbaik juga berhak melaju ke fase berikutnya.
Dengan sistem tersebut, total akan ada 32 tim yang tampil di babak gugur atau babak 32 besar. Format ini membuat lebih banyak negara memiliki kesempatan untuk melanjutkan perjalanannya setelah fase grup.
Perubahan format ini dianggap menguntungkan bagi negara-negara yang selama ini jarang tampil di Piala Dunia. Dengan jumlah peserta yang lebih banyak, peluang tim dari kawasan Asia, Afrika, Karibia, hingga Oseania untuk lolos ke putaran final menjadi semakin terbuka.
Tidak hanya itu, kesempatan menciptakan kejutan juga lebih besar. Tim-tim yang sebelumnya dianggap nonunggulan kini memiliki peluang lebih baik untuk bersaing dan melangkah ke fase gugur.
Bertambahnya peserta membuat jumlah pertandingan ikut meningkat. Jika pada format lama hanya terdapat 64 pertandingan, maka Piala Dunia 2026 akan memainkan total 104 pertandingan.
Artinya, turnamen akan berlangsung lebih panjang dan melibatkan lebih banyak pertandingan sejak fase grup hingga partai final.
Di balik keuntungan tersebut, format baru juga menimbulkan sejumlah tantangan. Jadwal pertandingan yang lebih padat berpotensi memengaruhi kondisi fisik para pemain sepak bola.
Banyak pemain akan datang ke Piala Dunia setelah menjalani musim kompetisi yang panjang bersama klub masing-masing. Tim yang berhasil mencapai final bahkan berpotensi memainkan hingga delapan pertandingan selama turnamen berlangsung.
Maka dari itu, strategi rotasi pemain, kedalaman skuad, dan pengelolaan kebugaran diperkirakan akan menjadi faktor penting dalam menentukan kesuksesan sebuah tim di Piala Dunia 2026.
Pendapat mengenai format baru ini masih beragam. Sebagian pihak menilai perubahan tersebut akan membuat Piala Dunia semakin kompetitif karena lebih banyak negara mendapat kesempatan tampil dan menciptakan kejutan.
Di sisi lain, ada juga yang khawatir kualitas beberapa pertandingan fase grup menjadi kurang seimbang karena mempertemukan negara kuat dengan tim yang levelnya masih cukup jauh.
Meski demikian, format baru ini diprediksi tetap menghadirkan banyak cerita menarik dan membuka peluang munculnya kejutan-kejutan yang selama ini menjadi daya tarik utama Piala Dunia.
Itulah penjelasan mengenai skema baru Piala Dunia 2026 yang memang berbeda dari edisi sebelumnya.
Dengan 48 peserta, 12 grup, serta total 104 pertandingan, turnamen ini akan menjadi Piala Dunia terbesar sepanjang sejarah sekaligus membuka peluang lebih luas bagi tim-tim kuda hitam untuk bersinar di panggung dunia. (Fikah)
Baca juga: Jadwal FIFA Matchday Indonesia Juni 2026 Lengkap
