Konten dari Pengguna

Sosok yang Tidak Membolehkan Tigor Menyiram Tanaman secara Berlebihan

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sosok yang Tidak Membolehkan Tigor Menyiram Yanaman secara Berlebihan, Foto: Unsplash/Alexander Grey
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sosok yang Tidak Membolehkan Tigor Menyiram Yanaman secara Berlebihan, Foto: Unsplash/Alexander Grey

Siapakah yang tidak membolehkan Tigor menyiram tanaman secara berlebihan? Pertanyaan tersebut berkaitan dengan peristiwa yang dialami Tigor dalam cerita tentang tanaman Kak Tiur.

Pertanyaan tersebut merupakan bagian dari materi Bahasa Indonesia kelas 4 dalam Kurikulum Merdeka, khususnya pada pembahasan cerita yang melibatkan tokoh, peristiwa, dan pemahaman isi bacaan.

Untuk menemukan jawabannya, pembaca perlu mencermati kejadian dalam cerita serta tindakan tokoh yang berkaitan dengan tanaman Kak Tiur.

Penjelasan Siapakah yang Tidak Membolehkan Tigor Menyiram Tanaman secara Berlebihan?

Ilustrasi Sosok yang Tidak Membolehkan Tigor Menyiram Yanaman secara Berlebihan, Foto: Unsplash/Beau Carpenter

Siapakah yang tidak membolehkan Tigor menyiram tanaman secara berlebihan? Dikutip dari YouTube @BuAndChannel, “Kelas 4 Bahasa Indonesia BAB 2 di Bawah Atap Hal. 27 - 31 Kurikulum Merdeka”, jawabannya yaitu:

“Kak Tiur.”

Pertanyaan tersebut berdasarkan cerita dari mata pelaja Bahasa Indonesia kelas 4 dengan judul “Kepala Suku Len” yang menceritakan Tigor, Kak Tiur, dan Molen.

Cerita tentang Tigor menggambarkan kebiasaan Tigor yang senang menyiram tanaman karena ia menyukai bermain air.

Tigor menikmati berbagai bentuk semprotan dari alat penyiramnya, tetapi ia perlu memahami bahwa menyiram tanaman tidak boleh dilakukan secara berlebihan.

Inang mengingatkan Tigor bahwa penggunaan air yang terlalu banyak dapat membuat halaman menjadi becek dan termasuk tindakan pemborosan air.

Ketika hendak menyiram tanaman milik Kak Tiur, Tigor kembali mendapat penjelasan bahwa tidak semua tanaman membutuhkan banyak air.

Tanaman sukulen, misalnya, memiliki daun tebal yang mampu menyimpan air sehingga penyiraman yang terlalu sering justru dapat membuatnya membusuk.

Cerita tersebut menjadi dasar untuk menjawab berbagai pertanyaan pemahaman bacaan, termasuk pertanyaan mengenai tokoh, tindakan, dan alasan yang terdapat dalam cerita.

Oleh karena itu, murid perlu membaca dan memahami setiap peristiwa yang dialami Tigor, termasuk percakapannya dengan Inang dan Kak Tiur.

Pemahaman terhadap isi cerita akan membantu murid menemukan informasi yang tepat dan menjawab pertanyaan berdasarkan bukti yang terdapat dalam bacaan, bukan sekadar menebak jawaban.

Memahami isi cerita secara menyeluruh akan membantu murid menemukan informasi penting, mengenali tokoh dan peristiwa, serta memahami alasan di balik setiap tindakan dalam cerita.

Pemahaman tersebut menjadi kunci agar setiap pertanyaan dapat dijawab secara tepat sesuai dengan isi bacaan. Demikianlah jawaban dari sosok yang tidak membolehkan Tigor menyiram tanaman secara berlebihan. (IF)

Baca juga: 70 Soal Bahasa Indonesia Kelas 4 Semester 2 dan Kunci Jawaban Lengkap