Konten dari Pengguna

Strategi Hangry dalam Mengelola Brand-Brand yang Ada

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apa yang menjadi strategi hangry dalam mengelola brand-brand yang ada?. Sumber: Unsplash/Anton Rybakov
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apa yang menjadi strategi hangry dalam mengelola brand-brand yang ada?. Sumber: Unsplash/Anton Rybakov

Strategi Hangry menawarkan pengalaman makanan yang menyenangkan bagi konsumen. Lantas, apa yang menjadi strategi hangry dalam mengelola brand-brand yang ada?

Hangry menjadi salah satu nama besar yang sering dibicarakan ketika membahas inovasi bisnis kuliner yang ada di Indonesia.

Apa yang Menjadi Strategi Hangry dalam Mengelola Brand-Brand yang Ada?

Ilustrasi apa yang menjadi strategi hangry dalam mengelola brand-brand yang ada?. Sumber: Unsplash/Farhan Ibrahimzade

Apa yang menjadi strategi Hangry dalam mengelola brand-brand yang ada? Hangry merupakan startup yang muncul dengan gagasan berbeda dari restoran pada umumnya, yaitu menggabungkan berbagai merek makanan ke dalam satu dapur digital.

Dikutip dari laman Instagram @simaresearch, Hangry adalah startup kuliner berbasis cloud kitchen yang tubuh super cepat.

Dengan model multi-brand & strategi digital, Hangry berhasil meraih pendanaan hingga Rp312 M di 2022.

Berikut adalah straegi Hangry dalam mengelola brand-brand yang berada di bawah naungannya.

1. Konsep Multi-Brand

Hangry mengoperasikan beberapa merek Indonesia (seperti Moon Chicken, San Gyu) dari satu dapur (cloud kitchen) untuk efisiensi dan menjangkau segmen pasar yang berbeda.

Dengan begitu, pelanggan dapat memesan berbagai menu dari brand berbeda dalam satu transaksi, sehingga meningkatkan kepuasan dan loyalitas konsumen.

2. Kuat Produk dan Konsistensi

Hangry juga menetapkan standarisasi bahan baku dan SOP operasional untuk menjaga kualitas rasa di seluruh outlet. Penggunaan bahan baku khusus tersebut memastikan hasil yang lebih baik.

Setiap brand juga menekankan produk melalui cita rasa yang khas, sehingga menawarkan pengalaman makan yang unik bagi pelanggan.

3. Respon Cepat

Hangry bergerak sangat cepat, terutama dalam menangani komplain, dan menggunakan model cloud kitchen untuk mempercepat ekspansi.

Pendekatan ini tentunya sangat penting untuk mempertahankan keunggulan kompetitif di industri kuliner yang padat akan persaingan.

4. Pemasaran Digital

Membangun brand equity melalui media sosial, konten karyawan (Hangry Mates Story), dan interaksi aktif dengan audiens.

Ini menjadi inovasi yang penting dari strategi Hangry untuk mempertahankan keunggulannya.

5. Fokus pada Produk dan Pengalaman Pelanggan

Hangry menawarkan kualitas, kecepatan, dan pilihan terjangkau, menghasilkan rating tinggi di aplikasi pesan antar.

Startup ini mengusung nilai ini yang disebut Making Moments Delightful, yaitu menciptakan pengalaman kuliner yang menyenangkan di setiap pesanan.

Itulah untuk menjawab apa yang menjadi strategi Hangry dalam mengelola brand-brand yang ada. Strategi ini membuat Hangry mampu bersaing dan menyesuaikan diri dengan tren konsumen. (NOV)

Baca juga: 4 Perbedaan Startup dan Corporate Mulai dari Pengertian hingga Lingkungan