Tata Cara Sholat Idul Fitri, Niat, Syarat, dan Keutamaannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadan, umat Islam akan merayakan hari raya dan melaksanakan salat Idul Fitri. Dengan begitu tata cara sholat Idul Fitri yang benar perlu diketahui.
Menurut buku Dakwah Cerdas: Ramadhan, Idul Fitri, Walimatul Hajj dan Idul Adha karya Dra. Udji Asiyah, salat Idul Fitri merupakan salat sunah dua rakaat yang dilaksanakan umat Islam saat Hari Raya Idul Fitri.
Momen Idul Fitri yang dirayakan pada 1 Syawal ini sangat ditunggu-ditunggu oleh umat Islam di seluruh dunia. Sebab, ibadah yang satu ini hanya bisa dilakukan satu tahu sekali. Selain itu pada momen ini umat Islam akan bertemu dengan saudara muslim lainnya untuk bersilaturahmi.
Lantas bagaimana tata cara sholat Idul Fitri? Berikut niat, syarat, keutamaan, dan tata cara salat Idul Fitri secara lengkap.
Niat Sholat Idul Fitri
Sebelum melaksanakan sholat Idul Fitri, baik imam maupun makmum harus membaca niat di dalam hati. Menyadur dari laman NU Online, berikut adalah niat yang dibaca oleh imam ketika salat Idul Fitri :
اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا للهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatan li Idil Fitri rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā.
Artinya: “Aku menyengaja sembahyang sunah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah SWT.”
Adapun lafal niat sholat Idul Fitri yang dibaca oleh makmum adalah sebagai berikut:
اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatan li Idil Fitri rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā.
Artinya: “Aku menyengaja sembahyang sunah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah SWT.”
Tata Cara Sholat Idul Fitri
Salat Idul Fitri tidak dilaksanakan setiap hari layaknya salat wajib lima waktu. Salat ini hanya dilakukan setahun sekali atau setelah bulan Ramadan.
Sebab itu tak heran beberapa orang terkadang lupa dengan gerakan atau tata cara sholat Idul Fitri. Bagi yang lupa atau belum tahu, berikut tata cara sholat Idul Fitri secara lengkap yang disadur dari laman www.kemenag.go.id:
Membaca niat salat Idul Fitri
Pertama harus diawali dengan niat sebagaimana lafaznya telah di sebutkan di atas.
Takbiratul ihram lalu membaca doa Iftitah
Disunahkan untuk takbir 7 kali saat rakaat pertama, sedangkan di sela-sela takbir dianjurkan untuk membaca:
اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا
Allahu akbar kabiiroo walhamdulillahi katsiroo, wa subhanallahi bukrata wiashiilaa.
Artinya: Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Maha suci Allah, baik waktu pagi dan petang.
Atau bisa juga membaca:
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
Subhanallah walhamdu lillah wa la ilaha illallah wallahu akbar.
Artinya: Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar.
Perlu diketahui, takbir yang dilakukan berturut-turut tidak bersifat wajib. Jika jumlahnya kurang tepat atau terlewat, tak akan menggugurkan salat id.
Membaca surah al-Fatihah dilanjut dengan gerakan rukuk hingga sujud
Kemudian membaca surat Al-Fatihah dan dilanjut dengan membaca surat al-A’la. Setelah itu melakukan gerakan rukuk, iktidal, sujud, duduk di antara dua sujud, kemudian sujud. Selanjutnya berdiri untuk memulai rakaat kedua.
Melakukan rakaat kedua
Pada rakaat ini umat Islam disunahkan untuk melafalkan dan mengangkat tangan untuk takbir sebanyak lima kali. Di sela-sela takbir ucapkan doa yang sudah disebutkan di atas.
Lalu dilanjut dengan membaca surah al-Fatihah kemudian dianjurkan membaca surah al-Ghasyiyah. Setelah itu dilanjutkan dengan gerakan rukuk, iktidal, sujud, dan diakhiri dengan salam.
Ketentuan dan Syarat Sholat Idul Fitri
Berikut ini beberapa syarat dalam melaksanakan salat Idul Fitri:
Salat Idul Fitri dilakukan sebanyak 2 rakaat, dengan takbir sebanyak 7 kali pada rakaat pertama dan 5 kali pada rakaat kedua.
Setelah menunaikan salat Idul Fitri, umat Islam disunahkan mendengarkan khotbah.
Waktu pelaksanaan salat Idul Fitri, yakni sejak matahari terbit, sebelum waktu Zuhur.
Disunahkan memperlambat kehadiran di masjid, ini dimaksudkan agar memberi kesempatan kepada umat Islam untuk membayar zakat.
Jika tidak bisa pergi ke masjid atau lokasi salat Idul Fitri berjamaah, sholat Idul Fitri bisa dilaksanakan secara sendiri.
Keutamaan Sholat Idul Fitri
Salat Idul Fitri mempunyai berbagai macam keutamaan. Hikmah ini tentu sejalan dengan rukun islam, rukun iman, dan fungsi agama Islam itu sendiri. Adapun keutamaan salat Idul Fitri adalah sebagai berikut:
1. Mengajarkan tentang Kepedulian
Salat Idul Fitri juga mengajarkan umat Islam untuk selalu peduli ke sesama. Rasa peduli ini tercermin dari semangat bersedekah dan melaksanakan zakat. Dengan begitu umat Islam diharapkan dapat menjaga keistikamahannya untuk tetap peduli dan berbagi kepada yang membutuhkan pada hari-hari selanjutnya, bukan hanya saat Ramadan dan Idul Fitri.
2. Mengagungkan Asma Allah
Saat melaksanakan salat Idul Fitri, tentu kamu akan mengucapkan asma Allah berkali-kali. Dengan demikian kamu akan meraih pahala karena telah mengagungkan atau melantunkan zikir atas nama Allah. Momen ini menjadi kesempatan besar bagi umat Islam untuk mengingat Allah SWT.
3. Salat Berjemaah
Salat Idul Fitri biasanya dilakukan secara berjemaah, tentu hal ini menghasilkan pahala yang besar dari Allah SWT. Ketika menjalankan salat secara berjemaah, umat Islam pun tidak akan memandang bulu, suku, jabatan, rupa, dan hal lain yang bersifat keduniawian.
4. Silaturahmi dengan Sesama Muslim
Dalam melaksanakan salat Idul Fitri, Allah tidak hanya melibatkan hubungan manusia dengan Allah, tetapi juga melibatkan hubungan manusia dan manusia. Pasalnya saat melaksanakan salat Idul Fitri di masjid atau lapangan, kamu akan bertemu dengan muslim lainnya. Momen ini menjadi ajang silaturahmi dan saling bermaaf-maafan.
5. Merayakan Kemenangan Umat Islam
Dengan melaksanakan salat Idul Fitri, kamu juga akan merayakan hari kemenangan bersama dengan umat islam lainnya yang ada di seluruh dunia. Kamu dapat merasakan kebahagiaan penuh dari apa yang dilakukan setelah berpuasa selama Ramadan dan salat Idul Fitri.
Itu dia uraian mengenai tata cara sholat Idul Fitri, niat, syarat, dan keutamaannya. Semoga bermanfaat!
(ZHR)
