Konten dari Pengguna

Tata Cara Sholat Idul Fitri yang Benar Lengkap dengan Niat

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tata Cara Sholat Idul Fitri,Foto:Unsplash/Iqro Rinaldi
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tata Cara Sholat Idul Fitri,Foto:Unsplash/Iqro Rinaldi

Tata cara sholat Idul Fitri selalu menjadi hal yang menarik untuk dipelajari, terutama menjelang datangnya hari kemenangan yang penuh kebahagiaan.

Di tengah suasana pagi yang sejuk dan penuh semangat kebersamaan, umat islam berbondong-bondong menuju masjid atau lapangan untuk melaksanakan ibadah yang hanya dilakukan setahun sekali ini.

Tata Cara Sholat Idul Fitri

Ilustrasi Tata Cara Sholat Idul Fitri,Foto:Unsplash/Hassan Kibwana

Berikut adalah tata cara sholat Idul Fitri yang perlu dipahami agar ibadah dapat dilaksanakan dengan khusyuk dan sesuai tuntunan yang dikutip dari situs rri.co.id.

1. Diawali dengan Niat

Shalat Idul Fitri dimulai dengan membaca niat untuk melaksanakan shalat sunnah dua rakaat karena Allah Swt.

Lafal niat dapat ditambahkan kata imâman jika bertindak sebagai imam dan ma’mûman jika menjadi makmum. Niat ini menjadi penegas tujuan ibadah yang dilakukan dengan penuh keikhlasan.

أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لِلّٰهِ تَعَــالَى

Artinya: Aku berniat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.

2. Takbiratul Ihram dan Takbir Tambahan

Setelah niat, shalat dimulai dengan takbiratul ihram seperti shalat pada umumnya. Seusai membaca doa iftitah, dianjurkan melakukan takbir tambahan sebanyak tujuh kali pada rakaat pertama.

Di sela-sela setiap takbir, disunnahkan membaca tasbih sebagai bentuk mengagungkan Allah Swt.

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Artinya: Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar.

3. Membaca Surat Al-Fatihah dan Surat Pendek

Setelah rangkaian takbir selesai, jamaah membaca surat Al-Fatihah yang dianjurkan dilanjutkan dengan membaca surat Al-A’la.

Selanjutnya, shalat diteruskan dengan gerakan ruku’, sujud, duduk di antara dua sujud, hingga berdiri kembali untuk melanjutkan rakaat kedua seperti shalat biasa.

4. Takbir Tambahan pada Rakaat Kedua

Pada rakaat kedua, setelah berdiri tegak, kembali dilakukan takbir tambahan sebanyak lima kali dengan mengangkat tangan dan mengucapkan “Allahu Akbar”. Di antara takbir tersebut, dianjurkan membaca bacaan yang sama seperti pada rakaat pertama.

Membaca surat Al-Fatihah dan dianjurkan membaca surat Al-Ghasyiyah, lalu melanjutkan ruku’, sujud, dan rangkaian shalat hingga salam.

5. Mendengarkan Khutbah Idul Fitri

Setelah salam, jamaah dianjurkan untuk tidak langsung pulang, melainkan tetap mendengarkan khutbah Idul Fitri hingga selesai, terutama jika shalat dilakukan secara berjamaah.

Pada khutbah pertama, khatib biasanya memulai dengan takbir sebanyak sembilan kali, sedangkan khutbah kedua dibuka dengan takbir tujuh kali.

Khutbah ini menjadi momen penting untuk menerima nasihat keagamaan serta mempererat silaturahmi dan kebersamaan setelah bulan ramadhan.

Itulah tata cara sholat Idul Fitri yang dapat dipahami dan diamalkan agar ibadah di hari kemenangan terasa lebih khusyuk dan bermakna.

Dengan mengikuti setiap tahapan dengan baik, diharapkan pelaksanaan shalat tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga menjadi momen untuk meningkatkan keimanan dan rasa syukur setelah menjalani bulan ramadhan.(shr)

Menjelang Lebaran, tradisi mudik kembali menjadi perjalanan yang penuh makna untuk pulang dan berkumpul bersama keluarga. Melalui semangat #KebaikanBersama, kumparan menghadirkan beragam informasi seputar mudik, dari kondisi rute perjalanan, tips mudik, hingga rekomendasi kuliner khas daerah.

Temukan info selengkapnya di

kum.pr/mudik2026"

Baca juga: Menu Lebaran Selain Opor yang Menggugah Selera