Konten dari Pengguna

Teori Perubahan Sosial Beserta Faktor-faktor Penyebabnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perubahan sosial. Foto: Edukasi Kemendikbud
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perubahan sosial. Foto: Edukasi Kemendikbud

Pada dasarnya, kehidupan sosial yang dijalani masyarakat saat ini sangat dinamis. Perubahan-perubahan yang terjadi tidak selalu soal kemajuan, tetapi juga bisa tentang kemunduran, baik perubahan kecil maupun perubahan yang membawa dampak besar.

Mengutip buku Pasti Bisa Sosiologi untuk SMA/MA Kelas XII oleh Tim Ganesha Operation, perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi karena adanya peralihan di antara unsur-unsur yang berbeda dalam kehidupan sosial.

Perubahan sosial tersebut berbagai aspek kelembagaan masyarakat, seperti sistem sosial, nilai, norma, dan proses sosial.

Misalnya, perubahan sosial yang terjadi dalam suatu lingkungan masyarakat memunculkan nilai dan norma baru yang membawa masyarakat tersebut lebih maju.

Namun, di sisi lain, perubahan sosial itu juga menyebabkan perubahan tingkah laku yang bisa memecah belah masyarakat.

Perubahan sosial dalam masyarakat dapat diketahui melalui latar belakang di dalam masyarakat tersebut. Perubahan sosial juga dapat terjadi karena adanya penyesuaian dengan faktor lain yang telah berubah.

Dalam ilmu sosiologi, perubahan sosial memiliki dipaparkan dalam beberapa teori. Berikut penjelasan lengkapnya.

Teori Perubahan Sosial

Ilustrasi perubahan sosial. Foto: iStock

Mengutip buku CMS (Cepat Menguasai Soal) Sosiologi SMA/MA Kelas X, XI, XII oleh Hendyono Sasongko, teori perubahan sosial mencakup pada proses dan arah perubahan. Teori perubahan sosial ada empat, yaitu sebagai berikut.

1. Teori Evolusi

Teori ini beranggapan bahwa perubahan sosial mempunyai arah tetap yang dilalui semua masyarakat. Dengan kata lain, masyarakat berubah dan berkembang dari tahap peradaban sederhana menuju peradaban yang lebih kompleks.

2. Teori Siklus

Menurut teori siklus, perubahan sosial yang terjadi pada masyarakat diibaratkan seperti sebuah roda yang berputar, terkadang mengalami kemajuan dan terkadang mengarah pada kemunduran.

Sebagai contoh, tak sedikit kebudayaan-kebudayaan yang kini telah musnah, seperti kebudayaan Yunani, Romawi, dan Mesir.

3. Teori Modernisasi

Teori modernisasi beranggapan bahwa negara-negara terbelakang akan menjadi negara berkembang melalui proses modernisasi, sama seperti negara-negara industri maju di Barat.

4. Teori Ketergantungan (Dependencia)

Teori ketergantungan atau sering disebut dengan teori keterbelakangan berasumsi bahwa perubahan sosial dalam pembangunan terkadang memunculkan ketergantungan.

Adanya ketergantungan dari suatu negara terhadap negara lain yang lebih maju pada akhirnya justru membawa negara tersebut kepada keterbelakangan.

Faktor Penyebab Perubahan Sosial

Perubahan sosial terjadi apabila terdapat faktor pendorong. Beberapa faktor tersebut antara lain sebagai berikut.

  • Penduduk yang heterogen.

  • Adanya kontak dengan kebudayaan lain.

  • Sistem pendidikan formal yang lebih maju.

  • Orientasi ke masa depan.

  • Sikap menghargai hasil karya seseorang dan keinginan untuk maju.

  • Toleransi terhadap perbuatan menyimpang.

  • Ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang kehidupan tertentu.

  • Adanya nilai yang menekankan pentingnya peningkatan taraf hidup.

  • Sikap terbuka terhadap hal-hal baru.

  • Adanya usaha dalam menyesuaikan diri dengan kebutuhan, kondisi, dan keadaan terbaru.

(ADS)