Konten dari Pengguna

Website Memburu Pemangsa yang Dirilis Secara Resmi oleh Sinemaku Pictures

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Website Memburu Pemangsa. Foto: Unsplash/ Amjith S
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Website Memburu Pemangsa. Foto: Unsplash/ Amjith S

Website Memburu Pemangsa hadir sebagai bagian dari kampanye menjelang perilisan film horor Indonesia berjudul Memburu Pemangsa. Kehadiran situs ini menarik perhatian, terutama bagi penonton yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai film tersebut.

Selain menjadi media promosi, website ini juga menyediakan berbagai informasi yang berkaitan dengan Memburu Pemangsa. Jadi, apa saja yang dapat ditemukan di dalam website tersebut? Simak informasi selengkapnya berikut ini.

Website Memburu Pemangsa, Film Horor Indonesia

Ilustrasi Film Memburu Pemangsa. Foto: Unsplash/ Redd Francisco

Berdasarkan informasi dari laman Instagram @memburupemangsa, dan rri.co.id, website Memburu Pemangsa, memburupemangsa.com resmi diluncurkan Sinemaku Pictures tidak hanya berfungsi sebagai media promosi film Memburu Pemangsa.

Situs tersebut juga menjadi bagian dari kampanye sosial yang mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kasus penculikan anak yang masih terjadi di Indonesia.

Kampanye tersebut hadir menjelang perilisan film Memburu Pemangsa, yang mengisahkan empat jurnalis dalam upaya mengungkap dalang di balik serangkaian kasus penculikan anak. Dalam penyelidikannya, mereka harus berhadapan dengan pelaku yang memiliki keterkaitan dengan kekuatan iblis.

Melalui website tersebut, masyarakat dapat menemukan berbagai informasi yang berkaitan dengan film, mulai dari cerita, karakter, hingga Teori Demonologi yang menjadi bagian dari semesta Memburu Pemangsa. Situs ini juga menyediakan kontak resmi yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan atau mencari informasi apabila mengetahui maupun mengalami kasus penculikan anak.

Menurut sutradara Umay Shahab, kehadiran website ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap isu penculikan anak. Ia menyebut kampanye tersebut merupakan upaya Sinemaku Pictures untuk turut mendorong kesadaran mengenai pentingnya perlindungan terhadap anak.

Perhatian terhadap isu tersebut juga tidak terlepas dari masih ditemukannya kasus penculikan anak dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), tercatat sebanyak 91 kasus penculikan anak sepanjang 2022 hingga 2025.

Sejumlah kasus bahkan sempat menjadi sorotan publik, seperti penculikan terhadap 12 anak di wilayah Jakarta Selatan dan Bogor pada 2022. Kasus lainnya terjadi pada tahun berikutnya ketika seorang balita berusia empat tahun menjadi korban penculikan yang melibatkan sindikat adopsi ilegal.

Untuk memperluas kampanyenya, Sinemaku Pictures juga mengajak masyarakat membagikan identitas berupa “Kartu Pemburu” melalui media sosial dengan menggunakan tagar #jagaanakanak. Respons masyarakat terhadap gerakan tersebut terbilang cukup besar karena lebih dari 500 orang telah mengikuti kampanye hanya dalam satu hari setelah diluncurkan.

Memburu Pemangsa menjadi film horor kriminal aksi pertama yang disutradarai Umay Shahab. Film ini turut menghadirkan Laura Basuki, Prilly Latuconsina, Yasamin Jasem, dan Taskya Namya dalam satu cerita.

Itulah ulasan mengenai website Memburu Pemangsa yang menjadi bagian dari promosi film horor Indonesia Memburu Pemangsa. Jangan lewatkan film ini yang dijadwalkan tayang di bioskop pada 24 September 2026. (Idaf)

Baca juga: Kapan Rilis Digital Spider-Man: Brand New Day? Cari Tahu Informasinya di Sini