Wilayah 4 Sekolah Rakyat Termasuk Provinsi Mana? Berikut Penjelasan Lengkapnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pembagian wilayah 4 Sekolah Rakyat menjadi informasi penting seiring berjalannya proses seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Sekolah Rakyat oleh Kementerian Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Pembagian wilayah ini menjadi acuan penting bagi para peserta seleksi karena berkaitan dengan penempatan kebutuhan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan pada program Sekolah Rakyat di berbagai daerah.
Pembagian Wilayah 4 Sekolah Rakyat Bagi PPPK
Dikutip dari laman sekolahrakyat.kemensos.go.id, wilayah 4 Sekolah Rakyat mencakup sejumlah provinsi di kawasan Indonesia timur yang menjadi lokasi penempatan tenaga kependidikan dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Sekolah Rakyat Tahun 2026.
Pembagian wilayah ini menjadi acuan pemerintah dalam mendistribusikan kebutuhan sumber daya manusia agar operasional Sekolah Rakyat di setiap daerah dapat berjalan secara optimal.
Seleksi PPPK Sekolah Rakyat 2026 dibuka oleh Kementerian Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan total 5.127 formasi yang terdiri atas lima jabatan, yaitu Wali Asuh, Wali Asrama, Operator Sekolah, Pengelola Keuangan, dan Tenaga Administrasi.
Rekrutmen ini bertujuan memenuhi kebutuhan tenaga kependidikan yang akan ditempatkan di empat wilayah kerja di seluruh Indonesia, termasuk Wilayah 4. Adapun provinsi yang termasuk dalam wilayah 4 Sekolah Rakyat adalah sebagai berikut:
Maluku
Maluku Utara
Nusa Tenggara Timur (NTT)
Papua
Papua Selatan
Papua Tengah
Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan yang digagas Presiden Prabowo sebagai upaya membangun masa depan yang lebih adil dan setara melalui akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Program ini mengusung tagline "Cerdas Bersama, Tumbuh Setara" dengan tujuan memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang berkualitas, gratis, dan berbasis asrama.
Sekolah Rakyat tidak hanya memberikan layanan pendidikan formal, tetapi juga menghadirkan lingkungan belajar yang aman dan mendukung perkembangan akademik maupun karakter peserta didik.
Untuk menunjang proses pembelajaran, Sekolah Rakyat dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti ruang kelas, asrama putra dan putri, ruang guru dan kepala sekolah, ruang makan dan dapur terpadu, sarana olahraga, ruang ibadah dan aula, unit kesehatan sekolah, ruang konseling, hingga ruang komputer dan laboratorium. Seluruh fasilitas tersebut dirancang untuk mendukung sistem pendidikan berasrama yang diterapkan di Sekolah Rakyat.
Sasaran utama program ini adalah anak-anak yang berasal dari keluarga miskin ekstrem dan keluarga miskin yang terdaftar dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Desil 1 dan Desil 2. Dengan demikian, bantuan pendidikan dapat diberikan secara lebih tepat sasaran kepada kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.
Itulah pembagian wilayah 4 Sekolah Rakyat beserta informasi lengkapnya. Melalui program ini, pemerintah berharap Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi tempat memperoleh pendidikan, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter, pengembangan potensi, serta sarana menciptakan generasi muda yang unggul sehingga mampu memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan pemerataan pendidikan di seluruh Indonesia. (Idaf)
Baca juga: Cara Ganti Foto KTP beserta Aturan Resminya yang Perlu Dipahami Masyarakat
