Konten Media Partner

Kelingking Beach Jadi Destinasi Wisata Dunia, Fasilitas Jalan Dikeluhkan Warga

Kanal Baliverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Manta Bay di Pantai Kelingking, Nusa Penida Foto: Booking.com
zoom-in-whitePerbesar
Manta Bay di Pantai Kelingking, Nusa Penida Foto: Booking.com

KLUNGKUNG, kanalbali.com - Akses jalan menuju objek wisata favorit Nusa Penida, Kelingking Beach, di Desa Bunga Mekar, dinilai makin benyah latig alias hancur lebur. Padahal panatai itu sempat viral sebagai destinasi wisata kelas dunia.

Kondisi ini semakin diperparah saat memasuki hujan lebat. Badan jalan semakin terkikis, lubang-lubang menganga di tengah jalan itu menjadi kubangan air hujan yang sangat membahayakan warga dan wisatawan saat melintas.

Tokoh Nengah Setar, Selasa (27/12) mengaku sangat kecewa dengan kondisi jalan seperti itu. Menurut dia, banyaknya jalan yang rusak, tidak terlepas dari kualitas pengerjaan sebelumnya yang tidak memenuhi standar.

embed from external kumparan

Menurutnya, kondisi jalan rusak seperti sudah berlangsung bertahun-tahun. "Jangankan diperbaiki secara menyeluruh, sekadar ditambal pun tidak," katanya. Dia pun kembali menagih janji pemerintah daerah, untuk memperbaiki tuntas seluruh kerusakan akses jalan.

“Tolong segera diperbaiki jalan yang sudah rusak berat seperti ini. Apa tidak malu, sekarang ini ribuan wisatawan tiap hari berdatangan ke Nusa Penida, khususnya ke objek wisata Kelingking Beach," katanya.

Jalan menuju Kelingking Beach di Nusa Penida, Bali - KRI

"Kalau mengaspal jalan, tolong juga perhatian kualitasnya. Cek sendiri ke lokasi, bagaimana jalan bertahan lama, kalau aspal tipis-tipis begitu,” sorot Setar.

Kondisi serupa juga dikeluhkan Kadus Karangdawa, Desa Bunga Mekar, I Wayan Serman. Dia meminta kepada pemerintah daerah, khususnya Dinas PUPRPKP Klungkung untuk segera melakukan penanganan.

Karena padatnya kendaraan dan kondisi jalan demikian sudah banyak memakan korban. Wisatawan mancanegara yang jatuh di sepanjang jalan tersebut, sudah tak terhitung jumlahnya. Jalannya rusak, berlubang, ketika hujan menjadi tergenang. Ketika dilalui sepeda motor, banyak yang terperosok jatuh.

“Bagian pinggir jalannya juga agar diisi beton kurus, untuk mempermudah kendaraan melintas saat berpapasan. Kami berharap ini bisa direalisasikan pada tahun 2023. Demikian juga akses jalan yang lain di Nusa Penida, yang rusak parah, agar segera mendapat penanganan, mengingat Nusa Penida sudah menjadi ikon baru pariwisata Bali,” tegasnya.

Kepala Dinas PUPRPKP Klungkung Made Jati Laksana, mengakui akses jalan itu sudah sangat rusak. Akses jalan ini merupakan jalan kabupaten dan sejauh ini memang belum ada rencana untuk melakukan perbaikan secara menyeluruh, karena tentu menelan anggaran cukup besar.

Sebagai langkah antisipasi, kerusakan jalan ini sementara akan ditangani dengan anggaran pemeliharaan tahun depan, untuk sekadar menutup lubang-lubang pada akses jalan yang dianggap membahayakan. (kanalbali/KRI)