Meriahkan Tahun Baru, Denpasar Festival Digelar Kembali
·waktu baca 2 menit

DENPASAR, kanalbali.com - Denpasar Festival (Denfest) ke-15 kembali digelar pasca pandemi COVID-19 bertempat di area Catur Muka, Lapangan Puputan Badung. Agenda besar Pemkot Denpasar itu dimulai dari 21 - 25 Desember 2022 dengan anggaran dana mencapai Rp3,69 miliar.
"Denfest ke-15 tahun ini mengangkat tema Tejarasmi yang memiliki makna cahaya keindahan. Spirit cahaya keindahan yang menyinari perayaan akhir tahun sebagai fajar kebangkitan bagi masyarakat Kota Denpasar," kata Walikota Denpasar, Bali, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Senin, (19/12/2022).
Menurut penuturannya, tahun ini pelaksanaan Denfest akan dilakukan secara terpusat dengan ragam agenda kreatif dan tersaji melalui zonasi yang tersebar di Kawasan Heritage Gajah Mada.
Adapun secara rinci, titik zonasi pemanggungan dan pertunjukkan dimulai dari area Catur Muka, Wantilan Inna Heritage Bali Hotel, Panggung Gajah Mada, Pelataran Pasar Badung, dan Lapangan Puputan Badung.
Kawasan Catur Muka akan menjadi lokasi inagurasi pembukaan Denpasar Festival ke-15 yang dihiasi dengan semarak pagelaran seni. Selanjutnya, Wantilan Inna Heritage Bali lokasi merupakan lokasi pemanggungan street cinema, ajang perlombaan, dan beragam workshop.
Kemudian di Panggung Gajah Mada akan menghadirkan street jazz, street fashion, coswalk competition, flash mob dance hingga penampilan DJ Koplo. Sedangkan di Pelataran Pasar Badung terdapat panggung budaya yang menampilkan pementasan seni karawitan, bebalihan, sendratasik, kontemporer, serta dilengkapi dengan berderet stand UMKM. Meluas ke Lapangan Puputan Badung, lokasi ini menjadi pemanggungan bagi musisi-musisi berbakat Kota Denpasar.
"Pada Denfest tahun ini, akan ada 161 stand UMKM yang sudah lolos kurasi. Terlibat juga 662 orang musisi, dan seniman sebanyak 1049 orang," tuturnya.
Dia berharap dengan adanya pemusatan, gelaran Denfest ke-15 mampu mengembalikan denyut kreativitas sekaligus memecah kerinduan akan festival seni kreatif di jantung Kota Denpasar.
"Seluruh acara tidak dipungut biaya, sehingga masyarakat dapat menikmati semarak ajang kreatif ini secara gratis untuk menyongsong tahun baru dengan penyegaran pikiran dan jiwa," jelasnya. (Kanalbali/LSU)
