12 Bahaya Rokok untuk Kesehatan yang Perlu Diwaspadai
ยทwaktu baca 5 menit

Merokok perlu dihindari karena memiliki dampak yang buruk bagi kesehatan tubuh. Salah satu bahaya rokok adalah dapat menyebabkan penyakit kronis, seperti penyakit jantung, stroke, kanker, dan lain-lain.
Merokok dapat membahayakan hampir semua organ dalam tubuh dan menjadi salah satu penyebab dari berbagai macam penyakit. Oleh karena itu, kebiasaan merokok perlu dihindari untuk menjaga kesehatan tubuh.
Artikel ini akan menguraikan apa saja bahaya rokok bagi kesehatan tubuh, mulai dari menyebabkan penyakit jantung hingga merusak sistem saraf pusat. Berikut ulasannya.
Apa Bahaya Rokok untuk Kesehatan?
Rokok mengandung berbagai zat berbahaya bagi kesehatan tubuh, seperti nikotin, karbon monoksida, akrolein, dan lain-lain. Zat-zat ini dapat mempengaruhi kesehatan sistem pernapasan, sistem peredaran darah, sistem reproduksi, kulit, dan mata, sehingga bisa meningkatkan risiko penyakit kanker.
Mengutip dari jurnal Tobacco Smoking: Health Impact, Prevalence, Correlates and Interventions oleh Robert West, dkk, berikut berbagai bahaya rokok untuk kesehatan tubuh.
1. Memicu Penyakit Jantung
Kebiasaan rokok bisa memicu munculnya berbagai penyakit jantung. Zat dalam rokok bisa merusak organ jantung, pembuluh darah, dan sel darah yang tentunya berakibat fatal bagi kesehatan.
Tar, salah satu zat kimia dalam rokok bisa meningkatkan risiko ateroskleorosis. Ateroskleorosis adalah kondisi penumpukan plak di pembuluh darah yang dapat menghambat dan menyumbat aliran darah ke jantung.
Kondisi ini bisa memicu munculnya gangguan pada jantung, seperti penyakit arteri perifer (PAD). PAD dapat menimbulkan berbagai gangguan lainnya, seperti angina, stroke, hingga serangan jantung.
2. Merusak Paru-Paru
Paru-paru adalah organ vital yang memainkan peran penting dalam sistem pernapasan. Rokok dapat merusak organ vital ini dengan zat kimia berbahaya di dalamnya.
Kebiasaan merokok bisa meningkatkan risiko kanker paru-paru. Perokok aktif juga banyak mengembangkan penyakit paru obstruktif kronik yang berakhir kematian,
Tak hanya itu, rokok juga bisa mengakibatkan emfisema, kronis bronkitis. Ini juga bisa memicu dan memperparah serangan asma.
3. Menurunkan Tingkat Kesuburan
Pada wanita, kebiasaan merokok bisa merusak sistem reproduksi, sehingga mempengaruhi tingkat kesuburan. Rokok juga dapat memicu perubahan kadar hormon dalam tubuh yang sekiranya bisa menurunkan tingkat kesuburan seorang wanita.
Sama halnya pada wanita, merokok menyebabkan penurunan tingkat kesuburan pada pria. Pria yang merokok secara aktif akan berisiko mengalami disfungsi ereksi dan penurunan kualitas sperma, sehingga akan mengurangi kesuburan.
4. Komplikasi Kehamilan
Merokok selama kehamilan tentunya hal yang perlu dihindari ibu hamil karena dapat mempengaruhi kesehatan janin. Ibu hamil yang merokok sepanjang kehamilan berisiko mengalami berbagai macam komplikasi, seperti:
Meningkatkan risiko ektopik
Mengurangi berat badan bayi
Meningkatkan risiko persalinan prematur
Merusak organ vital janin, termasuk paru-paru, otak, dan sistem saraf pusat lainnya
Meningkatkan risiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS)
Menyebabkan kelainan dan cacat lahir, seperti bibir sumbing
5. Meningkatkan Risiko Diabetes
Centers for Disease Control and Prevention US melaporkan bahwa 30-40% perokok aktif memiliki risiko terkena diabetes tipe 2 lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang tidak merokok.
Selain itu, merokok juga dapat mempersulit penderita diabetes untuk mengelola dan mengontrol kadar gula darah.
6. Melemahkan Imunitas Tubuh
Zat aktif dalam rokok bisa mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Zat-zat ini akan melemahkan sistem imun, sehingga tubuh lebih rentan terkena penyakit.
Dalam beberapa kasus, kebiasaan merokok juga bisa menyebabkan peradangan dalam tubuh serta mempersulit penyembuhan gangguan peradangan dan infeksi.
7. Mengganggu Kesehatan Mata
Bahaya rokok selanjutnya adalah dapat menyebabkan gangguan kesehatan mata, termasuk katarak dan penyakit degenerasi makula. Rokok juga bisa menyebabkan masalah penglihatan lain, seperti sindrom mata kering, glaukoma, dan retinopati diabetik.
8. Gangguan Kesehatan Gigi dan Mulut
Orang yang merokok memiliki risiko terserang penyakit radang gusi yang tinggi. Risiko ini terus meningkat seiring banyaknya jumlah asap yang dihirup seseorang.
Radang gusi akan menyebabkan gusi mengalami pembengkakan, pendarahan, dan gigi menjadi lebih sensitif. Pada penderita radang gusi, merokok bisa menghambat proses penyembuhannya.
Di samping itu, merokok juga bisa menurunkan kemampuan seseorang dalam mengecap. Ini juga bisa membuat gigi tampak lebih kuning atau coklat.
9. Merusak Sistem Saraf Pusat
Sistem saraf pusat terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang. Sistem ini berfungsi untuk mengontrol semua aktivitas fisik dan mental seseorang.
Zat nikotin dalam rokok bisa merusak sistem saraf pusat. Nikotin bisa memicu tekanan darah dan detak jantung naik dan menyebabkan organ dalam sistem saraf pusat melemah seiring berjalannya waktu.
Merokok bisa menyebabkan dampak yang serius bagi kesehatan neurologis. Aktivitas ini bisa meningkatkan risiko penyakit Alzheimer's, multiple sclerosis, dan berbagai gangguan neurologis lainnya.
10. Menurunkan Fungsi Pencernaan
Merokok adalah faktor utama yang bisa meningkatkan risiko gangguan usus. Perokok lebih mungkin mengembangkan gangguan luka, peradangan, dan bisul di saluran pencernaan.
Merokok juga dapat menghambat pengosongan perut dan proses peristaltik pada bagian kerongkongan.
11. Mengganggu Sistem Integumen
Sistem integumen adalah sistem yang terdiri dari kulit, rambut dan kuku. Rokok dapat menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan bagian tubuh ini.
Merokok bisa mengakibatkan penuaan dini, kulit keriput, kulit kering, pigmentasi kulit yang tidak merata. Pada rambut, merokok bisa menyebabkan rambut rontok dan botak.
Aktivitas ini juga dapat menyebabkan perubahan warna kuku, sehingga kuku tampak menguning atau coklat.
12. Memicu Kanker
Kanker adalah gangguan yang sering dikaitkan dengan stres oksidatif dan perubahan DNA akibat radikal bebas. Beberapa faktor ini diyakini dapat memicu pertumbuhan sel-sel kanker.
Merokok adalah salah satu penyebab kanker paru-paru yang paling umum. Tak hanya itu, kebiasaan merokok juga bisa meningkatkan risiko:
Kanker pankreas
Kanker kandung kemih
Kanker perut
Kanker kerongkongan
Kanker mulut
Kanker laring
Kanker tenggorokan
Kanker ginjal
Kanker serviks
Kanker hati
Kanker usus besar
Leukemia myeloid akut
Itulah berbagai macam bahaya rokok. Bahaya rokok tidak hanya berdampak pada perokok, tetapi juga bisa mempengaruhi kesehatan orang lain di sekitarnya yang terpapar asap rokok (perokok pasif).
Perokok pasif juga berisiko terkena gangguan kesehatan yang sama akibat asap rokok, baik berupa gangguan di saluran pernapasan hingga sistem saraf pusat. Maka dari itu, penting bagi setiap orang untuk menghindari asap rokok agar dapat menjaga kesehatan tubuh.
Jika kebiasaan merokok susah dihentikan atau sudah mengalami masalah kesehatan akibat rokok, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa saja zat berbahaya dalam rokok?

Apa saja zat berbahaya dalam rokok?
Rokok mengandung berbagai zat berbahaya bagi kesehatan tubuh, seperti nikotin, karbon monoksida, akrolein, dan lain-lain.
Apa dampak rokok bagi kesehatan reproduksi pria?

Apa dampak rokok bagi kesehatan reproduksi pria?
Pria yang merokok secara aktif akan berisiko mengalami disfungsi ereksi dan penurunan kualitas sperma.
Apa itu sistem integumen?

Apa itu sistem integumen?
Sistem integumen adalah sistem yang terdiri dari kulit, rambut dan kuku.
