Kumparan Logo
Konten Media Partner

3 Cara Menghitung Usia Kehamilan yang Perlu Diketahui Bumil

Kata Dokter

ยทwaktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ada beberapa cara menghitung usia kehamilan yang perlu dipahami oleh ibu hamil. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ada beberapa cara menghitung usia kehamilan yang perlu dipahami oleh ibu hamil. Foto: Pexels.com

Ibu hamil perlu memahami cara menghitung usia kehamilan. Dengan mengetahui cara tersebut, tumbuh kembang janinnya dapat terpantau dengan baik.

Selain dapat mengetahui perkembangan bayi dalam kandungan, cara menghitung usia kehamilan juga diperlukan untuk mengetahui perkiraan lahir bayi, sehingga ibu hamil dapat mempersiapkan fisik, mental, serta kebutuhan bayi sebelum melahirkan.

Cara Menghitung Usia Kehamilan

Salah satu cara menghitung usia kehamilan adalah dengan perhitungan HPHT. Foto: Pexels.com

Ada beberapa cara yang umumnya digunakan untuk mengetahui usia kehamilan. Berikut penjelasannya.

1. HPHT

Dalam ulasan Estimated Date of Delivery oleh Kenia I. Edwards dan Petr Itzhak, kehamilan biasanya berlangsung selama 280 hari sejak hari pertama periode menstruasi terakhir yang dimiliki ibu hamil atau 266 hari setelah pembuahan berhasil.

Penggunaan perhitungan hari pertama pada periode menstruasi terakhir merupakan salah satu cara mengetahui usia kehamilan. HPHT sendiri merupakan kepanjangan dari hari pertama haid terakhir.

Usia kehamilan biasanya dihitung dari hari pertama pada menstruasi terakhir. Cara melakukan metode ini sangatlah mudah, yakni dengan mengingat kapan hari pertama haid terakhir. Misalnya, HPHT ibu hamil pada tanggal 1 Januari, maka pada 21 Januari, usia kandungan ibu hamil sudah menginjak 3 minggu.

Namun, perlu diingat bahwa cara ini pada umumnya digunakan pada wanita dengan siklus menstruasi yang teratur. Wanita dengan siklus menstruasi yang berantakan mungkin akan kesulitan dalam mengingat kapan HPHT.

Di samping itu, perhitungan menggunakan HPHT juga dimanfaatkan untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL). Caranya, yakni dengan menambahkan 40 minggu. Contohnya, HPTP 1 Januari, maka perkiraan hari lahirnya adalah 9 Oktober.

HPL juga dapat dihitung dengan metode Naegele, yakni HPTP, ditambahkan 1 tahun, tambahkan 7 hari, dan mengurangi 3 bulan.

2. Periode Ovulasi

Ovulasi adalah bagian dari periode menstruasi yang ditandai dengan terlepasnya sel telur dari indung telur. Periode ovulasi bisa dijadikan sebagai cara menghitung usia kehamilan, mengingat pembuahan sperma baru bisa terjadi jika sel telur sudah ada.

Periode ovulasi biasanya terjadi di antara hari ke-3 hingga ke-17 setelah hari pertama haid. Jika HPHT jatuh pada tanggal 1 Januari, maka ovulasi terjadi pada sekitar tanggal 15 Januari. Apabila seorang wanita melakukan hubungan seksual dan hamil, maka usia kehamilannya bisa dihitung setelah tanggal ovulasi tersebut.

Periode ovulasi biasanya tidak disadari oleh para wanita. Namun, ovulasi akan menimbulkan beberapa gejala, seperti keluarnya keputihan yang bertekstur kental.

3. Metode Ultrasonografi (USG)

USG adalah prosedur pencitraan bagian tubuh yang memanfaatkan gelombang suara frekuensi tinggi. USG bisa digunakan untuk menghitung usia kehamilan secara akurat.

Pemeriksaan kehamilan menggunakan USG dapat dilakukan 5-6 minggu setelah telat haid. Namun, waktu terbaiknya adalah 8 minggu setelah kehamilan terjadi.

Ibu hamil dianjurkan untuk melaksanakan USG pada waktu tersebut karena kandungan baru dapat terlihat jelas.

Dari hasil USG, dokter akan memberikan kisaran usia kehamilan serta HPL. USG juga bisa dimanfaatkan untuk memantau perkembangan janin dalam perut.

Ciri-Ciri Orang Hamil 1 Bulan

Periode menstruasi yang terlewat adalah salah satu ciri-ciri yang dirasakan oleh ibu hamil pada awal kehamilan. Foto: Pexels.com

Pada awal kehamilan, ibu hamil akan merasakan beberapa tanda atau gejala. Tanda dan gejala awal kehamilan yang paling umum adalah:

  • Periode menstruasi yang terlewat. Hal ini merupakan gejala awal kehamilan yang paling umum. Jika periode menstruasi terlewat setelah melakukan hubungan seksual beberapa minggu sebelumnya, hal tersebut bisa menandakan kehamilan.

  • Perubahan pada bagian payudara. Pada awal kehamilan, perubahan hormon dapat menyebabkan payudara lebih sensitif. Hal tersebut menyebabkan payudara menjadi lebih mudah sakit, bengkak, dan lain-lain

  • Mual atau morning sickness adalah salah satu tanda yang biasanya terjadi pada awal kehamilan. Mual bisa terjadi kapan saja, baik siang hari ataupun malam hari. Gejala ini biasanya dimulai ketika kehamilan menginjak usia 1-2 bulan

  • Sering buang air kecil. Kondisi ini disebabkan oleh adanya kontraksi rahim serta perubahan ukuran rahim yang menekan kandung kemih. Keinginan buang air kecil juga dikaitkan dengan peningkatan jumlah darah selama kehamilan.

  • Kelelahan adalah gejala awal kehamilan. Pada beberapa minggu pertama kehamilan, ibu hamil akan merasa mudah lelah, sering mengantuk, dan sering merasa lemas.

  • Perubahan emosi dan suasana hati. Kehamilan bisa menyebabkan perubahan keseimbangan hormon yang mempengaruhi emosi dan suasana hati ibu hamil

  • Mengidam makanan, sering lapar, atau tidak mau makan. Pola makan ibu hamil pada beberapa minggu pertama akan berantakan. Ibu hamil mungkin akan meningkatkan atau bahkan menurunkan asupan makannya.

  • Sakit kepala dan pusing sering terjadi pada awal kehamilan. Hal tersebut disebabkan oleh perubahan hormon dalam tubuh serta peningkatan volume darah dalam tubuh

  • Kram ringan bisa dirasakan oleh ibu hamil selama beberapa minggu pertama kehamilan. Jika kram yang dirasakan memburuk dan disertai dengan pendarahan, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan sesegera mungkin.

  • Gangguan pencernaan, seperti perut kembung, refluks asam, dan sembelit mungkin akan dirasakan oleh ibu hamil pada awal kehamilan.

Itulah beberapa ciri-ciri orang hamil 1 bulan. Untuk memastikan usia kehamilan, ibu hamil bisa menggunakan cara-cara di atas. Dengan dipastikannya usia kehamilan, ibu hamil bisa memantau tumbuh kembang bayi.

Selain itu, penting bagi ibu hamil untuk meningkatkan asupan makanan bergizi dan menjaga kesehatan untuk mendukung perkembangan dalam janin yang dikandungnya.

Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

(SAI)

Frequently Asked Question Section

Apa kepanjangan dari HPHT?

chevron-down

HPHT sendiri merupakan kepanjangan dari hari pertama haid terakhir.

Apa itu ovulasi?

chevron-down

Ovulasi adalah bagian dari periode menstruasi yang ditandai dengan terlepasnya sel telur dari indung telur.

Kapan pemeriksaan USG bisa dilakukan?

chevron-down

Pemeriksaan kehamilan menggunakan USG dapat dilakukan 5-6 minggu setelah telat haid.