Kumparan Logo
Konten Media Partner

5 Minuman yang Dilarang untuk Ibu Hamil, Apa Saja?

Kata Dokter

ยทwaktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ada beberapa jenis minuman yang dilarang untuk ibu hamil karena membahayakan kesehatan. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ada beberapa jenis minuman yang dilarang untuk ibu hamil karena membahayakan kesehatan. Foto: Pexels.com

Ada beberapa jenis makanan dan minuman yang dilarang untuk ibu hamil. Pasalnya, beberapa jenis makanan dan minuman tertentu dapat mempengaruhi kesehatan ibu hamil dan janin.

Ibu hamil sejatinya dianjurkan untuk mengonsumsi berbagai jenis makanan dan minuman untuk melengkapi kebutuhan nutrisinya. Meskipun demikian, mereka perlu berhati-hati dalam memilih makanan dan minuman yang akan dikonsumsi.

Ada makanan dan minuman yang memberikan manfaat untuk tumbuh kembang janin, namun ada pula yang justru membahayakan kesehatan janin. Makanan dan minuman seperti ini amat perlu dihindari.

Artikel ini secara khusus akan membahas mengenai minuman yang dilarang untuk ibu hamil. Simak daftarnya di bawah ini.

Minuman yang Dilarang untuk Ibu Hamil

Salah satu contoh minuman yang dilarang untuk ibu hamil adalah alkohol. Foto: Pexels.com

Ibu hamil perlu mengonsumsi banyak cairan agar tubuh tetap terhidrasi. Setiap ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi cairan sebanyak 8-12 gelas per hari atau setara dengan 2,3 liter.

Ibu hamil dapat mencukupi kebutuhan cairan hariannya dengan mengonsumsi berbagai jenis minuman. Namun, ada minuman-minuman tertentu yang perlu dihindari karena dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada ibu hamil dan janin.

Berikut ini daftar minuman yang dilarang untuk ibu hamil.

1. Alkohol

Minuman beralkohol adalah jenis minuman yang harus dihindari oleh ibu hamil. Minuman ini dapat meningkatkan risiko keguguran dan lahir mati.

Mengutip jurnal A Longitudinal Study of the Long-Term Consequences of Drinking During Pregnancy oleh Catherine Lebel, dkk., mengonsumsi alkohol dalam jumlah yang kecil pun dapat berdampak negatif pada perkembangan janin.

Minum alkohol juga bisa menyebabkan janin memiliki gangguan kesehatan yang serius, yakni fetal alcohol spectrum disorder (FASD). Bayi berisiko mempunyai kelainan pada bentuk sendi, tulang, mengalami masalah penglihatan dan masalah pendengaran, serta pertumbuhan fisik yang lambat.

2. Minuman Berkafein

Minuman berkafein termasuk jenis minuman yang perlu dikurangi oleh ibu hamil. Mengonsumsi minuman berkafein secara berlebihan dapat menghambat tumbuh kembang janin.

Para ahli percaya bahwa kafein akan meningkatkan risiko darah tinggi dengan menyempitkan pembuluh darah di plasenta. Hal ini mengakibatkan asupan darah ke janin terhambat, sehingga mengganggu pertumbuhan janin.

American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menyarankan ibu hamil untuk membatasi asupan kafein harian hingga kurang dari 200 mg per hari.

3. Minuman Bersoda

Minuman bersoda pada dasarnya tidak dilarang untuk diminum oleh ibu hamil. Namun, mengonsumsinya secara berlebihan bisa mempengaruhi kesehatan ibu hamil dan janin.

Kebiasaan mengonsumsi minuman bersoda dapat meningkatkan risiko lahir prematur. Selain itu, konsumsi minuman bersoda yang tinggi akan kalori berisiko menambah berat badan ibu hamil secara drastis, sehingga mempersulit proses persalinan.

Minuman bersoda juga memiliki kandungan kafein yang bisa menghambat pertumbuhan janin. Oleh sebab itu, ibu hamil perlu mengurangi asupan minuman soda setiap hari.

4. Jus dan Susu yang Tidak Dipasteurisasi

Minuman yang dilarang untuk ibu hamil lainnya adalah jus atau susu yang tidak dipasteurisasi. Proses pasteurisasi merupakan proses efektif untuk membunuh bakteri berbahaya, tanpa mengubah nilai gizinya.

Jus atau susu yang tidak dipasteurisasi berpotensi mengandung berbagai macam bakteri berbahaya, seperti Listeria, Salmonella, E. coli., dan Campylobacter. Mengutip laman American Academy of Pediatrics, semua bakteri ini dapat menyebabkan infeksi yang mengancam jiwa, bahkan pada bayi yang belum lahir.

5. Minuman Manis

Ibu hamil perlu membatasi asupan gula harian karena bisa meningkatkan berat badan secara drastis. Maka dari itu, ibu hamil harus mengurangi jumlah minuman manis yang dikonsumsi.

Membatasi asupan gula dapat mencegah obesitas. Obesitas pada ibu hamil bisa menyebabkan keguguran dan meningkatkan risiko lahir mati.

Di samping itu, mengutip jurnal Associations of Prenatal and Child Sugar Intake With Child Cognition oleh Juliana F.W. Cohen, ScD, dkk., ibu hamil yang sering mengonsumsi minuman manis dapat mengurangi kemampuan kognitif anak. Mengonsumsi gula berlebihan juga bisa meningkatkan faktor risiko diabetes, tidak hanya pada ibu hamil, tetapi juga pada bayi.

Minuman yang Bagus untuk Ibu Hamil

Air putih adalah contoh minuman yang bagus untuk ibu hamil. Foto: Pexels.com

Untuk mencukupi kebutuhan cairan harian, ibu hamil bisa mengonsumsi beberapa minuman yang menyehatkan. Berikut ini beberapa jenis minuman yang bagus untuk ibu hamil:

  • Air putih: membantu tubuh menyerap nutrisi penting yang diperoleh dari vitamin prenatal dan makanan sehat.

  • Susu yang dipasteurisasi: mencukupi kebutuhan kalsium dan protein yang baik untuk tumbuh kembang janin. Ibu hamil bisa mengonsumsi susu almond untuk menghindari berat badan berlebih.

  • Teh herbal: membantu mengurangi gejala yang dirasakan selama kehamilan, termasuk morning sickness. Contoh teh herbal yang bisa dikonsumsi adalah teh jahe, teh peppermint, dan lain-lain.

  • Jus buah alami: cobalah untuk minum jus buah alami alih-alih mengonsumsi jus buah kemasan. Dengan begitu, tubuh akan tercukupi kebutuhan cairannya serta memperoleh vitamin dan mineral yang mendukung kesehatan janin.

Cobalah untuk mengonsumsi minuman-minuman ini untuk mendapatkan asupan nutrisi yang baik untuk kesehatan.

(SAI)

Frequently Asked Question Section

Berapa banyak cairan yang dibutuhkan ibu hamil?

chevron-down

Setiap ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi cairan sebanyak 8-12 gelas per hari atau setara dengan 2,3 liter.

Apa dampak konsumsi alkohol?

chevron-down

Minuman alkohol dapat meningkatkan risiko keguguran dan lahir mati.

Apa manfaat air putih bagi ibu hamil?

chevron-down

Air putih dapat membantu tubuh menyerap nutrisi penting yang diperoleh dari vitamin prenatal dan makanan sehat.