Kumparan Logo
Konten Media Partner

5 Penyebab Kaki Bengkak yang Perlu Diwaspadai

Kata Dokter

ยทwaktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
kaki bengkak Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
kaki bengkak Foto: Shutter Stock

Kaki bengkak dapat menyebabkan kondisi yang membuat peredaran cairan tubuh tidak lancar. Penyebab kaki bengkak ini pun cukup beragam, mulai dari edema, cedera, efek samping obat, hingga kehamilan. Untuk mengatasi kondisi ini, ada berbagai cara yang dapat dilakukan.

Beberapa cara mengatasi kaki bengkak tersebut mulai dari berendam dalam larutan garam epsom, aktif bergerak, banyak minum air putih, dan lain sebagainya. Ingin tahu lebih lengkapnya tentang kaki bengkak mulai dari penyebab dan cara mengatasinya? Simak informasinya pada artikel ini.

Penyebab Kaki Bengkak

Kaki bengkak atau edema tungkai ini termasuk hal yang wajar, tetapi dapat mengganggu kesehatan jika terjadi secara berulang-ulang. Terlebih, ketika berdiri terlalu lama, jalan kaki dengan jarak yang jauh, dan lain sebagainya, kondisi ini dapat menimbulkan nyeri yang tidak nyaman.

Ingin tahu apa saja penyebab kaki bengkak? Berikut informasinya, seperti yang dikutip dari laman Harvard Health Publishing.

1. Kehamilan

Kaki bengkak dan dapat disebabkan oleh kehamilan. Umumnya, pembengkakan ini tidak hanya terjadi di bagian kaki, tetapi bisa juga terjadi di bagian tubuh lainnya, mulai dari tangan dan wajah.

Dalam studi Measure Skin Thickness in Leg Edema in Pregnant Women Using B-Scan Portable Ultrasonography, kaki bengkak pada ibu hamil bisa disebabkan oleh berbagai kondisi, di antaranya:

  • Pertumbuhan janin menyebabkan rahim ikut membesar, sehingga memberikan tekanan pada bagian kaki dan pembengkakan

  • Sirkulasi darah melambat akibat peningkatan volume darah yang meningkat dan lebih kental dari kondisi normal

  • Cairan yang tertahan saat hamil yang berguna untuk menjaga kesehatan janin bisa menyebabkan pembengkakan

Umumnya pembengkakan pada kaki ibu hamil akan muncul secara bertahap menjadi lebih parah pada suhu cuaca yang panas, menjadi lebih buruk saat malam hari, berkurang saat mengangkat kaki, dan lain sebagainya.

2. Cedera

Pembengkakan pada kaki juga bisa terjadi karena adanya cedera pada kaki dan pergelangan tangan. Ketika pergelangan kaki cedera atau salah melangkah, ligamen (sebuah pita fleksibel yang menghubungkan tulang dengan tulang) akan merenggang melampaui batas normal. Hal tersebut menyebabkan kaki bengkak.

3. Preeklampsia

Perlu diketahui bahwa preeklampsia saat hamil adalah kondisi yang berbahaya, sebab bisa jadi penyebab kematian utama pada ibu hamil dan bayinya. Kondisi ini adalah kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi dan tanda-tanda kerusakan organ.

Tidak hanya darah tinggi, preeklampsia juga bisa menyebabkan pembengkakan. Umumnya, kondisi akan muncul ketika usia kandungan mencapai 20 minggu. Selain pembengkakan, preeklampsia juga menyebabkan adanya gangguan pada penglihatan dan nyeri di sekitar tubuh.

4. Efek samping obat

Efek samping obat bisa menjadi penyebab kaki bengkak, karena adanya penumpukan cairan, terutama di tubuh bagian bawah, seperti kaki. Adapun beberapa obat yang memiliki efek samping, di antaranya steroid, antidepresan, obat diabetes, obat darah tinggi, hingga hormon estrogen.

5. Gaya hidup yang tidak sehat

Penyebab lain dari kaki bengkak adalah gaya hidup yang tidak sehat, mulai dari kurang aktif bergerak, berat badan yang berlebih, hingga mengonsumsi terlalu banyak garam. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan gaya hidup agar tidak terjadi gangguan kesehatan apa pun.

Kaki Bengkak Apakah Berbahaya?

Kaki bengkak pada ibu hamil. Foto: Thinkstock

Sebetulnya, kaki bengkak bisa menjadi kondisi yang umum dan tidak perlu dikhawatirkan. Namun, kondisi ini bisa menjadi tanda bahaya dan perlu ditangani sesegera mungkin terlebih ketika pengidapnya memiliki penyakit jantung atau ginjal.

Sebelumnya juga sudah disebutkan bahwa kaki bengkak bisa disebabkan oleh gangguan kesehatan. Menyadur studi dalam laman Universitas Medan Area (UMA), berikut beberapa penyakit berbahaya yang ditandai dengan kaki bengkak.

  • Penyakit jantung

  • Ginjal

  • Obesitas

  • Edema

  • Hati yang kurang sehat

Baca Juga: 6 Gejala Varises yang Perlu Diketahui dan Cara Menanganinya

Bagaimana Cara Mengatasi Kaki Bengkak?

Kaki bengkak menimbulkan gejala yang tidak nyaman. Oleh karena itu, penting untuk mencari tahu cara mengatasi kaki bengkak yang tepat. Menyadur laman National Health Service, berikut informasinya.

1. Rendam kaki dengan garam epsom

Cara mengatasi kaki bengkak dilakukan dengan merendam kaki dengan garam epsom. Adapun caranya dengan mencampurkan air dengan garam epsom secukupnya. Selanjutnya, rendam kaki yang bengkak selama 15 sampai 20 menit.

Garam epsom ini mengandung magnesium sulfat yang dapat mengatasi rasa nyeri pada otot ketika kaki bengkak.

2. Mengonsumsi makanan kaya kalium

Ketika kaki bengkak, perhatikan juga makanan yang akan dikonsumsi. Sebab, kaki bengkak dapat diatasi dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan kalium, seperti pisang, kentang, ubi, tomat, kacang merah, alpukat, hingga susu. Lebih lanjut, sebaiknya mengonsumsi makanan kalium ini dilengkapi dengan magnesium.

Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

(JA)

Frequently Asked Question Section

Kaki bengkak menandakan apa?
chevron-down

Kaki bengkak ini termasuk hal yang wajar, tetapi dapat mengganggu kesehatan jika terjadi secara berulang-ulang.

Kaki bengkak apakah berbahaya?
chevron-down

Kondisi ini bisa menjadi tanda bahaya dan perlu ditangani sesegera mungkin terlebih ketika pengidapnya memiliki penyakit jantung atau ginjal.

Bagaimana cara mengatasi kaki bengkak?
chevron-down

Cara mengatasi kaki bengkak dilakukan dengan merendam kaki dengan garam epsom.