Kumparan Logo
Konten Media Partner

7 Cara Mengatasi Ejakulasi Dini: Senam Kegel hingga Konseling

Kata Dokter

ยทwaktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ejakulasi dini adalah salah satu gangguan disfungsi seksual. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ejakulasi dini adalah salah satu gangguan disfungsi seksual. Foto: Pexels.com

Cara mengatasi ejakulasi dini penting untuk diketahui sebab kondisi tersebut tidak hanya mempengaruhi fungsi reproduksi seseorang, tetapi juga dapat menimbulkan perkara dengan pasangan.

Ejakulasi dini sendiri merupakan gangguan yang ditandai dengan orgasme cepat yang terjadi sebelum atau tidak lama setelah memulai hubungan seksual. Meskipun kebanyakan terjadi pada pria, ejakulasi dini juga bisa dialami oleh wanita.

Ejakulasi dini pada dasarnya tidak perlu ditangani jika kondisi tersebut hanya terjadi sekali-dua kali saja. Namun, apabila gangguan ini selalu terjadi, terasa sulit untuk menahan ejakulasi, hingga mengalami stres dan frustasi, kondisi ini perlu segera ditangani.

Pada umumnya, ejakulasi bisa ditangani dengan beberapa cara. Cara mengatasi ejakulasi dini sendiri terdiri dari obat-obatan, teknik tertentu, hingga konseling.

Apa Itu Ejakulasi Dini?

Ejakulasi dini adalah salah satu gangguan disfungsi seksual. Ejakulasi dini ditandai dengan orgasme atau klimaks terjadi lebih cepat dari yang diinginkan.

Sebagian besar ejakulasi dini dialami oleh pria. Pada beberapa kasus, ejakulasi dini merupakan bentuk komplikasi dari gangguan reproduksi.

Ejakulasi dini banyak dikaitkan dengan gangguan psikologis, seperti cemas, depresi, stres, dan lain-lain. Gangguan ini juga dapat disebabkan oleh masalah kesehatan tertentu, seperti diabetes, sklerosis multipel, penyakit prostat, masalah tiroid, dan lain-lain.

Secara medis, ejakulasi dini ditandai dengan beberapa gejala, seperti:

  • Ejakulasi selalu terjadi sebelum penetrasi seksual dicapai atau dalam kurun waktu satu menit penetrasi.

  • Adanya ketidakmampuan untuk menunda ejakulasi setiap kali, atau hampir setiap kali, penetrasi terjadi.

  • Dampak negatif pada psikologis, seperti depresi, frustasi, bahkan menghindari aktivitas seksual.

Apakah Ejakulasi Dini Bisa Sembuh dengan Sendirinya?

Ejakulasi dini bisa disembuhkan dengan beberapa cara mengatasi ejakulasi dini. Foto: Pexels.com

Pada sebagian besar kasus, ejakulasi dapat disembuhkan. Ejakulasi dini akan membaik seiring berjalannya waktu. Ejakulasi dini juga bisa ditangani dengan beberapa cara, seperti mastrubasi lebih awal, dan lain-lain.

Namun, pada jenis ejakulasi dini primer, gangguan ini bisa memakan waktu yang cukup lama. Ejakulasi dini primer merupakan ejakulasi yang terjadi sejak pertama kali seorang pria berhubungan seks atau setiap berhubungan intim.

Untuk kasus ejakulasi dini, ejakulasi tidak bisa disembuhkan secara permanen. Akan tetapi, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengontrol ejakulasi.

Cara Mengatasi Ejakulasi Dini

Salah satu cara mengatasi ejakulasi dini adalah senam Kegel. Foto: Pexels.com

Mengutip dari jurnal Premature Ejaculation: Aetiology and Treatment Strategies oleh Nicholas Gillman dan Michael Gillman, berikut berbagai macam cara mengatasi ejakulasi dini.

1. Latihan Otot Dasar Panggul

Otot dasar panggul yang lemah bisa menjadi salah satu faktor yang mengakibatkan ejakulasi dini. Latihan dasar otot panggul atau senam Kegel dapat membantu memperkuat otot-otot ini. Cara melakukan latihan ini adalah:

  • Temukan otot dasar panggul. Cara mengetahuinya adalah mengencangkan otot area selangkangan seperti sedang menahan kecepatan urine ketika buang air kecil. Apabila merasakan otot yang bergerak, otot tersebut merupakan otot dasar panggul.

  • Kencangkan otot dasar panggul selama 3 detik. Selama melakukan teknik ini, cobalah untuk bernapas dengan normal serta hindari pengencangan otot di bagian perut, paha, maupun bokong.

  • Selanjutnya, rilekskan kembali otot dasar panggul tersebut selama 3 detik.

  • Lakukan latihan otot tersebut hingga 10 kali. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, dilakukan sebanyak 3 kali dan usahakan tetap fokus.

2. Teknik Pause-Squeeze

Pause-squeeze atau metode tahan-tekan merupakan teknik yang dilakukan dengan memberikan stimulasi pada organ intim pria, kemudian bagian atasnya ditekan selama beberapa detik hingga keinginan untuk ejakulasi hilang. Teknik ini membantu seseorang untuk mengontrol dan menunda klimaks dengan baik.

Dengan mengulangi teknik ini sebanyak yang diperlukan, seorang pria dapat mencapai titik tertentu tanpa ejakulasi. Jika teknik ini mengakibatkan rasa sakit dan tidak nyaman, cobalah untuk melakukan teknik stop-start untuk menghentikan rangsangan seksual tepat sebelum ejakulasi.

3. Penggunaan Kondom

Menggunakan kondom tertentu dapat membantu organ intim pria menjadi kurang sensitif, sehingga mampu menunda ejakulasi. Kondom jenis tertentu yang mengandung benzocaine atau lidokain terbukti efektif dalam menunda ejakulasi.

Kondom jenis ini sebagian besar terbuat dari bahan lateks yang tebal dan mampu mengurangi rangsangan pada penis.

4. Terapi Obat-obatan

Banyak jenis obat yang mampu menunda orgasme. Obat-obatan ini tidak dirancang khusus untuk mengobati ejakulasi dini, tetapi banyak dimanfaatkan untuk menangani gangguan tersebut.

Jenis obat yang sering digunakan untuk menangani ejakulasi dini adalah obat antidepresan, pereda nyeri, dan obat-obatan untuk disfungsi ereksi. Berikut contoh-contohnya:

  • Inhibitor reuptake serotonin selektif (SSRI) adalah jenis obat antidepresan yang sering digunakan untuk mengurangi gejala ejakulasi dini. Efek samping dari obat ini adalah menunda orgasme serta mengatasi depresi dan gangguan psikologis yang sering dikaitkan dengan ejakulasi dini

  • Tramadol adalah golongan obat analgesik yang biasa dikonsumsi untuk mengurangi rasa sakit. Obat ini juga memiliki efek samping menunda ejakulasi. Obat ini akan diresepkan ketika obat SSRI tidak bekerja secara efektif.

  • Inhibitor fosfodiesterase-5, yakni obat yang digunakan untuk mengatasi disfungsi ereksi dan memiliki potensi untuk membantu menangani ejakulasi dini. Efek samping mungkin termasuk sakit kepala, wajah memerah dan gangguan pencernaan.

5. Konsumsi Suplemen

Jika ejakulasi dini diakibatkan oleh gangguan kekurangan nutrisi dan ketidakseimbangan hormon dalam tubuh, penderita bisa mencoba untuk mengonsumsi suplemen berikut ini:

  • Suplemen seng. Seng berfungsi untuk meningkatkan kesuburan pria dengan menaikkan jumlah kadar testosteron

  • Suplemen magnesium. Magnesium dibutuhkan untuk mendukung produksi sperma dan menjaga kesehatan organ reproduksi. Kekurangan magnesium banyak dikaitkan dengan ejakulasi dini.

6. Perubahan Perilaku Seksual

Dalam beberapa kasus, cara mengatasi ejakulasi dini melibatkan langkah-langkah sederhana. Dokter atau tenaga ahli mungkin akan menyarankan perubahan perilaku seksual, seperti melakukan masturbasi satu atau dua jam sebelum berhubungan seks.

Selain itu, ejakulasi dini juga bisa ditangani dengan perubahan tertentu, seperti menghindari hubungan seksual untuk jangka waktu tertentu. Hal ini mampu mengurangi tekanan yang dirasakan selama berhubungan seksual.

7. Konseling

Konseling dengan psikolog atau psikiater adalah salah satu cara mengatasi ejakulasi dini. Terapi ini dapat membantu seseorang mengurangi kecemasan dan stres yang sering kali mengakibatkan disfungsi seksual, termasuk ejakulasi dini.

Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

(SAI)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan ejakulasi dini primer?
chevron-down

Ejakulasi dini primer merupakan ejakulasi yang terjadi sejak pertama kali seorang pria berhubungan seks atau setiap berhubungan intim.

Apakah wanita bisa mengalami ejakulasi dini?
chevron-down

Meskipun kebanyakan terjadi pada pria, ejakulasi dini juga bisa dialami oleh wanita.

Apa manfaat senam Kegel?
chevron-down

Latihan dasar otot panggul atau senam Kegel dapat membantu memperkuat otot-otot dasar panggul.