Herpes di Bibir: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya
ยทwaktu baca 4 menit

Herpes di bibir adalah gangguan infeksi di sekitar bibir yang disebabkan oleh virus. Gangguan ini ditandai dengan munculnya luka kecil di bagian bibir dan mulut.
Herpes bibir termasuk penyakit yang sangat menular. Oleh sebab itu, penyakit ini perlu segera diobati untuk mencegah penularannya.
Artikel ini akan membahas lebih lanjut mengenai penyakit herpes bibir, mulai dari pengertian, penyebab, gejala, hingga cara mencegahnya.
Apa Itu Herpes Bibir?
Herpes bibir adalah luka lepuhan berisi cairan yang timbul di bibir dan sekitar mulut. Herpes bibir juga sering disebut cold sores atau herpes labialis.
Herpes bibir disebabkan oleh infeksi virus Herpes simplex di sekitar mulut. Virus ini biasanya menular melalui kontak intim seperti berciuman.
Luka dari herpes bibir mulut tampak seperti luka kecil yang melepuh. Luka ini bisa disembuhkan dengan obat-obatan untuk mempercepat penyembuhan dan mengurangi gejalanya.
Gejala Herpes Bibir
Herpes bibir pada umumnya akan menimbulkan beberapa gejala. Mengutip jurnal Herpes Labialis oleh Ching-Chi Chi, gejala herpes genital yang paling umum adalah munculnya luka kecil di sekitar bibir dan mulut.
Gejala ini biasanya muncul 2-20 hari setelah terpapar virus penyebab herpes. Beberapa gejala yang menyertainya adalah:
Bibir, mulut, atau lidah terasa nyeri
Pembengkakan pada bagian bibir
Sulit untuk menelan
Sakit tenggorokan
Pembengkakan kelenjar getah bening
Demam
Sakit Kepala
Mual atau muntah
Dehidrasi
Luka dari herpes bibir biasanya akan melewati beberapa fase perkembangan, yaitu:
Fase pertama: bagian bibir yang terinfeksi akan merasakan sensasi kesemutan, terbakar, atau gatal.
Fase kedua: bagian bibir yang terinfeksi akan mengalami pembengkakan, peradangan, dan berubah menjadi lebih merah. Pada fase ini, luka dari herpes bibir mulai terbentuk.
Fase ketiga: pada 2-3 hari setelah luka melepuh muncul, akan keluar cairan bening atau kuning.
Fase keempat: luka yang telah mengeluarkan cairan kemudian akan berkerak dan berkeropeng.
Fase kelima: keropeng dari luka ini mulai berjatuhan dan kulit yang terinfeksi akan tampak memerah.
Penyebab Herpes Bibir
Penyebab herpes bibir adalah infeksi virus Herpes simpleks tipe I (HSV-1). Pada kasus yang langka, herpes bibir bisa disebabkan oleh Herpes simpleks tipe II (HSV-2).
Jenis virus penyebab herpes ini sangat menular dan mudah menyebar pada orang terdekat. Penyebaran virus herpes biasanya terjadi melalui kontak intim atau penggunaan barang pribadi.
Contoh alur penyebaran virus herpes adalah dengan menggunakan kosmetik bibir yang terkontaminasi atau berbagi makanan dan minuman. Virus herpes yang menular melalui kontak seksual biasanya terjadi ketika berciuman atau melakukan seks oral dengan orang yang terinfeksi.
Cara Mengobati Herpes Bibir
Herpes bibir adalah salah satu jenis penyakit herpes yang bisa hilang dengan sendirinya dalam waktu 1-2 minggu dan jarang meninggalkan bekas luka. Namun, terdapat beberapa pengobatan yang bisa dilakukan untuk mempercepat penyembuhan luka ini.
Mengutip dari Institute for Quality and Efficiency in Health Care (IQWiG), berikut berbagai cara mengobati herpes bibir.
1. Gunakan Obat Antivirus
Perawatan menggunakan obat antivirus adalah cara mengatasi herpes bibir yang paling umum. Perawatan ini bertujuan untuk mempercepat penyembuhan luka herpes bibir dengan membunuh virus penyebab infeksi.
Obat antivirus bisa dikonsumsi secara oral maupun topikal. Jenis obat virus yang biasa digunakan untuk mengobati herpes bibir adalah valacyclovir, famciclovir, dan lain-lain.
2. Gunakan Obat Pereda Nyeri
Beberapa jenis obat pereda nyeri seperti benzocaine atau lidokain dapat dijadikan pilihan. Obat-obat ini tidak dapat mempercepat penyembuhan herpes bibir, tetapi dapat mengatasi gejala nyeri dan tidak nyaman yang dirasakan pada bibir.
3. Melakukan Perawatan Rumahan
Beberapa perawatan rumahan juga bisa dilakukan untuk mengurangi gejala herpes bibir, di antaranya:
Kompres air dingin pada bagian luka untuk mengurangi peradangan
Menggunakan lipbalm yang mengandung ekstrak lemon
Mengoleskan lidah buaya untuk memberikan sensasi dingin dan nyaman pada bagian luka
Menggunakan petroleum jelly untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada bibir
Hindari konsumsi makanan asam dan pedas yang dapat memperburuk rasa nyeri pada luka.
Cara Mencegah Herpes Bibir
Meskipun sebagian besar penderita herpes tidak mengalami komplikasi berbahaya, penyakit ini tetap perlu dihindari. Herpes bibir dapat dihindari dengan melakukan beberapa langkah pencegahan, seperti:
Menghindari kontak dengan orang yang terinfeksi virus herpes.
Menggunakan alat pelindung selama seks oral.
Menghindari penggunaan barang-barang pribadi, seperti handuk, sedotan, alat makan dan lain-lain. Penggunaan lipstik secara bergantian juga bisa meningkatkan risiko infeksi.
Jika memiliki luka terbuka di bibir, segera ditangani untuk mencegah virus masuk.
Jika mempunyai luka herpes di bagian tubuh lain, hindari kebiasaan menyentuh bagian tersebut.
Menerapkan gaya hidup yang sehat dengan rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, istirahat dengan cukup, dan mengelola stres agar dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh mampu melawan virus penyebab herpes.
Herpes bibir adalah gangguan yang menyakitkan. Gangguan ini bisa hilang dengan sendirinya atau ditangani dengan penggunaan obat-obatan medis serta perawatan rumahan.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa nama lain dari herpes bibir?

Apa nama lain dari herpes bibir?
Herpes bibir dalam dunia medis juga dikenal dengan sebutan herpes labialis.
Apakah HSV-2 bisa menyebabkan herpes bibir?

Apakah HSV-2 bisa menyebabkan herpes bibir?
Pada kasus yang langka, herpes bibir bisa disebabkan oleh Herpes simpleks tipe II (HSV-2).
Berapa lama herpes bibir sembuh?

Berapa lama herpes bibir sembuh?
Herpes bibir bisa hilang dengan sendirinya dalam waktu 1-2 minggu dan jarang meninggalkan bekas luka.
