Kenali Berbagai Gejala Skizofrenia Berdasarkan Tahapannya
·waktu baca 4 menit

Skizofrenia adalah gangguan kesehatan mental yang dapat mempengaruhi kemampuan seseorang dalam berpikir, mengeluarkan emosi, dan berperilaku. Gejala skizofrenia paling umum adalah delusi dan halusinasi.
Skizofrenia merupakan penyakit mental kronis. Penyebab dari skizofrenia sampai saat ini belum diketahui, tetapi para ahli percaya bahwa faktor biologis, genetik, dan lingkungan dapat berkontribusi pada gangguan ini.
Penyakit mental ini pada umumnya terdiri dari tiga tahapan, yakni prodromal, aktif, dan residual atau sisa. Penderita skizofrenia akan merasakan gejala yang berbeda pada setiap tahapannya.
Artikel ini akan membahas lebih lanjut mengenai gejala skizofrenia berdasarkan tahapannya. Simak uraian selengkapnya di bawah ini.
Gejala Skizofrenia
Skizofrenia adalah gangguan mental yang ditandai dengan pola pikir yang tidak teratur, delusi, halusinasi, perubahan perilaku yang tidak tepat serta adanya gangguan fungsi psikososial. Kondisi ini bisa menimbulkan gejala tertentu.
Pada penderita skizofrenia, gejala dibagi menjadi dua jenis, yaitu gejala positif dan gejala negatif. Gejala positif mengacu pada gejala yang tidak tampak pada orang normal, sehingga mudah dikenali, seperti halusinasi, sedangkan gejala negatif adalah hilangnya kebiasaan atau sifat yang biasanya dimiliki oleh penderita sebelum terserang skizofrenia.
Skizofrenia terdiri dari tiga tahapan yang mempunyai gejala yang berbeda-beda. Mengutip dari jurnal Translational Psychiatry oleh Clara Martínez-Cao, dkk, berikut berbagai gejala skizofrenia berdasarkan tahapannya.
Tahapan Prodromal
Tahapan ini merupakan tahapan awal dari skizofrenia sebelum gejala psikotik yang nyata muncul. Selama tahap ini, seseorang mengalami perubahan perilaku dan cara berpikir.
Gejalanya berupa gejala negatif yang nonspesifik yang bisa dialami oleh penderita penyakit mental lainnya. Gejala skizofrenia yang biasanya terjadi pada tahapan ini ialah:
Mengisolasi diri dari kehidupan sosial
Kurangnya motivasi
Mudah merasa cemas dan panik
Sulit untuk berkonsentrasi
Perubahan rutinitas dan kebiasaan normal
Gangguan pada tidur
Mengabaikan kebersihan dan penampilan, seperti jarang mandi dan lain-lain
Memberikan tanggapan yang ganjil, seperti ekspresi wajah atau kata-kata yang tidak sesuai dengan situasi yang ada
Sekitar 73% orang dengan skizofrenia mengalami tahap prodromal sebelum akhirnya menuju tahap yang lebih parah lagi. Gejala pada tahap prodmoral tergolong umum, sehingga membutuhkan diagnosis yang lebih teliti dan akurat.
Tahapan Aktif
Pada tahapan ini, penderita skizofrenia menunjukkan gejala yang khas, yaitu gejala positif. Gejala ini membuat penderitanya sering mengalami gejala yang mudah diidentifikasi. Berikut gejala-gejalanya:
Delusi, yakni kondisi ketika seseorang memiliki keyakinan yang salah yang tidak didasarkan pada kenyataan yang ada. Contohnya, penderita mungkin akan berpikir bahwa dirinya sedang disakiti atau dilecehkan ketika menerima gerakan atau perkataan tertentu dari orang lain. Penderita juga meyakini bahwa dirinya yang benar dan semua ilusi yang ada dipikirannya merupakan kenyataan. Kondisi ini dapat menyebabkan perubahan perilaku pada penderitanya
Halusinasi, yakni kondisi ketika penderita melihat atau mendengar hal-hal yang tidak ada atau tidak nyata. Penderita skizofrenia akan merasa bahwa apa yang dilihat dan didengarnya adalah hal yang nyata. Halusinasi pendengaran adalah bentuk halusinasi yang paling umum terjadi pada penderita skizofrenia.
Paranoia, yakni kondisi ketika seseorang meyakini bahwa orang lain tengah membahayakan dirinya, padahal pada kenyataan tidak.
Kesulitan dalam merangkai kata-kata saat berbicara. Gejala ini disebabkan oleh kurangnya kemampuan penderita skizofrenia dalam berpikir dengan baik
Berperilaku tidak sesuai dan kacau yang ditandai dengan gerakan motorik yang tidak teratur atau sulit diprediksi oleh orang lain.
Tahapan Residual
Tahapan residual atau tahapan sisa dalam tahapan ketika penderita skizofrenia memiliki gejala yang kurang jelas atau teredam. Meskipun secara umum tahapan ini tidak diakui, penderita skizofrenia memiliki gejala sisa yang masih tampak. Gejala skizofrenia yang ada pada tahapan ini adalah:
Kurang mampu mengekspresikan emosi
Menarik diri dari kehidupan sosial
Memiliki energi yang rendah dan konstan
Berperilaku eksentrik dan aneh
Mempunyai pemikiran yang tidak logis
Suara datar dan monoton
Tidak tertarik dengan orang lain atau peristiwa yang terjadi di sekitar
Baca Juga: Kutil Kelamin Pria: Penyebab, Gejala, hingga Pencegahannya
Cara Mendiagnosis Skizofrenia
Diagnosis skizofrenia didasarkan pada kriteria yang ditentukan oleh Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM), yakni panduan yang digunakan oleh psikiater dan tenaga kesehatan mental lainnya untuk melakukan diagnosis dan perawatan gangguan mental.
Dokter biasanya akan mengikuti kriteria yang tertuang dalam DSM untuk mendiagnosis skizofrenia. Pada umumnya, diagnosisi skizofrenia terdiri dari kriteria berikut:
Menujukkan setidaknya dua gejala aktif dari skizofrenia dalam satu bulan, seperti delusi, halusinasi, kesulitan dalam berbicara, serta menujukkan gejala negetif, seperti berperilaku apatis dan kurang mengekspresikan emosi.
Gejala-gejala yang dirasakan dapat menurunkan kemampuan seseorang baik dalam dunia kerja, akademik, hubungan sosial.
Penurunan kemampuan dan kualitas diri berlangsung setidaknya selama 6 bulan. Selama periode ini, seseorang menunjukkan gejala skizofrenia setidaknya selama 1 bulan.
Gejala tahapan aktif terjadi secara langsung atau tiba-tiba.
Gejala tidak diakibatkan oleh gangguan kesehatan, penyalahgunaan obat-obatan dan zat adiktif, dan lain-lain.
Jika seseorang didiagnosis menderita skizofrenia, dokter akan menyarankan sejumlah perawatan, seperti pemberian obat antipsikotik dan psikoterapi.
Psikoterapi yang bisa membantu mengurangi gejala skizofrenia adalah terapi perilaku kognitif, terapi psikodinamik, dan terapi penerimaan dan komitmen, dan lain-lain.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa saja tahapan dalam skizofrenia?

Apa saja tahapan dalam skizofrenia?
Penyakit mental ini pada umumnya terdiri dari tiga tahapan, yakni prodromal, aktif dan residual atau sisa.
Apa itu tahapan prodromal dalam skizofrenia?

Apa itu tahapan prodromal dalam skizofrenia?
Tahapan prodromal adalah tahapan awal dari skizofrenia sebelum gejala psikotik yang nyata muncul.
Apa contoh psikoterapi untuk menangani skizofrenia?

Apa contoh psikoterapi untuk menangani skizofrenia?
Psikoterapi yang bisa membantu mengurangi gejala skizofrenia adalah terapi perilaku kognitif, terapi psikodinamik, dan terapi penerimaan dan komitmen.
